Ada Target Banjir Jakarta Reda? Anies Baswedan: Tunggu Air Laut Surut

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 02 Januari 2020 | 14:32 WIB
Ada Target Banjir Jakarta Reda? Anies Baswedan: Tunggu Air Laut Surut
Gubernur Anies Baswedan saat bertemu korban banjir Jakarta di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak memiliki target waktu untuk meredakan banjir di berbagai wilayah ibu kota. Ia mengakui, untuk meredakan anjir, akan menunggu air laut surut.

Menurutnya, air yang meluap hingga daratan itu seharusnya juga bisa dialirkan ke laut. Namun, karena permukaan air laut juga naik, maka arus banjir sulit untuk dibuang ke laut.

"Sebagian dari air-air itu akan menunggu permukaan air laut juga surut," ujar Anies saat meninjau lokasi banjir di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020).

Kendati demikian, Anies mengaku tengah berupaya banjir segera surut dengan memompa air ke sungai. Ia menyatakan targetnya menyurutkan banjir adalah secepatnya.

"Mudah-mudahan lebih cepat lebih baik," kata Anies.

Menurutnya, yang menjadi prioritas kekinian adalah menyelamatkan warga terdampak banjir. Ia mengaku akan memenuhi kebutuhan warga, baik makan atau tempat tinggal sementara.

"Jadi kami lihat, konsentrasinya pada warga, sambil melihat proses surutnya air,” kata dia.

Kami butuh makan

Saat mengunjungi Duri Kosambi, Anies mendapatkan keluhan soal makan dari warga yang terdampak banjir.

baca juga

Salah seorang warga yang bernama Willy mengatakan, bantuan belum ada sama sekali dari pihak Pemprov DKI Jakarta. Padahal banjir sudah terjadi sejak Rabu (1/1/2020) dini hari.

"Enggak ada bantuan, enggak ada sama sekali. Kami paling jajan sendiri," ujar Willy di lokasi.

Pantauan Suara.com, Anies menyempatkan berkeliling meninjau lokasi banjir. Ia juga bertemu sejumlah warga sekitar.

Mantan Mendikbud ini mengenakan pakaian dinas hariannya. Ia berjalan menerobos banjir dengan sejumlah petugas Pemprov DKI.

Ia juga didampingi oleh Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi, anggota Fraksi PAN DPRD Lukman Hakim, dan Sekretaris Daerah DKI Saefullah.

Terlihat Anies dan rombongannya itu mengobrol dengan warga sekitar. Banyak juga yang mengajaknya bersalaman dan foto bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkah Fauzi Nurut dengan Ahok, Kini Bersyukur Tak Dihantui Banjir

Berkah Fauzi Nurut dengan Ahok, Kini Bersyukur Tak Dihantui Banjir

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 14:27 WIB

Romatis, Randy Pangalila Ajak Istri Duduk di Atas Genteng saat Banjir

Romatis, Randy Pangalila Ajak Istri Duduk di Atas Genteng saat Banjir

Entertainment | Kamis, 02 Januari 2020 | 14:25 WIB

Kepala BNPB Harus 2 Kali Tanya Kepastian Kantor Jokowi Tak Kebanjiran

Kepala BNPB Harus 2 Kali Tanya Kepastian Kantor Jokowi Tak Kebanjiran

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 14:12 WIB

Istana Kepresidenan Jakarta Terancam Ikut Kebanjiran

Istana Kepresidenan Jakarta Terancam Ikut Kebanjiran

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 14:01 WIB

Dituduh Hoaks, Pria Korban Banjir Jakarta Seleher Bikin Video Klarifikasi

Dituduh Hoaks, Pria Korban Banjir Jakarta Seleher Bikin Video Klarifikasi

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 14:14 WIB

Cerita Ary Terobos Banjir Kampung Pulo Demi Evakuasi Istri Hamil Besar

Cerita Ary Terobos Banjir Kampung Pulo Demi Evakuasi Istri Hamil Besar

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 13:54 WIB

Terkini

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB