Indonesia - China Memanas, Mahfud MD: Usir Negara Lain dari Natuna

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Senin, 06 Januari 2020 | 12:41 WIB
Indonesia - China Memanas, Mahfud MD: Usir Negara Lain dari Natuna
Menkopolhukam Mahfud MD saat ditemui wartawan di kantornya. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan bahwa Natuna merupakan bagian dari Indonesia dan sepenuhnya merupakan hak Indonesia.

Menurutnya, siapa pun pihak atau negara asing tidak berhak atas Natuna.

"Nah sekarang dimasuki karena kami kurang hadir di sana, oleh sebab itu keputusan pemerintah itu pertama menyatakan, siapa pun negara lain tidak boleh masuk ke situ tanpa izin dari pemerintah. Kalau masuk berarti melanggar hukum dan kita usir," kata Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Senin (6/1/2020).

Mahfud menyampaikan, perairan Natuna yang menjadi wilayah teritori Indonesia harus dijaga oleh seluruh warga Indoneisa.

"Itulah pernyataan pertama kita, bahwa itu daerah kedaulatan kita dan kedaulatan itu harus dijaga oleh kami bersama sebagai bangsa," ujarnya.

Terkait kisruh dengan kapal China yang mengambil ikan di perairan Natuna, Mahfud mengaku meminta agar seluruh nelayan di Indonesia ikut menjaga perairan di Natuna. Sebab, menurutnya, kekayaan laut di Natuna harus dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh dan untuk rakyat.

"Berdasar hukum tuh artinya apa, hukum internasional mengatakan bahwa perairan yang mereka masuki itu adalah perairan sah kita Indonesia dan kami yang berhak mengeksplorasi maupun mengeksploitasi kekayaan laut yang di situ termasuk 200 meter ke bawahnya dari dasar perairan itu. Itu menurut hukum hak kita," kata Mahfud.

Diketahui, Mahfud MD bakal mengirim banyak nelayan untuk melaut di perairan Natuna. Hal tersebut dilakukan guna membuktikan bahwa wilayah yang kini diklaim China tersebut merupakan bagian dari Indonesia.

Mahfud mengatakan bahwa pengiriman nelayan ke Natuna sudah sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi. Dalam instruksinya Jokowi ingin memperkuat keberadaan Indonesia di Natuna dengan dua cara, yaitu patroli dan kegiatan melaut.

baca juga

"Intinya kami akan hadir sesuai dengan perintah Presiden, sudah lama ini keputusan Presiden itu sudah lebih dari setahun yang lalu mengatakan kita harus hadir di sana. Kehadirannya dalam bentuk apa? Satu, patroli yang rutin, yang kedua kegiatan melaut nelayan," kata Mahfud.

Karena itu, Mahfud menerima kunjungan dari 120 nelayan di wilayah Pantura yang menyatakan siap bermigrasi dari Jawa menuju perairan Natuna. Namun Mahfud belum memastikan kapan waktu para nelayan tersebut dapat melaut di Natuna.

"Intinya pemerintah akan mendukung saudara-saudara untuk ke sana, nanti bagaimana perizinan fasilitas apa yang akan dicarikan oleh pemerintah," ujar Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perintahkan Nelayan Jaga Natuna, Mahfud MD: Kewajiban Saudara Bela Negara

Perintahkan Nelayan Jaga Natuna, Mahfud MD: Kewajiban Saudara Bela Negara

News | Senin, 06 Januari 2020 | 11:46 WIB

Soal China Klaim Natuna, Jokowi Disarankan Diskusi dengan SBY

Soal China Klaim Natuna, Jokowi Disarankan Diskusi dengan SBY

News | Senin, 06 Januari 2020 | 09:39 WIB

China Klaim Natuna, AHY Minta Pemerintah Jokowi Pakai Kebijakan Warisan SBY

China Klaim Natuna, AHY Minta Pemerintah Jokowi Pakai Kebijakan Warisan SBY

News | Senin, 06 Januari 2020 | 09:04 WIB

Heboh Coast Guard China Masuk Perairan Natuna, Ini Penjelasan Guru Besar UI

Heboh Coast Guard China Masuk Perairan Natuna, Ini Penjelasan Guru Besar UI

News | Senin, 06 Januari 2020 | 06:49 WIB

Coast Guard China Kawal Nelayannya di Natuna dan 4 Berita Populer Lain

Coast Guard China Kawal Nelayannya di Natuna dan 4 Berita Populer Lain

News | Senin, 06 Januari 2020 | 09:06 WIB

Konflik dengan China: Indonesia Perketat Natuna

Konflik dengan China: Indonesia Perketat Natuna

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 14:11 WIB

Prabowo Lembek soal Natuna, Andre dan Tifatul Malah Perang di Twitter

Prabowo Lembek soal Natuna, Andre dan Tifatul Malah Perang di Twitter

News | Senin, 06 Januari 2020 | 09:23 WIB

Mahfud MD Keras soal Natuna: Indonesia Tak Negosiasi dengan China

Mahfud MD Keras soal Natuna: Indonesia Tak Negosiasi dengan China

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 14:00 WIB

China Masuk Laut Natuna, Susi: Bedakan Pencurian Ikan dan Persahabatan

China Masuk Laut Natuna, Susi: Bedakan Pencurian Ikan dan Persahabatan

News | Senin, 06 Januari 2020 | 09:27 WIB

Khawatir Direbut China, Natuna Bakal Dijadikan Provinsi?

Khawatir Direbut China, Natuna Bakal Dijadikan Provinsi?

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 06:57 WIB

Terkini

Kadin Mau Garap Industri Sagu hingga Kelapa

Kadin Mau Garap Industri Sagu hingga Kelapa

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:05 WIB

Volkswagen Tunda Pengembangan Mobil Listrik ID.Golf Akibat Tekanan Finansial

Volkswagen Tunda Pengembangan Mobil Listrik ID.Golf Akibat Tekanan Finansial

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:05 WIB

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:03 WIB

Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!

Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:01 WIB

WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari

WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari

Bali | Senin, 02 November 2026 | 18:01 WIB

Rahasia Pilih Air Purifier untuk Penyuka Anabul: Rumah Bebas Bau dan Bulu Melayang!

Rahasia Pilih Air Purifier untuk Penyuka Anabul: Rumah Bebas Bau dan Bulu Melayang!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

News | Senin, 02 November 2026 | 17:57 WIB

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:56 WIB

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:54 WIB

×