Demo Massa Pro dan Kontra Anies di Balai Kota Memanas, Saling Tunjuk

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 14 Januari 2020 | 14:34 WIB
Demo Massa Pro dan Kontra Anies di Balai Kota Memanas, Saling Tunjuk
Suasana demonstrasi di depan Balaikota DKI Selasa (14/1) (Suara.com/Peter Rotti)

Suara.com - Sempat terjadi cek cok jelang aksi demonstrasi soal banjir di Balai Kota, Jakarta Pusat. Massa dari kelompok pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlibat adu mulut dengan kelompok yang kontra dengan Anies.

Pantauan Suara.com di lokasi, massa pro yang berasal dari kelompok Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) tengah berada di halaman Balai Kota. Tiba-tiba massa Abu Janda Cs melintas Jalan Medan Merdeka Selatan.

Seketika massa Bang Japar meneriaki massa Abu Janda Cs meski terpisah oleh pagar Balai Kota. Begitu juga massa kontra mengeluarkan suara keras menolak Anies.

"Woi siapa lo? Kita kawal Anies!" ujar massa Bang Japar dari dalam halaman Balai Kota, Selasa (14/1/2020).

Kericuhan singkat sempat terjadi. Massa Bang Japar berlarian mendatangi lokasi tempat pertemuan dengan kelompok kontra.

Tak lama, pihak kepolisian dan Satpol PP melera kedua kelompok ini agar keributan tak terjadi lebih jauh. Massa kontra akhirnya terus berjalan dan Bang Japar menenangkan diri.

"Sudah, tenang kita kawal di dalam, semuanya tenang," kata salah satu anggota Bang Japar.

Untuk mengamankan situasi, massa Bang Japar dan Abu Janda Cs dibagi ke dua titik. Kelompok kontra Anies diminta ke patung kuda dan melakukan long march, sementara Bang Japar berada di dalam dan luar Balai Kota.

"Mereka hanya ingin menjaga di luar. Mereka bertahan tapi kami mengimbau ke dalam supaya enggak ribut karena kami meyakinkan dan bisa menjaga mereka di dalam," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto.

Sebelumnya, banjir besar di sejumlah lokasi di Jakarta beberapa waktu lalu masih meninggalkan polemik meski air sudah surut. Beberapa kelompok massa berencana menggelar demonstrasi di balai kota hari ini, Selasa (13/1/2020).

Rencananya, aksi ini dibagi menjadi dua kelompok yang berbeda tuntutan. Kelompok pertama dimotori oleh Abu Janda, Nyai Dewi Tanjung, Effendi Achmad dan Sisca Rumondor yang meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mundur karena kejadian banjir.

Sementara aksi kedua diadakan oleh organisasi yang kerap mendukung Anies, Jawara dan Pengacara Jaga Jakarta (Bang Japar). Waktu kedua kelompok ini menggelar aksi juga sama, yakni sekitar pukul 14.00 WIB hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok soal Anies Dituntut Mundur: Aku Lulusan Mako Brimob, Sudah Lupa

Ahok soal Anies Dituntut Mundur: Aku Lulusan Mako Brimob, Sudah Lupa

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:19 WIB

Normalisasi atau Naturalisasi Sungai? Ahok: Anies Lebih Pintar Atasi Banjir

Normalisasi atau Naturalisasi Sungai? Ahok: Anies Lebih Pintar Atasi Banjir

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 13:56 WIB

Anies Mau Digeruduk Abu Janda Cs, Massa Bang Japar Berjubel di Balai Kota

Anies Mau Digeruduk Abu Janda Cs, Massa Bang Japar Berjubel di Balai Kota

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 13:50 WIB

Anies Didesak Mundur Abu Janda Cs karena Banjir, Sekda: Belum Dengar Saya

Anies Didesak Mundur Abu Janda Cs karena Banjir, Sekda: Belum Dengar Saya

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 13:15 WIB

LIVE: Massa Pro dan Kontra Anies Memanas

LIVE: Massa Pro dan Kontra Anies Memanas

Video | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:33 WIB

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:28 WIB

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:01 WIB

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:22 WIB

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:19 WIB

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB