Pria Ini Ditolak Warga Makamkan Bayinya karena Tak Punya Uang

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Sabtu, 18 Januari 2020 | 16:56 WIB
Pria Ini Ditolak Warga Makamkan Bayinya karena Tak Punya Uang
Pria ditolak makamkan bayinya karena tak punya uang. (Facebook)

Suara.com - Seorang pria asal Malaysia ditolak warga saat ingin memakamkan bayinya karena tidak memiliki uang. Kisahnya viral di media sosial belum lama ini.

Mulanya, cerita memilukan yang dialami pria itu dibagikan oleh akun Facebook Abram Botak, Selasa (14/1/2020). Dalam foto yang dibagikan, tampak seorang pria berbaju hijau tengah menggendong jenazah bayi di sebuah pemakaman.

Pria itu tertunduk lesu, seperti orang kebingungan. Lewat narasi Abram Botak, terungkap bahwa pria itu mendapat penolakan dari warga ketika hendak memakamkan bayinya yang baru saja meninggal.

"Pagi ini, seorang bayi baru lahir meninggal dunia. Ayahnya mencari tanah pemakaman serta imam untuk mengubur dan mengurus jenazah buah hatinya," tulis Abram Botak seperti dikutip Suara.com, Sabtu (18/1/2020)

Menurut Abram, penolakan tersebut disebabkan karena pria itu tidak memiliki uang dan dokumen lengkap.

"Namun karena mereka tidak memiliki dokumen dan uang cukup, bayi itu tidak diizinkan untuk dikubur di pemakaman di desa tempat tinggal mereka. Bahkan untuk mengurus jenazah bayi itu juga tidak diizinkan," lanjutnya.

Pria ditolak makamkan bayinya karena tak punya uang. (Facebook)
Pria ditolak makamkan bayinya karena tak punya uang. (Facebook)

Tak ayal, Abram Botak menyesalkan kejadian yang menimpa pria tersebut. Ia yang enggan menyebut lokasi kejadian pastinya, mempertanyakan sikap warga kampung yang tak mau membantu sesama.

"Hati saya sangat hancur dan remuk saat itu. Tapi kita fikirlah sendiri, mereka itu beragama Islam, saudara seislam kita, Memang seberapa mahal tanah pemakaman untuk bayi yang baru lahir sampai tidak tergerak untuk mengurusnya," terangnya.

Beruntung, tak berselang lama, jenazah bayi itu diizinkan untuk dimakamkan ke tempat lain. Abram Botak pun mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberi bantuan.

"Namun Alhamdulillah, akhirnya bayi itu dapat dimakamkan di TPI Sim-sim, Sandakan. Terima kasih kepada penjaga (TPI) karena mengizinkan jenazah bayi ini dikubur di sana," pungkasnya.

Sejak dibagikan, unggahan Abram Botak telah dibagikan lebih dari 3 ribu kali dan dibanjiri lebih dari seribu komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangis Dewi Irawan Pecah di Pusara Ade Irawan

Tangis Dewi Irawan Pecah di Pusara Ade Irawan

Entertainment | Sabtu, 18 Januari 2020 | 13:22 WIB

5 TKI Diculik di Perairan Malaysia

5 TKI Diculik di Perairan Malaysia

News | Sabtu, 18 Januari 2020 | 11:42 WIB

Pulangkan Ganda Malaysia, Kevin / Marcus Kian Dekat Pertahankan Gelar

Pulangkan Ganda Malaysia, Kevin / Marcus Kian Dekat Pertahankan Gelar

Sport | Jum'at, 17 Januari 2020 | 19:28 WIB

Balas Dendam, Anthony: Saya Sudah Tahu Mainnya, Cuma di Malaysia Kecolongan

Balas Dendam, Anthony: Saya Sudah Tahu Mainnya, Cuma di Malaysia Kecolongan

Sport | Jum'at, 17 Januari 2020 | 17:04 WIB

Terkini

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB