- Bazar Ramadan 2026 diadakan di Balai Kota DKI Jakarta dari 9 hingga 10 Maret 2026.
- Transaksi bazar menggunakan pemindaian kode QR hasil kolaborasi Perumda Pasar Jaya dan Bank Jakarta.
- Acara tersebut menampilkan 49 UMKM dan program tebus murah sembako untuk masyarakat Jakarta.
Suara.com - Suasana Halaman Balai Kota DKI Jakarta tampak semarak dengan kehadiran Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026 yang digelar sejak Senin (9/3/2026).
Aroma sedap dari berbagai kudapan khas berbuka puasa menyambut setiap pengunjung yang melangkahkan kaki di antara deretan tenda.
Pemandangan menarik terlihat pada sistem pembayaran yang kini tidak lagi mengandalkan uang tunai, melainkan melalui pemindaian kode QR di ponsel.
Langkah tersebut merupakan buah kolaborasi antara Perumda Pasar Jaya selaku penyelenggara dengan Bank Jakarta sebagai penyedia sistem pembayaran.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang praktis bagi warga, sekaligus memastikan pelaku UMKM punya akses ke layanan keuangan yang lebih transparan dan efisien," ujar Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, saat meninjau langsung lokasi.
Kehadiran 49 tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Perumda Pasar Jaya turut memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Jakarta.
Salah satu program yang paling menarik minat masyarakat adalah 'Tebus Sembako Murah' untuk menyiasati fluktuasi harga pangan saat Ramadan.
Tersedia sebanyak 3.000 paket sembako yang bisa ditebus seharga Rp100 ribu untuk paket yang aslinya bernilai Rp150 ribu.
"Bazar ini diharapkan dapat membantu para pedagang berjualan dengan baik, sekaligus memberikan harga yang terjangkau bagi masyarakat," tutur Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Baca Juga: Ramadan Connect by Yoursay: Diskusi New Media Jogja soal Niche dan Cuan
Selain aktivitas perniagaan, acara ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim piatu.
Gelaran Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026 resmi berakhir pada hari ini, Selasa (10/3/2026).