Solusi Konflik Natuna: Tambah Nelayan, Bentuk Coast Guard

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Kamis, 09 Januari 2020 | 22:18 WIB
Solusi Konflik Natuna: Tambah Nelayan, Bentuk Coast Guard
Prajurit KRI Usman Harun-359 melakukan peran parade lambung kanan saat meninggalkan Faslabuh Lanal Ranai, Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (9/1/2020).

Suara.com - Guru Besar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana menyebut rencana pemerintah untuk menambah jumlah nelayan di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia Laut Natuna Utara, Kepri sebagai hal yang baik.

Hikmahanto mengatakan, pemerintah harus menyiapkan dana yang besar untuk memberikan modal kepada nelayan agar kualitas tangkapan mereka baik dan layak jual.

"Kirim banyak nelayan itu kan harus dikasih insentif. Tentu para nelayan di Natuna ini harus didorong untuk bisa menjelajahi dan bobot kapalnya harus besar, dan juga harus ada cold storage, jangan sampai mengambil ikan di sana, pas balik ke daratan sudah busuk," kata Hikmahanto saat ditemui di Resto Tjikini Lima, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).

Selain itu, nelayan tersebut juga harus dijaga oleh petugas patroli laut yang kuat selama bekerja di ZEE Natuna agar ketika ada gesekan dengan pihak luar bisa langsung diatasi dengan tegas.

Namun, Hikmahanto menyebut coast guard Indonesia hingga kini belum jelas menjadi tanggung jawab instansi pemerintah mana. Sebab Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang selama ini menjaga ZEE Natuna belum maksimal.

"Di undang-undang pelayaran kita ditentukan harus ada coast guard, tapi coast guard itu siapa sampai hari ini masih belum ditentukan, bisa TNI AL. Nah ini yang harus hati-hati, karena menurut saya TNI AL walaupun dia penegak hukum tapi millitary ship, yang harusnya ada di sini adalah kapal sipil,"

"Jadi coast guard itu perlu dimunculkan, apakah nanti bentuknya Bakamla yang ditransformasi menjadi coast guard atau yang lainnya, saya serahkan ke pemerintah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Akan Bangun Pangkalan Militer di Natuna dan Indonesia TImur

Pemerintah Akan Bangun Pangkalan Militer di Natuna dan Indonesia TImur

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 20:43 WIB

Sebut Indonesia Kalah Lawan China, Fadli Zon Disemprot Meutya Hafid

Sebut Indonesia Kalah Lawan China, Fadli Zon Disemprot Meutya Hafid

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 20:11 WIB

Jaga Kedaultan di Natuna, KKP Diminta Lanjutkan Program Penenggelaman Kapal

Jaga Kedaultan di Natuna, KKP Diminta Lanjutkan Program Penenggelaman Kapal

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 19:45 WIB

Kapal China di Perairan Natuna, Prabowo: Kalau Mau Eksploitasi Harus Izin

Kapal China di Perairan Natuna, Prabowo: Kalau Mau Eksploitasi Harus Izin

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 19:31 WIB

Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020

Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020

Foto | Kamis, 09 Januari 2020 | 17:01 WIB

Guru Besar UI Ungkap China Sebenarnya Masih Bercokol di Laut Natuna

Guru Besar UI Ungkap China Sebenarnya Masih Bercokol di Laut Natuna

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 16:30 WIB

Terkini

YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY

YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY

Jogja | Sabtu, 26 September 2026 | 17:38 WIB

Sinopsis The Love of Hypnosis, Dracin Terbaru Liu Yifei dan Jing Bo Ran

Sinopsis The Love of Hypnosis, Dracin Terbaru Liu Yifei dan Jing Bo Ran

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:35 WIB

Pemprov DKI Guyur Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Strategis: Bangun Rusun hingga Pengendali Banjir

Pemprov DKI Guyur Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Strategis: Bangun Rusun hingga Pengendali Banjir

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:30 WIB

Pestapora 2026 Resmi Digelar, 330 Musisi Ramaikan Panggung JIExpo

Pestapora 2026 Resmi Digelar, 330 Musisi Ramaikan Panggung JIExpo

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 17:21 WIB

Koneksi vs Kualifikasi: Apa yang Sebenarnya Menentukan Peluang Kerja?

Koneksi vs Kualifikasi: Apa yang Sebenarnya Menentukan Peluang Kerja?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:20 WIB

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: 52 Napi dan 50 Pegawai Diperiksa, Kemenimipas Temukan Kejanggalan!

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: 52 Napi dan 50 Pegawai Diperiksa, Kemenimipas Temukan Kejanggalan!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:17 WIB

Sepatu Lari Lebih Baik Pas atau Longgar? Ini Tips Bebas Cedera dari Dokter Ortopedi

Sepatu Lari Lebih Baik Pas atau Longgar? Ini Tips Bebas Cedera dari Dokter Ortopedi

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 17:13 WIB

Pilihan Mobil Bekas Harga Rp 70 Jutaan

Pilihan Mobil Bekas Harga Rp 70 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 17:10 WIB

Bisalunas Rilis Formula Pelunasan Pinjol Tanpa Utang Baru

Bisalunas Rilis Formula Pelunasan Pinjol Tanpa Utang Baru

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 17:09 WIB

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:00 WIB

×