Longsor di Bogor, Jokowi Berharap Masyarakat Mau Direlokasi Sejauh 2 Km

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 07 Januari 2020 | 19:41 WIB
Longsor di Bogor, Jokowi Berharap Masyarakat Mau Direlokasi Sejauh 2 Km
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat yang terkena longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk mau direlokasi. Jokowi mengatakan pemerintah bakal menyiapkan hunian sejauh dua kilometer dari lokasi bencana.

Jokowi menuturkan, pemerintah pusat bakal menyerahkan sepenuhnya proses relokasi pada Bupati Bogor Ade Yasin akan mempersiapkan proses relokasi warga.

"Masyarakat yang terkena longsor untuk mau direlokasi, dipindahkan kurang lebih 2 kilometer dari situ. Ini nanti disiapkan dulu oleh Bupati Kabupaten Bogor nanti selesai akan langsung dipersiapkan oleh Kementerian PU untuk rumahnya," ujar Jokowi usai meninjau lokasi banjir bandang di Pondok Pesantren La Tansa, Parakansantri, Bajnjaririgasi, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/1/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, berdasarkan pantauan helikopter pada Hari Minggu, ia melihat bukanlah puluhan, melainkan ratusan titik longsor di Kecamatan Sukajaya.

"Kemarin kami lihat dari helikopter sangat kelihatan sekali, yang longsor itu bukan hanya puluhan, tapi ratusan. Ini baru pada tahap diselesaikan, dibersihkan, terutama yang terisolir," ucap dia.

Tak hanya itu, Jokowi menyebut lahan relokasi untuk rumah-rumah warga berasal dari lahan milik PT Perkebunan Nasional.

"Lahannya, tadi lurah dan camat menunjuk lahannya PT P. Kalau lahannya PT P tentu lebih mudah, jadi pusat lagi," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengingatkan agar kepala daerah setempat untuk memberikan peringatan dini terkait tempat-tempat yang rawan terjadinya longsor.

baca juga
Presiden Jokowi saat meninjua lokasi pengungsi korban banjir dan longsor di Desa Harkat Jaya, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/Ummi HS).
Presiden Jokowi saat meninjua lokasi pengungsi korban banjir dan longsor di Desa Harkat Jaya, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/Ummi HS).

Sehingga masyarakat waspada, mengingat saat ini cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga Februari 2020.

"Diberikan peringatan-peringatan sehingga masyarakat waspada dan hati-hati setiap hujan lebat langsung. Saya kira yang paling penting kewaspadaan kita semuanya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungi Lokasi Banjir Bandang, Jokowi Titip Pesan ke Camat Lebak Banten

Kunjungi Lokasi Banjir Bandang, Jokowi Titip Pesan ke Camat Lebak Banten

Video | Selasa, 07 Januari 2020 | 17:58 WIB

Biang Kerok Bencana Lebak, Jokowi Perintahkan Tambang Emas Ilegal Disetop

Biang Kerok Bencana Lebak, Jokowi Perintahkan Tambang Emas Ilegal Disetop

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 17:17 WIB

Momen Jokowi Hujan-hujanan saat Kunjungi Korban Longsor di Bogor

Momen Jokowi Hujan-hujanan saat Kunjungi Korban Longsor di Bogor

Video | Selasa, 07 Januari 2020 | 17:15 WIB

Terkini

2 Buruh Pelabuhan Tewas Terlempar Crane ke Laut Singapura

2 Buruh Pelabuhan Tewas Terlempar Crane ke Laut Singapura

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:07 WIB

Tak Ingin Hanya Jadi Penerima Bantuan! Kisah Penyandang Disabilitan Berjuang di Job Fair Jakbar

Tak Ingin Hanya Jadi Penerima Bantuan! Kisah Penyandang Disabilitan Berjuang di Job Fair Jakbar

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:04 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok ke Level Rp2.605.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok ke Level Rp2.605.000/Gram

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:02 WIB

Stok Avtur AFT Kualanamu Aman, Layani Hingga 50 Penerbangan Per Hari

Stok Avtur AFT Kualanamu Aman, Layani Hingga 50 Penerbangan Per Hari

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:01 WIB

Jangan Takut Laba-Laba Sebelum Membaca "Weaver and the Web"

Jangan Takut Laba-Laba Sebelum Membaca "Weaver and the Web"

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 08:50 WIB

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah Sukarman Kru Kapal Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Jakarta

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah Sukarman Kru Kapal Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Jakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

Kondisi Global Masih Suram, Bos BI Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,95,7 Persen

Kondisi Global Masih Suram, Bos BI Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,95,7 Persen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:41 WIB

8 Tips Memilih Bedak Padat yang Cocok untuk Kulit Berminyak, Makeup Jadi Minim Longsor

8 Tips Memilih Bedak Padat yang Cocok untuk Kulit Berminyak, Makeup Jadi Minim Longsor

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 08:40 WIB

Harga Minyak Turun Drastis saat Donald Trump Ancam Hancurkan Iran

Harga Minyak Turun Drastis saat Donald Trump Ancam Hancurkan Iran

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:34 WIB

Masjid Megah Senilai Rp1 Triliun di Makassar Siap Dibuka untuk Umum

Masjid Megah Senilai Rp1 Triliun di Makassar Siap Dibuka untuk Umum

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 08:27 WIB

×