Kasus Jiwasraya, Jokowi Disebut Tak Tahu Terima Kasih kepada SBY

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Kamis, 19 Desember 2019 | 13:55 WIB
Kasus Jiwasraya, Jokowi Disebut Tak Tahu Terima Kasih kepada SBY
PT Asuransi Jiwasraya (Persero). (Logo Jiwasraya)

Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang MS Kaban menaggapi kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang mengalami defisit., sehingga tak mampu membayar polis konsumen.

Ia mengkritik pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut permasalahan tersebut terjadi sejak 10 tahun lalu. Pernyataan itu secara tidak langsung merujuk pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

MS Kaban menilai pernyataan tersebut tak masuk akal. Jokowi disebut menjadikan pernyataan itu sebagai dalih untuk menutupi persoalan Jiwasraya.

Asumsi itu disampaikan MS Kaban melalui cuitan yang dibagikan di jejaring Twitter pribadinya @hmskaban.

"Jelang tutupakhir tahun 2019 cara Pres Jokowi ngeless soal kerugian PT Jiwasraya rugi puluhan triliun sangat jahil. Ngeles dengan menimpakan masalah era Pres SBY betul-betul ngawur," tulis MS Kaban, seperti dikutip Suara.com. Kamis (19/12/2019).

MS Kaban mendesak pihak terkait untuk meluruskan pernyataan yang dilontarkan Jokowi. Ia lalu menyindir Jokowi dengan peribahasa tentang orang yang tidak tahu berterima kasih.

Menurut MS Kaban, Jokowi semestinya berterima kasih kepada SBY yang telah memberikan banyak dukungan kepadanya.

"Pembantu presiden beri info yang bener dong. Presiden SBY begitu besar beri dukungan pada Presiden Jokowi. Kayak susu dibalas tuba," imbuhnya.

Cuitan MS Kaban soal Jiwasraya. (Twitter/@hmskaban)
Cuitan MS Kaban soal Jiwasraya. (Twitter/@hmskaban)

Untuk diketahui, Presiden Jokowi menyebut persoalan keuangan yang dialami Jiwasraya sudah terjadi lebih dari 10 tahun dan bukanlah masalah yang ringan.

baca juga

"Problem ini dalam 3 tahun ini sebetulnya kita sudah tahu dan ingin menyelesaikan masalah ini tapi ini bukan masalah yang ringan," kata Presiden Jokowi dalam diskusi dengan wartawan di kota Balikpapan, Rabu (18/12/2019).

Sementara Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengakui tidak akan sanggup membayar polis nasabah yang mencapai Rp 12,4 triliun yang jatuh tempo mulai Oktober-Desember 2019 (gagal bayar).

Kesulitan keuangan ini disebabkan kesalahan investasi yang dilakukan oleh manajemen lama Jiwasraya.

"Tapi setelah pelantikan kemarin, Pak Menteri BUMN kemarin sudah rapat di Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan. Yang jelas gambaran solusinya sudah ada, kita tengah mencari solusi itu, sudah tapi ada masih dalam proses semuanya," tambah presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Masalah Jiwasraya Terjadi 10 Tahun, Andi Arief: Lagi Kambuh

Jokowi Sebut Masalah Jiwasraya Terjadi 10 Tahun, Andi Arief: Lagi Kambuh

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 10:31 WIB

Pembangunan PLTA Kayan Hydro Energy Siap Ditinjau Presiden Jokowi

Pembangunan PLTA Kayan Hydro Energy Siap Ditinjau Presiden Jokowi

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2019 | 07:56 WIB

Kisruh Jiwasraya, Presiden Jokowi: Ini Bukan Masalah Ringan

Kisruh Jiwasraya, Presiden Jokowi: Ini Bukan Masalah Ringan

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2019 | 07:47 WIB

Usut Dugaan Korupsi Jiwasraya, Jaksa Agung Siap Cekal Jajaran Direksi

Usut Dugaan Korupsi Jiwasraya, Jaksa Agung Siap Cekal Jajaran Direksi

News | Rabu, 18 Desember 2019 | 21:28 WIB

Kata Jokowi soal Jakarta yang Banjir Akibat Diguyur Hujan

Kata Jokowi soal Jakarta yang Banjir Akibat Diguyur Hujan

Video | Rabu, 18 Desember 2019 | 20:13 WIB

Terkini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

×