Kenali Ciri-ciri dan Modus Reynhard Sinaga Jerat 190 Pria yang Diperkosanya

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 07 Januari 2020 | 13:22 WIB
Kenali Ciri-ciri dan Modus Reynhard Sinaga Jerat 190 Pria yang Diperkosanya
Reynhard Sinaga (ist)

Suara.com - Reynhard Sinaga (36) harus menjalani hukuman penjara seumur hidup lantaran terbukti telah melakukan pemerkosaan terhadap sedikitnya 190 pria di Inggris. Hampir setiap malam, Reynhard melancarkan aksinya mencari mangsa baru.

Reyhard telah menjalankan aksi bejatnya selama kurang lebih 2,5 tahun terakhir. Ia menyewa sebuah apartemen di Princess Street pusat Kota Manchester, Inggris.

Tak jauh dari apartemen tempat ia tinggal, ada dua klub malam yang sering menjadi incarannya, yakni Factory Nightclub dan Fifth Nightclub.

Dialihbahasakan dari The Guardian, Selasa (7/1/2020), mahasiswa yang sedang menempuh gelar doktoral di Leeds University itu biasanya akan keluar dari apartemen di tengah malam dan menunggu di luar klub malam.

Reynhard hanya perlu berjalan kaki selama beberapa menit untuk tiba di depan klub malam itu. Tak butuh waktu lama bagi Reynhard untuk menemukan mangsanya di sana.

Ia mengincar pemuda yang berusia belasan tahun atas awal 20 tahun yang berada di sekitar klub malam itu, pemuda heteroseksual yang sendirian setelah diusir penjaga klub atau kehilangan teman mereka.

"Mereka (yang jadi incaran Reynhard) tidak menginginkan apa pun selain malam yang indah bersama teman-teman mereka," kata Hakim Suzanne Goddard QC.

Reynhard juga mengincar pemuda yang tak memiliki uang untuk naik taksi ke rumah atau mereka yang kehabisan baterai ponsel. Selain itu ia juga mengincar pemuda yang tampak sakit setelah mabuk di dalam klub malam.

Saat berhasil menemukan targetnya, Reynhard langsung mendekatinya dan menawarkan bantuan.

Kemudian ia membawa mereka ke apartemen miliknya, membius mereka dengan 'ramuan sihir hitam' dan melancarkan aksi bejatnya.

Reynhard mengklaim aksi tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka dengan para korbannya. Namun, pengakuan tersebut ditolak mentah-mentah oleh empat juri pengadilan di Menchester.

Dari rekaman video aksi kekerasan seksual yang dilancarkan oleh Reynhard, beberapa pria dalam video tersebut terdengar mendengkur saat Reynhard sedang beraksi. Hal ini menguatkan bahwa aksi yang dilakukan oleh Reynhard merupakan tindak pemerkosaan.

Catatan redaksi: Artikel ini dipublikasikan agar publik waspada terhadap modus serupa yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga maupun pemerkosa lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reynhard Sinaga Perkosa Ratusan Pria di Inggris, Begini Respon Kemenlu

Reynhard Sinaga Perkosa Ratusan Pria di Inggris, Begini Respon Kemenlu

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 10:19 WIB

800 Video di Ponsel Ungkap Kejahatan Reynhard Sinaga Predator Seksual

800 Video di Ponsel Ungkap Kejahatan Reynhard Sinaga Predator Seksual

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 10:13 WIB

Perkosa Ratusan Pria, Orang Tua Reynhard Sinaga Tak Tahu Kejahatan Putranya

Perkosa Ratusan Pria, Orang Tua Reynhard Sinaga Tak Tahu Kejahatan Putranya

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 09:27 WIB

GHB, Obat Bius yang Polisi Yakini Digunakan Reynhard Sinaga

GHB, Obat Bius yang Polisi Yakini Digunakan Reynhard Sinaga

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 09:14 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB