Bantah Bungkam soal Nasib Muslim Uighur, Muhammadiyah: Kami Tidak Diam!

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 20 Desember 2019 | 18:50 WIB
Bantah Bungkam soal Nasib Muslim Uighur, Muhammadiyah: Kami Tidak Diam!
Ketua Biro Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional PP Muhammadiyah KH Muhyiddin Junaidi. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Ketua Biro Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional PP Muhammadiyah KH Muhyiddin Junaidi mengklaim pihaknya tidak akan tinggal diam terkait masalah pelanggaran HAM etnis muslim Uighut di Xinjiang, China.

Meski demikian, PP Muhammadiyah tidak akan bersikap seolah mendesak pemerintah untuk segera bersikap dengan tegas kepada Pemerintah China.

Hal tersebut disampaikan Muhyiddin menanggapi adanya pemberitaan dari Wall Street Journal (WSJ) yang berbunyi Muhammadiyah dan dua organisasi masyarakat (ormas) lainnya diminta bungkam oleh Pemerintah China soal nasib Muslim Uighur.

"Kami tidak diam, tetap kami bergerak," kata Muhyiddin saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).

Namun, Muhyiddin mengungkapkan bahwa sikap Muhammadiyah bukan dalam posisi mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera melakukan sesuatu kepada Pemerintah China.

Dia mengklaim, Muhammadiyah sudah memberikan sejumlah masukan kepada pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Dirinya berharap apabila masukannya tersebut bisa ditindaklanjuti oleh Kemenlu.

"Semoga pemerintah bisa mengerti aspirasi kami dan bisa menindaklanjuti permintaan tersebut, soal caranya itu terserah mereka," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Muslim Uighur, MUI Minta Masyarakat Tidak Boikot Produk China

Heboh Muslim Uighur, MUI Minta Masyarakat Tidak Boikot Produk China

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 11:20 WIB

MUI Desak KL Summit 2019 Kecam Penindasan Muslim Uighur di China

MUI Desak KL Summit 2019 Kecam Penindasan Muslim Uighur di China

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 10:38 WIB

Mahfud soal Muslim Uighur di China: Kita Punya Diplomasi Lunak Sejak Dulu

Mahfud soal Muslim Uighur di China: Kita Punya Diplomasi Lunak Sejak Dulu

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 14:21 WIB

Buntut Isu Uighur, Klub Asal Jerman Ini Batal Dirikan Akademi Sepak Bola

Buntut Isu Uighur, Klub Asal Jerman Ini Batal Dirikan Akademi Sepak Bola

Bola | Kamis, 19 Desember 2019 | 12:35 WIB

Buntut Cuitan Mesut Ozil Soal Muslim Uighur, Menlu AS Kecam China

Buntut Cuitan Mesut Ozil Soal Muslim Uighur, Menlu AS Kecam China

News | Rabu, 18 Desember 2019 | 13:17 WIB

Wapres Ma'ruf Minta Pemerintah China Terbuka soal Muslim Uighur

Wapres Ma'ruf Minta Pemerintah China Terbuka soal Muslim Uighur

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 20:13 WIB

Bank DKI Beri Layanan Perbankan Syariah ke PP Muhammadiyah

Bank DKI Beri Layanan Perbankan Syariah ke PP Muhammadiyah

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2019 | 13:01 WIB

Muhammadiyah soal Dewas KPK: Harus Berintegritas, Mewakili Semua Kalangan

Muhammadiyah soal Dewas KPK: Harus Berintegritas, Mewakili Semua Kalangan

News | Senin, 16 Desember 2019 | 21:15 WIB

Muhammadiyah Bantah Disuap China untuk Bungkam soal Uighur

Muhammadiyah Bantah Disuap China untuk Bungkam soal Uighur

News | Jum'at, 13 Desember 2019 | 10:50 WIB

Singgung Radikalisme, JK: Orde Baru Merupakan Radikalisme Orde Lama

Singgung Radikalisme, JK: Orde Baru Merupakan Radikalisme Orde Lama

Jogja | Kamis, 12 Desember 2019 | 15:16 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB