Anda Jadi Budak Cinta? Awas Berisiko Jadi Korban Kekerasan Seksual!

Sabtu, 11 Januari 2020 | 15:26 WIB
Anda Jadi Budak Cinta? Awas Berisiko Jadi Korban Kekerasan Seksual!
Ilustrasi hati-hati budak cinta alias bucin ternyata berisiko jadi korban kekerasan seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Siapa yang ingin berada dalam keadaan yang sangat sulit? Seperti menjadi korban pelecehan dan korban pemerkosaan, yang pastinya setiap orang tidak ada yang ingin mengalaminya.

Apalagi korban nantinya akan selalu mengalami traumatis, atau kenangan buruk yang membekas.

Menanggapi hal tersebut, dr. Gina Anindyajati SpKJ mengatakan orang yang cenderung tidak merasa aman atau tidak punya kemampuam melawan dalam hubungan misalnya, akan mudah menjadi sasaran kekerasan seksual.

"Orang yang cenderung merasa tidak aman dalam hubungannya ini akan mudah ditargetkan untuk menjadi korban, karena iya iya aja nurut-nurut itu, karena dia takut ditinggal, takut diabaikan," ujar dr. Gina di FK UI, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1/2020).

Perasaan-perasaan itulah yang akhirnya membuat orang, kata dr. Gina, tidak sadar saat si pasangannya melakukan kekerasan seksual, bahkan cenderung terlihat menuruti segala keinginan pasangan alias budak cinta yang juga populer dengan sebutan bucin.

"Kadang-kadang kita di posisi itu nggak sadar kok waktu itu kita nurut-nurut aja ya, karena itu body refleks, otak kita yang bekerja untuk bisa berpikir seperti itu," tutur dr. Gina.

Namun buat orang dengan kondisi ini, sebenarnya mereka bisa berubah dan menolak kekerasan seksual dari pasangan dengan cara melatih keterampilan asertif, yakni satu keterampilan komunikasi untuk menyuarakan pendapat atau kondisinya tanpa berkata kasar atau terang-terangan.

"Keterampilan asertif, kapan bisa bicara sama orang lain, 'kayaknya sekarang kita nggak bisa'. Jadi ada kemampuan asertif, untuk mengutarakan pendapat kita tanpa menyakiti orang lain, dan tanpa menyakiti diri kita sendiri," ungkapnya.

Baca Juga: Darurat Pencegahan Kekerasan Seksual

"Jadi win-win solution, kemudian yang lain adalah belajar membangun atau membina hubungan yang aman," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI