Bohongi Ibu karena Takut Dimarahi, Siswi SMP Ngaku Diculik 6 Pria Bertopeng

Dwi Bowo Raharjo
Bohongi Ibu karena Takut Dimarahi, Siswi SMP Ngaku Diculik 6 Pria Bertopeng
Ilustrasi penculikan. (Shutterstock)

Remaja di Makassar itu akhirnya mengakui telah berbohong setelah polisi memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi.

Suara.com - Seorang siswi SMP di Makassar berinisial VN (14), nekat membohongi orang tuanya dengan mengaku diculik enam orang bertopeng pada Minggu 19 Januari 2020 lalu. Hal itu dilakukan VN gara-gara ribut dengan ibu kandungnya.

Seperti diberitakan terkini.id - jaringan Suara.com, VN awalnya mengaku disekap lalu disuntik cairan misterius hingga tak sadarkan diri.

VN kepada tetangga juga sempat mengaku diculik saat berjalan di lorong ke arah rumahnya di Rappocini pada Minggu sekitar pukul 18.00 Wita.

VN menceritakan, 6 orang yang menculiknya itu sempat meminta nomor kontak ibunya untuk meminta tebusan Rp 50 juta. Tapi VN mengaku berhasil kabur lewat jendela saat penculik tersebut lengah.

Dari hasil pemeriksaan Polisi, VN sedang cekcok dengan orang tuanya sehingga minggat dari rumah. Ia diketahui menginap di temannya

“VN hanya takut pulang setelah keluar malam karena melewati batas waktunya. Makanya ia berbohong,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Ibrahim Tompo, Jumat (24/1/2020).

Lebih lanjut, VN akhirnya mengakui telah berbohong setelah polisi memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi. Selain itu polisi juga menemukan berbagai kejanggalan saat kejadian berlangsung.

“Di lapangan, ditemukan lorong tersebut sangat ramai. Kemudian beberapa saksi yang diperiksa bahwa informasi yang disampaikan korban tidak valid atau berbohong,” terangnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS