OPM Akui Tembak Mati Anggota Brimob di Nduga karena Mau Ditembak Roket

Tim Liputan Khusus

Sabtu, 11 Januari 2020 | 20:47 WIB
OPM Akui Tembak Mati Anggota Brimob di Nduga karena Mau Ditembak Roket
TPNPB-OPM tembak anggota Brimob. (TPNPB-OPM)

Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dan Organisasi Papua Merderka (TPNPB-OPM) mengakui telah menembak dua anggota Brimob di pos pengamanan Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua pada Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 05.54 waktu setempat.

Insiden penembakan tersebut dilaporkan oleh Panglima KODAP III Ndugama Bridgen Egianus Kogeya kepada Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM melalui sambungan telepon.

"Pasukan TPNPB telah berhasil menembak dua nggota Brimob dan telah menembak banyak peluru ke Pos Brimob tersebut," demikian keterangan dalam rilis yang diterima Suara.com.

Setelah aksi penembakan, pasukan TPNPB masih melakukan perlawanan di lokasi kejadian.

Bukan tanpa sebab, menurut Bridgen Egianus Kogeya, Kabupaten Nduga telah dikepung pasukan Keamanan Pemerintah Kolonial RI sejak tanggal 1 Desember 2019 hingga 11 Januari 2020.

"Kami tidak akan takut dengan serangan udara Pasukan Keamanan Pemerintah kolonial Republik Indonesia, tapi kami akan terus lakukan perlawanan," klaimnya.

Panglima muda itu juga mengaku mendapat informasi yang menyebutkan Presiden Jokowi melalui anak buahnya akan meluncurkan roket udara ke TPNPN-OPM.

"Maka saya dan pasukan saya tidak akan mundur sesuai 'undangan' Presiden Indonesia. Pagi ini, saya dan pasukan datang ke pos-pos Pasukan Keamanan Indonesia di Ibu Kota Kabupaten Nduga," terang Bridgen Egianus Kogeya

Sementara berdasarkan laporan Juru Bicara KODAP III Ndugama, Perek Jelas Kogeya, insiden penembakan menyasar dua anggota Brimob, satu di antaranya tewas di tempat dan seorang lain mengalami luka-luka.

baca juga

Insiden tersebut sontak membuat masyarakat Nduga panik. Seorang warga mengatakan helikopter milik polisi baru mendarat untuk melakukan evakuasi korban penembakan, sementar pesawat tanpa awak pun masih mengitari sekitar area Keneyam sejak pukul 07.00 hingga siang hari.

Tak ada yang tewas

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui, Egianus Kogoya kembali melakukan penembakan terhadap anggota Brimob.

"Memang benar Sabtu (11/1) sekitar pukul 06.50 WIT terjadi penembakan terhadap anggota brimob yang sedang survei di sekitar pos hingga menyebabkan satu anggota terluka di bagian kaki," katanya.

Kondisi korban stabil dan saat ini sudah dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan intensif.

Dia menegaskan, TNI maupun Polri akan mengambil langkah tegas terhadap kelompok tersebut.

Bharatu Luki, anggota Polda Maluku yang di BKO ke Polda Papua tertembak dibagian kaki dan dijadwalkan Minggu (12/1) dievakuasi ke Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Banjir Jabodetabek dan Bencana di Lebak, Ini Potret Dua Mobil Perkasa

Atasi Banjir Jabodetabek dan Bencana di Lebak, Ini Potret Dua Mobil Perkasa

Otomotif | Senin, 06 Januari 2020 | 15:06 WIB

5 Hits Otomotif Pagi: Motoran ke 10 Negara, Jeep Rubicon Kebanjiran

5 Hits Otomotif Pagi: Motoran ke 10 Negara, Jeep Rubicon Kebanjiran

Otomotif | Sabtu, 04 Januari 2020 | 07:00 WIB

Kemang Sudah Bisa Dilalui, Mobil Bongsor Ini Turut Beri Bantuan

Kemang Sudah Bisa Dilalui, Mobil Bongsor Ini Turut Beri Bantuan

Otomotif | Jum'at, 03 Januari 2020 | 12:00 WIB

Wakil Bupati Nduga Mundur, Komisi II DPR Bakal Panggil Mendagri Tito

Wakil Bupati Nduga Mundur, Komisi II DPR Bakal Panggil Mendagri Tito

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 21:22 WIB

Terkini

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×