Petinggi Sunda Empire: Jangan Samakan Kami dengan Keraton Baru Lainnya!

Chyntia Sami Bhayangkara | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 09:16 WIB
Petinggi Sunda Empire: Jangan Samakan Kami dengan Keraton Baru Lainnya!
Rangga Sasana di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

Suara.com - Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana menegaskan bahwa Sunda Empire tidak sama dengan Keraton Agung Sejagat (KAS). SIa mengkalim Sunda Empire telah ada sejak masa Alexander the Great.

Hal ini disampaikannya Rangga saat hadir dalam acara ILC TV One yang bertajuk Siapa di Balik Raja-raja Baru yang tayang pada Selasa (21/1/2020) malam.

"(Sunda Empire) ada dari zaman 324 sebelum masehi itu sudah ada," kata Rangga seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/1/2020).

Ia melanjutkan, "Jadi faktor keberadaan Sunda Empire itu jangan disamakan dengan keraton-keraton yang muncul tadi. Ini sebuah sistem tata negara dunia yang ada di internasional."

Rangga mengaku tidak tahu sama sekali soal Keraton Agung Sejagat. Ia juga mengaku tidak pernah bertemu secara langsung dengan sosok Totok Santoso yang mengklaim sebagai Raja KAS.

Rangga Sasana di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)
Rangga Sasana, petinggi Sunda Empire di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

"Kalau saudara Toto tadi menyingung soal adanya DEC (Development Committee), saya tidak tahu adanya DEC. Saya tidak tahu wajahnya pak Toto kayak apa," kata Rangga.

Menurutnya, Keraton Agung Sejagat telah menyalahi aturan Sunda Empire.

"Yang saya nilai, posisi saudara Toto dengan keraton agungnya itu adalah sudah menyalahi aturan, di luar sistem Sunda Empire. Jadi harus dihukum," ujar Rangga dengan tegas.

"Sunda Empire sudah menegaskan setelah perang dunia kedua tidak ada satupun negara atau pemerintah yang didirikan tanpa seizin Sunda Empire," imbuhnya.

Keraton Agung Sejagat, menurut Rangga, berdiri tanpa izin Sunda Empire.

Untuk diketahui, Rangga Sasana juga telah memberikan berbagai pernyataan kontroversial lainnya. Ia mengklaim Sunda Empire dapat menghentikan perang nuklir hingga Bill Gates dan Jack Ma akan bergabung dengannya.

"Saya bilang yang bisa hentikan nuklir tidak diledakkan adalah Sunda Empire. Dalam waktu dekat akan diumumkan empire sistem. Jack Ma (pendiri Alibaba) dan Bill Gates (miliuner AS) ada di sana," klaim Rangga Sasana dalam video yang dilihat Suara.com, Minggu (19/1/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Keraton Agung Sejagat Takut Disemprot Istri saat Pulang ke Rumah

Korban Keraton Agung Sejagat Takut Disemprot Istri saat Pulang ke Rumah

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 08:39 WIB

Soal Kerajaan Fiktif, Guru Besar Psikologi UGM: Ke Depan Akan Tetap Ada

Soal Kerajaan Fiktif, Guru Besar Psikologi UGM: Ke Depan Akan Tetap Ada

Jogja | Rabu, 22 Januari 2020 | 07:56 WIB

Ternyata Raja Keraton Agung Sejagat Punya Rekening Rp 1,4 Miliar

Ternyata Raja Keraton Agung Sejagat Punya Rekening Rp 1,4 Miliar

Jawa Tengah | Selasa, 21 Januari 2020 | 17:25 WIB

Petinggi Sunda Empire dan Satu Staf Kampus UPI Diperiksa Polda Jabar

Petinggi Sunda Empire dan Satu Staf Kampus UPI Diperiksa Polda Jabar

Jabar | Selasa, 21 Januari 2020 | 16:49 WIB

Raja KAS Minta Maaf, Akui Kerajaan dan Janji kepada Pengikutnya Bohongan

Raja KAS Minta Maaf, Akui Kerajaan dan Janji kepada Pengikutnya Bohongan

Jawa Tengah | Selasa, 21 Januari 2020 | 13:31 WIB

Ratusan Orang Diduga Tertipu Keraton Agung Sejagat, Sultan Angkat Bicara

Ratusan Orang Diduga Tertipu Keraton Agung Sejagat, Sultan Angkat Bicara

Jogja | Selasa, 21 Januari 2020 | 10:10 WIB

Kutip Ayat Al Quran dan Injil, Petinggi Sunda Empire Ajak Ikut Sistemnya

Kutip Ayat Al Quran dan Injil, Petinggi Sunda Empire Ajak Ikut Sistemnya

News | Senin, 20 Januari 2020 | 15:32 WIB

Fanni Aminadia Akui Klaimnya Mendapat Wangsit Jadi Ratu KAS Bohongan

Fanni Aminadia Akui Klaimnya Mendapat Wangsit Jadi Ratu KAS Bohongan

Jawa Tengah | Senin, 20 Januari 2020 | 13:26 WIB

Romo Benny: Kerajaan Utopis Muncul karena Ekonomi Sulit

Romo Benny: Kerajaan Utopis Muncul karena Ekonomi Sulit

News | Senin, 20 Januari 2020 | 11:27 WIB

Terkini

Donald Trump Naik Pitam, Keir Starmer Bersikeras Inggris Ogah Bantu AS Lawan Iran

Donald Trump Naik Pitam, Keir Starmer Bersikeras Inggris Ogah Bantu AS Lawan Iran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:50 WIB

Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap

Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:50 WIB

Hidup di Garis Depan Perang! Kakek Israel Ogah Mengungsi: Suara Rudal seperti Drum Orkestra

Hidup di Garis Depan Perang! Kakek Israel Ogah Mengungsi: Suara Rudal seperti Drum Orkestra

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:43 WIB

Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global

Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:36 WIB

Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda

Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:32 WIB

Bagaimana Deforestasi Picu Krisis Air dan Pangan? Ini Temuan KEHATI

Bagaimana Deforestasi Picu Krisis Air dan Pangan? Ini Temuan KEHATI

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:30 WIB

Trump Ancam Serang Kuba, Presiden Miguel Daz Canel Siapkan 'Neraka' untuk Pasukan AS

Trump Ancam Serang Kuba, Presiden Miguel Daz Canel Siapkan 'Neraka' untuk Pasukan AS

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:27 WIB

PN Jaksel Kabulkan Praperadilan Lee Kah Hin, Status Tersangka Direktur PT WKM Gugur

PN Jaksel Kabulkan Praperadilan Lee Kah Hin, Status Tersangka Direktur PT WKM Gugur

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:27 WIB

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB

Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi bagi Pendatang Baru, Tapi...

Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi bagi Pendatang Baru, Tapi...

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:19 WIB