Kapal China di Perairan Natuna, Prabowo: Kalau Mau Eksploitasi Harus Izin

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2020 | 19:31 WIB
Kapal China di Perairan Natuna, Prabowo: Kalau Mau Eksploitasi Harus Izin
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Merespons masuknya kapal-kapal China yang masuk ke dalam Perairan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) di Kawasan Natuna, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tegas bahwa kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia harga mati.

Namun, Prabowo meminta agar semua pihak tidak turut memanaskan keadaan terkait keberadaan kapal China yang masuk ke Perairan Natuna.

"Ya kan jelas beliau (Jokowi) sudah katakan kedaulatan harga mati. Tapi kita, jangan kita panas-panasin ya," ujar Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengemukakan, ZEE Indonesia dengan wilayah teritorial berbeda. Sebab kata dia, wilayah teritorial itu berada 12 mil dari lepas pantai.

Sementara perairan yang berada lebih luar dari batas teritorial itu disebut sebagai ZEE Indonesia. Karenanya kapal-kapal asing dapat melintas di wilayah ZEE tersebut.

"Jadi kalau wilayah teritorial itu kedaulatan itu 12 mil di lebih dari dari itu adalah ZEE. Itu ya dan kapal manapun boleh masuk keluar," kata Prabowo.

Namun kata dia, jika kapal asing mengeksploitasi ikan atau sumber daya mineral di wilayah ZEE tetap harus izin dengan pemerintah Indonesia.

"Tapi kalau eksploitasi ikan atau mineral itu harus kerjasama, harus izin kita," ucapnya.

Karena itu, kata Prabowo, Pemerintah Indonesia tetap tenang menghadapi masuk kapal ikan China ke wilayah ZEE Indonesia.

"Nah ini kan bisa di selesaikan kita bisa negosiasi dan sebagainya. Ya kita cool aja. selalu saya katakan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuntut Jokowi Copot Jabatannya, Prabowo Tertawakan Desakan PA 212

Tuntut Jokowi Copot Jabatannya, Prabowo Tertawakan Desakan PA 212

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 17:49 WIB

Pengiriman Nelayan ke Natuna Dianggap Berbahaya, Mahfud MD: Terserah Saja

Pengiriman Nelayan ke Natuna Dianggap Berbahaya, Mahfud MD: Terserah Saja

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 17:32 WIB

Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020

Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020

Foto | Kamis, 09 Januari 2020 | 17:01 WIB

Prabowo Tak Tegas Soal Natuna, Fadli: Kalau Konfrontasi China Pasti Kalah

Prabowo Tak Tegas Soal Natuna, Fadli: Kalau Konfrontasi China Pasti Kalah

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 16:40 WIB

Guru Besar UI Ungkap China Sebenarnya Masih Bercokol di Laut Natuna

Guru Besar UI Ungkap China Sebenarnya Masih Bercokol di Laut Natuna

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:13 WIB

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:58 WIB

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB