Polisi Gerebek Klinik Stem Cell Lagi, Kali Ini di De'Eleriz Beauty

Senin, 20 Januari 2020 | 19:44 WIB
Polisi Gerebek Klinik Stem Cell Lagi, Kali Ini di De'Eleriz Beauty
Praktik ilegal bermodus penyuntikan stem cell kembali terjadi di kawasan Jakarta. Kali ini, sebuah klinik bernama De'Eleriz Beauty & Health Center digrebek pihak kepolisian lantaran menjalankan praktik serupa. (Foto dok. polisi)

Suara.com - Praktik ilegal bermodus penyuntikan stem cell kembali terjadi di kawasan Jakarta. Kali ini, sebuah klinik bernama De'Eleriz Beauty & Health Center digrebek pihak kepolisian lantaran menjalankan praktik serupa.

Polisi menggerebek klinik yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar Blok E-06, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan itu pada Senin (20/1/2020) sore.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Fanani mengatakan, klinik tersebut menjalankan praktik secara ilegal. Dalam hal ini, klinik itu membuat cantik pasien perempuannya melalui serum tanpa adanya izin dari Departemen Kesehatan.

"Iya benar, kami melakukan penggerebekan terkait klinik tersebut," kata Fanani saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2020).

"Jadi klinik tersebut membuat cantik dengan serum. Tapi serumnya tanpa ada izin dari Departemen Kesehatan," sambungnya.

Dari hasil penggerebekan, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan praktik tersebut. Hanya saja, barang bukti tersebur belum dibeberkan oleh polisi.

Praktik ilegal bermodus penyuntikan stem cell kembali terjadi di kawasan Jakarta. Kali ini, sebuah klinik bernama De'Eleriz Beauty & Health Center digrebek pihak kepolisian lantaran menjalankan praktik serupa. (Foto dok. polisi)
Praktik ilegal bermodus penyuntikan stem cell kembali terjadi di kawasan Jakarta. Kali ini, sebuah klinik bernama De'Eleriz Beauty & Health Center digrebek pihak kepolisian lantaran menjalankan praktik serupa. (Foto dok. polisi)

"Kita temukan beberapa barang bukti," jelasnya.

Sebelumnya, polisi menggerebek klinik bernama Hubsch Clinic pada Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Awalnya penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya menerima informasi terkait praktik tersebut. Klinik tersebut melangsungkan praktik stem cell tanpa adanya izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga: Gara-gara Bergaya Ala Hitler, Pria Ini Harus Berurusan dengan Polisi

Dalam kasus ini, polisi meringkus tiga orang. Mereka adalah YW selaku manager, LJ marketing manager, dan OH sebagai dokter dan pemilik klinik.

Dari tangan mereka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa kuitansi pembayaran uang muka, hasil laboratorium pasien dan botol ampul serum stem cell. Kemudian ada selang infus, alat suntik, alat septik dan registrasi pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI