Jalur Transmisi Diduga Tersambar Petir, Listrik di Kalsel dan Kalteng Padam

Chandra Iswinarno

Minggu, 19 Januari 2020 | 18:48 WIB
Jalur Transmisi Diduga Tersambar Petir, Listrik di Kalsel dan Kalteng Padam
Ilustrasi pemadaman listrik di salah satu rumah warga. [Antara]

Suara.com - Dua provinsi di Pulau Kalimantan, Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, mendadak gelap gulita.

Kondisi tersebut terjadi lantaran, pasokan listrik dari Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) di jalur antara Gardu Induk (GI) Rantau dan GI Barikin Provinsi Kalimantan Selatan terganggu.

"Indikasi awal gangguan disebabkan oleh sambaran petir pada jalur transmisi SUTT 150 kV tersebut," kata pimpinan Humas PLN Rayon UP3 Palangka Raya, Dedy Yunarto, melalui pesan singkat seperti dilansir Antara pada Minggu (19/1/2020).

Dengan kondisi tersebut, menyebabkan beberapa gardu induk yang terhenti suplai listriknya meliputi GI Bandara Banjarbaru, GI Cempaka, GI Mantuil, GI Satui, GI Palangka Raya, GI Sebangu, GI Kasongan, GI Parenggean, GI Batulicin, GI Sampit, GI Bagendang dan GI Pangkalan Bun.

"Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, untuk update informasi selanjutnya akan kami sampaikan dalam kesempatan pertama. Bila ada perkembangan segera kita kabari," ujarnya.

Pihaknya pun akan terus memperbaharui informasi dan perkembangan upaya perbaikan gangguan transmisi tersebut.

Melalui media sosial resmi yakni, Instagram PLN Kalselteng pada akun pln.kalselteng juga menginformasikan terjadi gangguan jalur transmisi SUTT 150 KV di jalur GI Rantau dan GI Barikin Provinsi Kalimantan Selatan.

Gangguan tersebut menyebabkan padamnya suplai listrik di beberapa wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Untuk saat ini, petugas PLN melakukan tahap penormalan transmisi. Pihaknya juga mohon maaf atas kejadian tidak terduga tersebut sehingga menyebabkan suplai listrik terhenti untuk sementara waktu.

Seorang warga Palangka Raya, Dika berharap gangguan transmisi yang menyebabkan aliran listrik padam mendadak segera diperbaiki.

"Tadi tiba-tiba listrik mati padahal tidak ada jadwal pemadaman. Informasinya ada gangguan transmisi. Mudah-mudahan petugas dapat segera memperbaiki agar aliran listrik normal kembali," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Banten Keluhkan Sering Ada Pemadaman Listrik 9 Jam dari PLN

Warga Banten Keluhkan Sering Ada Pemadaman Listrik 9 Jam dari PLN

Banten | Jum'at, 29 November 2019 | 08:51 WIB

PLN Jabar Berikan Kompensasi Pemadaman Listrik Massal, Begini Skemanya

PLN Jabar Berikan Kompensasi Pemadaman Listrik Massal, Begini Skemanya

Jabar | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 17:15 WIB

Dua Pemilik Ikan Koi Gugat PLN Rp 11,125 Juta karena Pemadaman Listrik

Dua Pemilik Ikan Koi Gugat PLN Rp 11,125 Juta karena Pemadaman Listrik

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 13:17 WIB

Pemadaman Listrik Bikin Geger, Arief Poyuono Minta Direksi PLN Dipecat

Pemadaman Listrik Bikin Geger, Arief Poyuono Minta Direksi PLN Dipecat

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 13:22 WIB

Imbas Pemadaman Listrik Bergilir, Server Disdukcapil Kota Bogor Mati

Imbas Pemadaman Listrik Bergilir, Server Disdukcapil Kota Bogor Mati

Jabar | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:12 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB