China Masuk Laut Natuna, Susi: Bedakan Pencurian Ikan dan Persahabatan

Chyntia Sami Bhayangkara, Rifan Aditya

Senin, 06 Januari 2020 | 09:27 WIB
China Masuk Laut Natuna, Susi: Bedakan Pencurian Ikan dan Persahabatan
Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga sebagai Komandan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan ikan secara ilegal (Satgas 115) Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penangkapan kapal Vietnam di laut Natuna Utara, Bandung, Jawa Barat, Senin (25/2/2019). [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan tanggapan atas sikap pemerintah dalam merespons persoalan China yang melanggar wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia. Susi menegaskan Indonesia tidak boleh melindungi pencuri meskipun bersahabat.

Susi menyoroti pernyataan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang dianggap tidak tegas dalam menyikapi persoalan klaim China atas perairan Natuna. Bahkan, China telah menerjunkan kapal penjaga memasuki perairan Natuna.

Pada sebuah kesempatan, Prabowo menyebut bila kasus klaim China atas perairan Natuna harus diselesaikan secara baik-baik. Pasalnya, China merupakan negara sahabat Indonesia.

Menanggapi pernyataan itu, Susi lantas membuat cuitan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, @susipudjiastuti, pada Sabtu (4/1/2020).

"Bedakan pencurian ikan dengan persahabatan antar negara," tulis Susi seperti dikutip Suara.com, Senin (6/1/2020).

Bagi Susi, persahabatan antar negara bagaimanapun tidak seharusnya melindungi pelaku pencurian ikan. Hukum tetap harus ditegakkan meskipun pencurinya adalah negara sahabat sendiri.

"Persahabatan antar negara tidak boleh melindungi pelaku pencurian ikan & penegakan hukum atas pelaku Ilegal Unreported Unregulated Fishing (IUUF). Tiongkok tidak mungkin dan tidak boleh melindungi Pelaku IUUF. Karena IUUF adalah crime/ kejahatan lintas negara," imbuhnya.

Dalam cuitannya, Susi juga menunjukkan cuplikan video pidatonya. Dalam video berdurasi 45 detik itu, Susi menyebut bahwa investor asing yang ingin berbisnis perikanan di Indonesia tidak perlu menangkap ikan apalagi mencuri. 

Tanggapan Susi Pudjiastuti soal China langgar ZEE (twitter @susipudjiastuti)
Tanggapan Susi Pudjiastuti soal China langgar ZEE (twitter @susipudjiastuti)

"Investasi atau mau nyolong? Jadi aneh kalau ada ekonom atau pejabat yang bicara gara-gara penenggelaman kapal investor takut untuk investasi perikanan di Indonesia. Itu mengada-ada

baca juga

Kalau kalian datang, Presiden dengan Perpres 44 tidak boleh nangkap ikan. Kalian mau investasi bikin pabrik, beli, bikin pasar, pasar ikan boleh, budidaya boleh, nangkap ikan itu urusan orang kita. Masak nangkap ikan saja harus orang asing memangnya kita enggak mampu apa?" kata Susi dalam video tersebut.

Untuk diketahui, Indonesia memprotes Republik Rakyat China yang melanggar ketentuan zona ekonomi eksklusif di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Protes itu dilayangkan setelah puluhan perahu nelayan, termasuk dua kapal penjaga pantai China memasuki wilayah Natuna belum lama ini.

Sejumlah kementerian bersama unsur TNI, Polri serta Badan Keamanan Laut (Bakamla) telah melakukan rapat koordinasi untuk membahas hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Direbut China, Natuna Bakal Dijadikan Provinsi?

Khawatir Direbut China, Natuna Bakal Dijadikan Provinsi?

