Karam di Labuan Bajo, Kapal Pinisi yang Ditumpangi Wartawan Tak Punya TDUP

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 21 Januari 2020 | 15:44 WIB
Karam di Labuan Bajo, Kapal Pinisi yang Ditumpangi Wartawan Tak Punya TDUP
Kapal watrawan terbalik di Labuan Bajo (istimewa)

Suara.com - Sebuah kapal Plataran Pinisi Bali yang ditumpangi rombongan wartawan Istana Kepresidenan terbalik di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/1/2020). Kapal tersebut tenggelam diduga akibat ombak tinggi saat kapal ingin menuju dermaga.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Agustinus Rinus mengungkapkan kapal Plataran Pinisi Bali tersebut tidak memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Kapal Pariwisata.

"Data yang ada di Kami KLM Plataran Pinisi Bali tidak Memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata Kapal Pariwisata," kata Agustinus saat dikonfirmasi suara.com, Selasa (21/1/2020).

Menurut Agustinus, kapal Plataran Pinisi Bali tersebut tidak memiliki TDUP sejak empat tahun silam. Terkahir, kata Agustinus, pihak terkait mengurus TDUP kapal Plataran Pinisi Bali pada tahun 2014.

"Mereka urus TDUP-nya 2014 dan berakhir 2015, sudah empat tahun kapal ini tidak memiliki TDUP," ungkapnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengklaim insiden terbaliknya kapal Plataran Pinisi Bali di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang ditumpangi wartawan di luar agenda kepresidenan.

Machmudin mengatakan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi telah lebih dulu bertolak ke Bandara Komodo untuk kembali ke Jakarta.

Menurut Machmudin, Jokowi dan Iriana langsung bertolak ke Bandara Komodo usah melakukan kegiatan penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat di Labuan Bajo pada, Selasa (21/1/2020) pagi.

"Sementara para wartawan tersebut memilih untuk ke dermaga untuk menaiki kapal menuju Pulau Bidadari," kata Machmudin lewat keterengan resmi yang diterima suara.com, Selasa (21/1/2020).

Machmudin juga mengungkapkan bahwa kapal Plataran Pinisi Bali bukan lah kapal Pinisi yang sempat digunakan Jokowi. Namun, kapal Plataran Pinisi Bali itu sempat digunakan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Menurut Machmudin, kapal Plataran Pinisi Bali itu sempat digunakan Erick Thohir dan Siti Nurbaya pada Senin (20/1/2020) kemarin.

"Kapal tersebut digunakan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kemarin Senin," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Jurnalis yang Terbalik di Labuan Bajo Sempat Angkut 2 Menteri Jokowi

Kapal Jurnalis yang Terbalik di Labuan Bajo Sempat Angkut 2 Menteri Jokowi

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 15:18 WIB

Catut Nama Jokowi dan Kaesang, Penipu Modus Jual HP ke Pejabat Ditangkap

Catut Nama Jokowi dan Kaesang, Penipu Modus Jual HP ke Pejabat Ditangkap

Jatim | Senin, 20 Januari 2020 | 22:44 WIB

Jokowi Singgung Sandiaga untuk Pilpres 2024, Prabowo: Masih Lama

Jokowi Singgung Sandiaga untuk Pilpres 2024, Prabowo: Masih Lama

News | Senin, 20 Januari 2020 | 17:07 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB