Sudah Bawa Kopi, Dita Soedardjo Tak Bisa Temui Tersangka Suap Garuda di KPK

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 25 Desember 2019 | 12:08 WIB
Sudah Bawa Kopi, Dita Soedardjo Tak Bisa Temui Tersangka Suap Garuda di KPK
Dita Soedardjo, anak dari tersangka kasus korupsi mesin pesawat Garuda yang juga bos PT Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Sejumlah keluarga dan kerabat tahanan kasus tindak pidana korupsi menyambangi rumah tahanan cabang KPK pada Hari Natal, Rabu (25/12/2019). Mereka mulai menyambangi Rutan K4, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sejak pukul 08.30 WIB.

Salah satu tahanan yang mendapat kunjungan itu adalah tersangka kasus korupsi mesin pesawat Garuda yang juga bos PT Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo. Soetikno dikunjungi oleh anaknya, Dita Soedardjo dan menantunya, Maruli Tampubolon.

Kepada awak media Dita mengaku tak bisa menemui ayahnya dengan alasan jumlah pengunjung saat itu sudah cukup banyak.

"Iya, ini datang mau jenguk. Tapi, enggak bisa masuk, sudah penuh," kata Dita di Rutan K4, Gedung Merah Putih KPK.

Dita mengaku membawas sejumlah bingkisan untuk ayahnya, diantaranya kopi. Ia hanya berada sekitar 10 menit di rutan KPK.

"Bawa kopi, biar dia bisa tidur, sama bawain permen," kata dia.

Lebih lanjut, Dita kemudian berharap di tahun 2020 dapat merayakan natal dengan ayah tercintanya, Soetikno.

"Semoga, doain yah tahun baru bisa sama dia di sini, karena saya tahun baru enggak kemana-mana," ujar Dita.

Selain itu Dita juga mendoakan agar ayahnya dalam kondisi sehat selama di dalam rutan KPK.

"Sehat lah, amiin. Susah tapi serba sudah di dalam, aduh. Galau banget nih, ujan lagi tambah moodnya jadi begini, galau gloomy ujan-ujan dramatis," tutup Dita.

Untuk diketahui, ada sekitar 18 tahanan KPK yang merayakan natal pada tahun 2019. Mereka diberikan kesempatan untuk bertemu dengan keluarga tercinta.

"Kunjungan dapat dilakukan pada pukul 09.00-12.00 WIB," kata Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Jakarta, Senin (23/12/2019).

Untuk pendaftaran kunjungan, Yuyuk mengatakan keluarga dapat melakukan pendaftaran atau registrasi mulai pukul 07.00 WIB.

Jumlah tahanan di Rutan K4 belakang Gedung Merah Putih KPK sebanyak 30 orang. Sementara di Rutan Guntur ada 23 orang dan di Rutan KPK Kavling C1 berjumlah 11 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Natal, Sejumlah Keluarga Tahanan Korupsi Kunjungi Rutan KPK

Rayakan Natal, Sejumlah Keluarga Tahanan Korupsi Kunjungi Rutan KPK

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 11:35 WIB

Gereja Katedral Diguyur Hujan, Jemaat Misa Natal Terus Berdatangan

Gereja Katedral Diguyur Hujan, Jemaat Misa Natal Terus Berdatangan

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 09:11 WIB

Hari Natal, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Hari Natal, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 08:48 WIB

Dekat Tempat Wisata, Ibadah Hari Natal Bisa Dilakukan di TMII

Dekat Tempat Wisata, Ibadah Hari Natal Bisa Dilakukan di TMII

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2019 | 16:13 WIB

Terkini

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:15 WIB

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:55 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon

Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:36 WIB

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:35 WIB

Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan

Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:27 WIB