Andre Rosiade Minta Stop Nyinyir soal Banjir, Faizal Assegaf Bela Warganet

Chyntia Sami Bhayangkara, Husna Rahmayunita

Sabtu, 04 Januari 2020 | 12:47 WIB
Andre Rosiade Minta Stop Nyinyir soal Banjir, Faizal Assegaf Bela Warganet
Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (1/1/2020), turut mendapat tanggapan dari Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade.

Bukan membahas soal teknis, Andre justru menyoroti tanggapan oknum-oknum yang dinilai memberikan komentar menyudutkan mengenai bencana banjir. Hal itu disampaikan Andre melalui cuitan yang dibagikan di jejaring Twitter pribadinya @andre_rosiade.

Menurut Andre, bencana banjir bisa jadi merupakan teguran Tuhan kepada umatnya, sehingga mestinya semua kalangan bekerja sama menanggulangi bencana tersebut, bukannya banyak berkomentar.

"Banjir adalah musibah yang mungkin disebabkan "teguran" Allah kepada umatnya. Sekarang seharusnya semua bergandengan tangan Pemerintah Pusat, DKI, Jabar, Banten bersama-sama menanggulangi banjir dulu," cuit Andre, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (4/1).

Lebih lanjut, Andre menambahkan bahwa setelah proses penanggulangan selesai, baiknya diadakan evaluasi supaya bencana banjir tidak terulang kembali, sekaligus meminta semua pihak untuk tidak memberi komentar bernada provokasi dan menyudutkan.

"Setelah selesai baru lakukan evaluasi agar ke depan tidak terjadi lagi. Tolong hentikan nyinyir," imbuhnya.

Cuitan Andre Rosiade itu pun respons dari aktivis Faizal Assegaf. Faizal mengkritisi kata "mungkin" yang digunakan Andre dalam cuitannya.

Menurut mantan anggota Presidium Alumni (PA) 212 itu, kata "mungkin" justru menunjukkan keraguan umat atas kuasa Tuhan, sehingga tidak menjadi soal jika netizen ramai membuat spekulasi mengenai banjir.

"Bung @andre_rosiade, kata "mugkin" menegaskan keraguan pada Kuasa Tuhan. Jadi wajar sebagian netizen berkesimpulan," tulis Faizal.

baca juga
Faizal Assegaf tanggapi cuitan Andre Rosiade soal banjir. (Twitter/@faizalassegaf)
Faizal Assegaf tanggapi cuitan Andre Rosiade soal banjir. (Twitter/@faizalassegaf)

Ia lalu membandingkan tanggapan warga DKI Jakarta ketika pemerintahan Basuki Thahaja Purnama alias Ahok dan Gubernur Anies Baswedan, yang menunjukkan kejadian kontras. Faizal menilai, saat pemerintahan Anies, banjir di Jakarta dijadikan alat untuk meredam kritik warga yang tidak puas dengan kinerja sang gubernur.

"Saat Ahok pimpin Jakarta, muncul banjir dituding kutukan Tuhan karena gubernur kafir. Sebaliknya banjir di era Anies disimpulkan musibah sebagai cara untuk meredam protes rakyat," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tengok Korban Banjir Lebak, Menko PMK Soroti Kelayakan Tempat Pengungsian

Tengok Korban Banjir Lebak, Menko PMK Soroti Kelayakan Tempat Pengungsian

Banten | Sabtu, 04 Januari 2020 | 11:50 WIB

CEK FAKTA: Video Nenek Kesulitan Jalan di Genteng Saat Banjir Jakarta 2020?

CEK FAKTA: Video Nenek Kesulitan Jalan di Genteng Saat Banjir Jakarta 2020?

Tekno | Sabtu, 04 Januari 2020 | 10:11 WIB

6  Tanggapan Kontroversial Anies Baswedan saat Banjir: Anak-anak Senang Tuh

6 Tanggapan Kontroversial Anies Baswedan saat Banjir: Anak-anak Senang Tuh

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 11:02 WIB

Kemendagri Minta Tentukan Status Bencana, Anies: Konsekuensi Tak Sederhana

Kemendagri Minta Tentukan Status Bencana, Anies: Konsekuensi Tak Sederhana

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 05:00 WIB

Terkini

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:35 WIB

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:28 WIB

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

×