Kasus Reynhard, Media Indonesia Dibandingkan dengan Media Luar Negeri

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 13 Januari 2020 | 18:46 WIB
Kasus Reynhard, Media Indonesia Dibandingkan dengan Media Luar Negeri
Reynhard Sinaga, WNI yang perkosa ratusan pria di Inggris (ist)

Suara.com - Pemberitaan terkait kasus kekerasan seksual yang dilakukan Reynhard Sinaga terhadap ratusan pria di Inggris baru-baru ini menjadi sorotan publik di tanah air. Terkait itu, sejumlah media Indonesia disebut bukan fokus kepada soal perjalanan kasusnya, melainkan mengekspose pribadi dan keluarga dari sosok Reynhard.

Pemimpin redaksi konde.co, Luviana, langsung membandingkan bagaimana media asing seperti The Guardian dan BBC yang begitu hati-hati mengemas pemberitaan soal kasus Reynhard tanpa harus mengangkat sisi identitas yang bersangkutan sebagai gay. Hal tersebut bisa dibandingkan dengan pemberitaan media di Indonesia yang justru blak-blakan menceritakannya.

"Pers bukannya tidak punya ‘gigi’, hanya memang sekarang semua orang memproduksi informasi. Pers cuma salah satu pemain di situ. Ditambah lagi, media berebut remah-remah iklan. Jadi mengakalinya dengan cara itu,” kata Luviana dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Menggugat Pembingkaian Media Terhadap Pemberitaan Kekerasan Seksual’ pada Minggu (12/1/2020).

Sementara Managing Editor Content Detik.com, Erwin Dariyanto, juga memiliki pemahaman yang sama.

Menurutnya tidak mudah dan terkesan rumit apabila orientasi seksual Reynhard dipinggirkan dalam pemberitaan. Di satu sisi Reynhard merupakan pelaku kekerasan seksual, tapi tidak dapat dikecualikan Reynhard pun termasuk ke dalam kelompok marjinal.

"Pemberitaan di media-media Indonesia lebih banyak seputar sensualisme. Padahal ini kesempatan untuk membahas lagi RUUPKS (Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual),” kata Erwin.

"Sementara publik punya pilihan (untuk mencari informasi dari sudut pandang lain) di media sosial, pers harus punya agenda sendiri,” sambungnya.

Erwin menerangkan kalau media arus utama juga kerap memanfaatkan diskusi-diskusi yang terbentuk di media sosial. Hal tersebut dilakukan sebagai pengingat bagi mereka dalam melakukan akurasi berita.

Padahal menurutnya redaksi media memiliki kontrol yang lebih besar untuk mengawasi berita-berita yang diproduksi. Akan tetapi hal tersebut bisa saja berbeda terjadi dengan adanya berita yang dikirimkan oleh biro-biro daerah serta reporter yang masih baru.

baca juga

"Apakah karena kekurangtahuan, ada berita-berita yang akhirnya dinilai ‘sampah’. Beruntungnya juga ada netizen. Media sosial tidak hanya sumber berita, tapi juga sebagai kontrol," tuturnya.

Dengan demikian, baik Livina maupun Erwin sepakat kalau semestinya pers di Indonesia bisa menjadi agen yang dapat menggugah publik melalui pemberitaan-pemberitaan dengan sudut pandang yang kritis. Menurutnya pers tidak semestinya hanya menjadi toa bagi kepentingan politik pasar.

Pers harus mampu berfokus untuk tugasnya sebagai human right defender. Utamanya, dalam memberikan ruang pemberitaan representatif yang lebih fair bagi kelompok termarginalkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anda Jadi Budak Cinta? Awas Berisiko Jadi Korban Kekerasan Seksual!

Anda Jadi Budak Cinta? Awas Berisiko Jadi Korban Kekerasan Seksual!

Health | Sabtu, 11 Januari 2020 | 15:26 WIB

Mengejutkan! Banyak Korban Kekerasan Seksual Seolah Tak Melawan, Mengapa?

Mengejutkan! Banyak Korban Kekerasan Seksual Seolah Tak Melawan, Mengapa?

Health | Sabtu, 11 Januari 2020 | 11:14 WIB

Waspada! Berikut Mereka yang Berisiko Jadi Korban Kekerasan Seksual

Waspada! Berikut Mereka yang Berisiko Jadi Korban Kekerasan Seksual

Health | Jum'at, 10 Januari 2020 | 22:36 WIB

Dokter Jiwa Ungkap Alasan Kenapa Korban Pemerkosaan Enggan Melapor

Dokter Jiwa Ungkap Alasan Kenapa Korban Pemerkosaan Enggan Melapor

Video | Sabtu, 11 Januari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:13 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:11 WIB

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:02 WIB

×