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 06:57 WIB

Ini Respons Istana soal Adanya Usulan Natuna jadi Provinsi

Ini Respons Istana soal Adanya Usulan Natuna jadi Provinsi

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 00:30 WIB

Prabowo Pilih Langkah Damai dengan China Soal Natuna, Jubir Beri Penjelasan

Prabowo Pilih Langkah Damai dengan China Soal Natuna, Jubir Beri Penjelasan

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 03:05 WIB

Disebut Lembek Hadapi China, PKS Dianggap Jatuhkan Martabat Prabowo

Disebut Lembek Hadapi China, PKS Dianggap Jatuhkan Martabat Prabowo

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 20:54 WIB

PKS soal Sikap Prabowo ke China: Jika Lembek, Bangsa Ini Makin Direndahkan

PKS soal Sikap Prabowo ke China: Jika Lembek, Bangsa Ini Makin Direndahkan

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 20:21 WIB

Sujiwo Tejo: Menteri Laki-laki Mencla-mencle sama NKRI Mending Pakai Bra

Sujiwo Tejo: Menteri Laki-laki Mencla-mencle sama NKRI Mending Pakai Bra

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 18:31 WIB

Prabowo Tak Tegas Soal Laut Natuna, Jansen PD Beri Sindiran Menohok

Prabowo Tak Tegas Soal Laut Natuna, Jansen PD Beri Sindiran Menohok

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 16:28 WIB

Pemerintah Indonesia Nyatakan China Langgar ZEE di Perairan Natuna

Pemerintah Indonesia Nyatakan China Langgar ZEE di Perairan Natuna

Video | Sabtu, 04 Januari 2020 | 10:29 WIB

China Klaim Laut Natuna Tuai Protes dan 4 Berita Heboh Lainnya

China Klaim Laut Natuna Tuai Protes dan 4 Berita Heboh Lainnya

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 09:52 WIB

Terkini

Persib Comeback 3-1 atas Port FC, Igor Tolic Puji Kecerdasan Pemain dan Umuh Sebut Mental Baja

Persib Comeback 3-1 atas Port FC, Igor Tolic Puji Kecerdasan Pemain dan Umuh Sebut Mental Baja

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:15 WIB

7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini

7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Cara Cerdik Igor Tolic Manfaatkan Celah Port FC Bawa Persib Comeback Dramatis

Cara Cerdik Igor Tolic Manfaatkan Celah Port FC Bawa Persib Comeback Dramatis

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Dukung Strategi Investasi Nasabah, BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

Dukung Strategi Investasi Nasabah, BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Makin Beragam, Ini Tiga Reksa Dana Baru dari BRI Wealth Management

Makin Beragam, Ini Tiga Reksa Dana Baru dari BRI Wealth Management

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:12 WIB

Nasabah BRI Private & Prioritas Silakan Nonton di The Premiere XXI Pakai Promo Beli 1 Dapat 2 Tiket

Nasabah BRI Private & Prioritas Silakan Nonton di The Premiere XXI Pakai Promo Beli 1 Dapat 2 Tiket

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:08 WIB

BRI Wealth Management Tambah Tiga Reksa Dana Baru untuk Optimalkan Diversifikasi Portofolio

BRI Wealth Management Tambah Tiga Reksa Dana Baru untuk Optimalkan Diversifikasi Portofolio

Surakarta | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Kabut Asap Indonesia 'Ikut' Sesi Latihan Bebas GP Singapura, George Russell Jadi yang Tercepat

Kabut Asap Indonesia 'Ikut' Sesi Latihan Bebas GP Singapura, George Russell Jadi yang Tercepat

Sport | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:04 WIB

BRI Manjakan Nasabah Private dan Prioritas dengan Promo Eksklusif The Premiere

BRI Manjakan Nasabah Private dan Prioritas dengan Promo Eksklusif The Premiere

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Maladewa hingga Praha, Destinasi Luar Negeri yang Bisa Masuk Wishlist Liburan

Maladewa hingga Praha, Destinasi Luar Negeri yang Bisa Masuk Wishlist Liburan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:01 WIB

×