Ratu Keraton Agung Sejagat Curhat Anak Dibully hingga Bisnis Ditutup Warga

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 22 Januari 2020 | 15:41 WIB
Ratu Keraton Agung Sejagat Curhat Anak Dibully hingga Bisnis Ditutup Warga
'ratu' Fanni Aminadia buat surat terbuka untuk Ganjar Pranowo (Instagram/fanniaminadia)

Suara.com - Fanni Aminadia yang mengklaim dirinya sebagai ratu Keraton Agung Sejagat mengaku telah mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat. Ia bercerita anaknya kini menjadi sasaran bullying atau risakan teman-temannya hingga bisnis miliknya ditutup warga.

Curahan hati Fanni ini dilontarkan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) bertajuk Siapa di Balik Raja-raja Baru? yang tayang di TVOne pada Selasa (21/2/2020) malam.

Saat Fanni ditanya oleh pembawa acara Karni Ilyas mengenai asal mula ia menjadi seorang ratu di keraton tersebut, Fanni menolak menjawab. Ia mengaku lebih memilih untuk diam sementara waktu.

"Mohon maaf saya lebih baik diam untuk sementara waktu. Saya hanya bisa menyampaikan mohon maaf karena apa yang telah terjadi di Purworejo beritanya berkembang liar mengakibatkan polemik," kata Fanni seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/1/2020).

Dengan suara serak sembari menahan tangis, Fanni mengaku telah mendapatkan sanksi sosial atas kasus yang membelitnya. Ia bercerita kini anaknya menjadi sasaran bully hingga tak mau bersekolah lagi.

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di ILC (YouTube/Indonesia Lawyers Club)
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di ILC (YouTube/Indonesia Lawyers Club)

Bahkan bisnis yang telah dirintis Fanni yakni warung angkringan dan salon kecantikan juga telah tutup. Ia menyebut semua kekacauan ini karena pemberitaan yang berkembang terlalu liar.

"Keluarga saya sudah menjadi korban bully bahkan anak saya juga nggak mau sekolah, usaha saya ditutup warga. Semua itu karena berita," ungkap Fanni.

Fanni menegaskan, ia sama sekali tidak berniat untuk mengkhianati NKRI. Salah satu pendiri organisasi masyarakat Laskar Merah Putih ini memastikan bahwa ia tetap berideologi Pancasila.

"Yang jelas saya tidak mungkin mengkhianati merah putih dan ideologi saya Pancasila. Nggak mungkin. Ini semua faktor berita atau kesalahpahaman yang menjadi liar. Saya minta maaf," tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Sunda Empire Buat Pengacara Kerajaan Agung Sejagat Geregetan

Penjelasan Sunda Empire Buat Pengacara Kerajaan Agung Sejagat Geregetan

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 14:29 WIB

Soal Keraton Agung Sejagat, Polisi: Bukan Lucu-lucuan, Ini Kriminal Murni

Soal Keraton Agung Sejagat, Polisi: Bukan Lucu-lucuan, Ini Kriminal Murni

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 12:37 WIB

Petinggi Sunda Empire: Jangan Samakan Kami dengan Keraton Baru Lainnya!

Petinggi Sunda Empire: Jangan Samakan Kami dengan Keraton Baru Lainnya!

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 09:16 WIB

Korban Keraton Agung Sejagat Takut Disemprot Istri saat Pulang ke Rumah

Korban Keraton Agung Sejagat Takut Disemprot Istri saat Pulang ke Rumah

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 08:39 WIB

Soal Kerajaan Fiktif, Guru Besar Psikologi UGM: Ke Depan Akan Tetap Ada

Soal Kerajaan Fiktif, Guru Besar Psikologi UGM: Ke Depan Akan Tetap Ada

Jogja | Rabu, 22 Januari 2020 | 07:56 WIB

Ternyata Raja Keraton Agung Sejagat Punya Rekening Rp 1,4 Miliar

Ternyata Raja Keraton Agung Sejagat Punya Rekening Rp 1,4 Miliar

Jawa Tengah | Selasa, 21 Januari 2020 | 17:25 WIB

Raja KAS Minta Maaf, Akui Kerajaan dan Janji kepada Pengikutnya Bohongan

Raja KAS Minta Maaf, Akui Kerajaan dan Janji kepada Pengikutnya Bohongan

Jawa Tengah | Selasa, 21 Januari 2020 | 13:31 WIB

Terkini

Dari Laut Sulawesi untuk Dunia: Perjalanan Rumput Laut Indonesia Menuju Material Masa Depan

Dari Laut Sulawesi untuk Dunia: Perjalanan Rumput Laut Indonesia Menuju Material Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:48 WIB

Ratusan Tersangka Karhutla Masih Perorangan, Akademisi UGM Soroti Sanksi Tumpul ke Korporasi

Ratusan Tersangka Karhutla Masih Perorangan, Akademisi UGM Soroti Sanksi Tumpul ke Korporasi

News | Sabtu, 05 September 2026 | 11:39 WIB

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Sehari-hari, Bantu Kontrol Minyak dan Blur Pori

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Sehari-hari, Bantu Kontrol Minyak dan Blur Pori

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:35 WIB

Makna Lagu 'Untuk Hati yang Terluka' Isyana, saat Hidup Tak Sesuai Harapan

Makna Lagu 'Untuk Hati yang Terluka' Isyana, saat Hidup Tak Sesuai Harapan

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 11:30 WIB

Cara Mudah Mengubah Desil Lewat HP dari Rumah, Begini Langkah-langkahnya

Cara Mudah Mengubah Desil Lewat HP dari Rumah, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 11:29 WIB

Prabowo Pastikan BUMN Lebih Ramping, Targetkan 700 Lagi Ditutup hingga Akhir Tahun

Prabowo Pastikan BUMN Lebih Ramping, Targetkan 700 Lagi Ditutup hingga Akhir Tahun

News | Sabtu, 05 September 2026 | 11:28 WIB

Hukum Mati Koruptor vs Rampas Hartanya: Mana yang Benar-Benar Bikin Jera?

Hukum Mati Koruptor vs Rampas Hartanya: Mana yang Benar-Benar Bikin Jera?

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 11:10 WIB

Harga Setrika Philips yang Bagus Berapa? Ini 5 Tipe Paling Populer

Harga Setrika Philips yang Bagus Berapa? Ini 5 Tipe Paling Populer

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:07 WIB

Lahan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Diklaim 4 Pihak

Lahan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Diklaim 4 Pihak

Sulsel | Sabtu, 05 September 2026 | 11:07 WIB

Fakta Baru Mozza: Dibunuh Sehari Setelah Hilang, Dibuang di Tol Jangli hingga Tersangka Diciduk

Fakta Baru Mozza: Dibunuh Sehari Setelah Hilang, Dibuang di Tol Jangli hingga Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 11:04 WIB

×