Pengiriman Nelayan ke Natuna Dianggap Berbahaya, Mahfud MD: Terserah Saja

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 09 Januari 2020 | 17:32 WIB
Pengiriman Nelayan ke Natuna Dianggap Berbahaya, Mahfud MD: Terserah Saja
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud mengaku tak mau ambil pusing dengan adanya anggapan bahwa pengiriman ratusan nelayan di Perairan Natuna cenderung berbahaya.

Hal disampaikan Mahfud menanggapi pernyataan Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan terkait pengiriman nelayan ke Perairan Natuna setelah diklaim pemerintah China.

"Terserah saja," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/1/2019).

Menurutnya, hal yang biasa jika ada yang mengganggap pro dan kontra terkait pengiriman ratusan nelayan ke Perairan Natuna untuk mencari ikan.

"Ada yang anggap bahaya, ada yang menganggap bagus biasa saja," katanya

Sebelumnya, KIARA menyebut para nelayan yang dikirm ke Perairan Natuna rentan bahaya.

Mulanya juru bicara KIARA Susan Herawati mempertanyakan soal jaminan keamanan yang diberikan pemerintah kepada nelayan Pantura yang dikirim ke perairan Natuna.

"Nelayan tradisional memang harus kembali turun melaut, tapi permasalahannya, bagaimana dengan perlindungan negara?" kata Susan saat dihubungi Suara.com pada Selasa (7/1/2020).

Sebelumnya, Badan Keamanan Laut (Bakamla) menjamin kalau nelayan yang dikirimkan tersebut akan mendapatkan perlindungan dari aparat keamanan. Namun di sisi lain, Susan justru berpandangan kalau para nelayan tersebut rentan akan keamanannya.

baca juga

"Rentan, karena mereka ditaruh di wilayah konflik (ibaratnya seperti itu) di tengah posisi Kemenko Maritim yang lembek di hadapan Tiongkok," ujarnya.

Kata Susan, jaminan keamanan tersebut juga harus diselaraskan dengan upaya konkrit, seperti mengerahkan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal.

"Perlindungan harus dibarengi dengan upaya konkret, Satgas 115 dilebur PSDKP. Itu saja jadi simbol negara tidak punya political will untuk melindungi nelayannya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Tak Tegas Soal Natuna, Fadli: Kalau Konfrontasi China Pasti Kalah

Prabowo Tak Tegas Soal Natuna, Fadli: Kalau Konfrontasi China Pasti Kalah

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 16:40 WIB

Guru Besar UI Ungkap China Sebenarnya Masih Bercokol di Laut Natuna

Guru Besar UI Ungkap China Sebenarnya Masih Bercokol di Laut Natuna

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 16:30 WIB

Coast Guard China Bawa Senjata di Natuna, Kepala Bakamla: Kita Pakai Keris

Coast Guard China Bawa Senjata di Natuna, Kepala Bakamla: Kita Pakai Keris

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 10:27 WIB

Panas soal Natuna, China: RI Bakal Mengingat Stabilitas Kawasan

Panas soal Natuna, China: RI Bakal Mengingat Stabilitas Kawasan

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 07:30 WIB

Dubes China: Kami dan Indonesia Tetap Sahabat, Natuna Bisa Selesai

Dubes China: Kami dan Indonesia Tetap Sahabat, Natuna Bisa Selesai

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 19:36 WIB

Jokowi ke Natuna, Istana: Bukti Kedaulatan RI Tidak Boleh Diganggu

Jokowi ke Natuna, Istana: Bukti Kedaulatan RI Tidak Boleh Diganggu

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 15:28 WIB

Polri Upayakan Mediasi, Mahfud MD: Sudarto Tak Ditahan Walau Tersangka

Polri Upayakan Mediasi, Mahfud MD: Sudarto Tak Ditahan Walau Tersangka

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 15:07 WIB

Istana soal Kisruh Natuna: Pemerintah Akan Usut Lewat Diplomasi Damai

Istana soal Kisruh Natuna: Pemerintah Akan Usut Lewat Diplomasi Damai

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 12:26 WIB

Konflik dengan China, KIARA: Nelayan yang Dikirim ke Natuna Rentan Bahaya

Konflik dengan China, KIARA: Nelayan yang Dikirim ke Natuna Rentan Bahaya

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 17:03 WIB

Video CCTV Reynhard Sinaga Cari 'Mangsa' dan 4 Berita Populer Lain

Video CCTV Reynhard Sinaga Cari 'Mangsa' dan 4 Berita Populer Lain

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 06:50 WIB

Terkini

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

×