BNP2TKI Dorong PMI Purna Kreatif Berwirausaha

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 16 Desember 2019 | 16:48 WIB
BNP2TKI Dorong PMI  Purna Kreatif Berwirausaha
Deputi Perlindungan BNP2TKI saat membuka pagelaran produk PMI Purna se Jabar di BP3TKI Bandung, Senin (16/12/2019). (Dok : BNP2TKI).

Suara.com - Deputi Perlindungan BNP2TKI mendorong Pekerja Migran Indonesia (PMI)  purna untuk kreatif berwirausaha  dan dapat meningkatkan kesejahteraan dalam merintis usaha didaerahnya. 

BNP2TKI  tidak hanya menangani PMI Purna yang sukses saja, tapi kita juga membantu mereka yang belum berhasil, serta keluarganya juga kita bina agar bisa sejahtera. Sehingga PMI purna dapat menjadi pengusaha,” jelas Deputi Perlindungan BNP2TKI saat membuka pagelaran produk PMI Purna se Jabar di BP3TKI Bandung, Senin  (16/12/2019).

Anjar menyebutkan PMI memberikan kontribusi yang sangat besar dalam pegerakan perekonomian. Dilihat dari data tahun 2011, BNP2TKI telah memberikan pelatihan kepada 25 ribu PMI purna dan keluarganya. Dari  angka tersebut yang betul-betul menjadi pengusaha ada sekitar 10 ribu PMI purna.

“Tapi jangan dilihat dari angkanya saja tapi efeknya dapat menyerap tenaga kerja 50-100 ribu tenaga kerja. Jangan anggap enteng, ini pengaruhnya besar sekali terhadap kesejahteraan masyarakat”, imbuhnya.

Anjar memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan melaunching migran center. Ia berharap kepada stakeholder untuk bekerjasama dalam memberikan perlindungan kepada PMI dan keluarganya melalui Peraturan-peraturan daerah.

Anjar meminta, karena ada PMI purna yang berusaha, kepada  perbankan bila ada program-program kewirausahaan, agar mengikutsertakan PMI dan keluarganya, karena produk-produk hasil PMI Purna sudah ada yang di ekspor menembus pasar dunia.

"Kerjasama dan bersinergi dengan baik mampu menghasilkan serta meningkatkan kesejahteraan PMI dan Keluarganya", ungkap Anjar

Gelar Produk PMI Purna

Sejak tahun 2011, melalui kegiatan Edukasi Keuangan dan Kewirausahaan yang terselenggara di 19 Kabupatan di Provinsi Jawa barat. Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Bandung telah mempunyai  4.950 anggota binaan PMI Purna yang terbagi dalam 180 kelompok atau paguyuban.

baca juga

Kepala BP3TKI Bandung  Delta menyebutkan,  BP3TKI Bandung bersama dengan Bank BNI menyelenggarakan kegiatan gelar produk PMI Purna dengan menghadirkan sebanyak 11 Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM) di wilayah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri 85 peserta yang diselenggarakan di Kantor BP3TKI Bandung, Senin (16/12/2019).

Delta menyampaikan, terimakasih kepada seluruh KKBM di Provinsi Jawa Barat, mereka merupakan penggerak perekonomian dan membangun daeranya.  “Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan BP3TKI bagi PMI Purna di Jawa Barat. PMI Purna kita dorong agar lebih percaya diri dalam mengembangkan usahanya, karena ini dapat menjadi jembatan bagi para PMI untuk membangun jejaring bisnis dengan  dinas atau stakeholder lain. Terus berjuang, bantu teman - teman PMI yang lainnya dan juga bantu masyarakat," Ungkap Delta.

Ia mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan dari wirausaha PMI Purna kepada setiap stakeholder dan tamu undangan. Dengan demikian, diharapan akan terjadi sinergitas program untuk antara komunitas PMI Purna dengan stakeholder yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut,  Direktur Pemberdayaan BNP2TKI, A. Gatot Hermawan, BP3TKI Jakarta, BP3TKI Serang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Divisi Internasional Bank indonesia, Bank BNI, PT. Pos Indonesia, APJATI, OJK, Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi,  Pihak Perbankan, juga beberapa perusahaan e-commerce dan retail. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia harus Bangun Kualitas Unggul

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia harus Bangun Kualitas Unggul

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 11:56 WIB

Asmuni, Pekerja Purna Korea Kini Sukses Usaha Rumah Makan di Lombok

Asmuni, Pekerja Purna Korea Kini Sukses Usaha Rumah Makan di Lombok

Bisnis | Selasa, 10 Desember 2019 | 08:59 WIB

Yuli Riswati: Ingin Bantu Sesama Pekerja, Malah Ditahan bak Pelaku Kriminal

Yuli Riswati: Ingin Bantu Sesama Pekerja, Malah Ditahan bak Pelaku Kriminal

wawancara | Senin, 09 Desember 2019 | 20:24 WIB

Tingkatkan Perlindungan PMI, BNP2TKI Kunjungi Pekerja di Hong Kong

Tingkatkan Perlindungan PMI, BNP2TKI Kunjungi Pekerja di Hong Kong

News | Senin, 09 Desember 2019 | 11:30 WIB

BNP2TKI Dorong Pekerja Asal NTB Bekerja di Korea dan Jepang

BNP2TKI Dorong Pekerja Asal NTB Bekerja di Korea dan Jepang

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 12:58 WIB

Pendukung Indonesia di SEA Games 2019 Mayoritas TKI

Pendukung Indonesia di SEA Games 2019 Mayoritas TKI

Sport | Sabtu, 30 November 2019 | 20:10 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×