Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur

Erick Tanjung | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 15:03 WIB
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
Ilustrasi pembunuhan. [Ist]
  • Pria di Bantul tewas ditebas parang oleh orang bermasker saat tertidur.
  • Istri korban di Bantul alami luka parah saat lindungi suami dari pelaku.
  • Polisi buru dua pelaku pembunuhan sadis pria di Kapanewon Sedayu Bantul.

Suara.com - Seorang pria berinisial TYR (36) tewas mengenaskan setelah diserang pria bermasker di depan anak dan istrinya. Korban dihabisi menggunakan senjata tajam jenis parang saat sedang tertidur lelap di dalam rumahnya sendiri.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menuturkan bahwa aksi pembunuhan sadis tersebut terjadi di Dusun Kaliurang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Bantul, pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Peristiwa bermula ketika istri korban, RP (34), sedang tidur di ruang tengah bersama korban dan anak mereka yang masih berusia lima tahun. Tiba-tiba, seorang pria yang mengenakan penutup wajah (sebo) masuk melalui pintu belakang rumah yang tidak terkunci.

"Pelaku masuk menggunakan penutup muka dan langsung mengayunkan parang ke arah korban yang masih tertidur," ujar Rita saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).

Rita menjelaskan bahwa istri korban sempat melakukan upaya perlawanan demi melindungi suaminya. Ia mencoba menangkis sabetan parang pelaku dengan tangan kosong guna menyelamatkan sang anak. Akibat keberaniannya, istri korban mengalami luka parah pada bagian tangan yang merusak tiga jarinya.

Meski telah dihalangi, serangan pelaku tetap mengenai tubuh korban.

"Serangan mengenai bagian wajah, perut, dan jari korban. Beruntung, anak korban tidak mengalami luka sedikit pun," ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban menderita luka sayatan sepanjang 10 cm di bagian wajah. Selain itu, terdapat luka robek besar dari perut hingga paha sepanjang 20 cm dengan kedalaman 10 cm. Korban juga mengalami luka pada ibu jari tangan kanan serta pendarahan hebat di bagian perut yang mengakibatkan meninggal dunia.

"Pelaku diduga berjumlah dua orang," tambah Rita.

Berdasarkan keterangan saksi, satu pelaku bertindak sebagai eksekutor yang masuk ke dalam rumah, sementara satu pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor dengan mesin menyala di luar area rumah.

Polisi memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang dalam peristiwa ini. Saat ini, jajaran Polres Bantul tengah melakukan pendalaman intensif dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas serta motif di balik pembunuhan keji tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Menu Buka Puasa Masjid Al-Muqtashidin FBE UII Yogyakarta 25 Februari - 10 Maret 2026

Daftar Menu Buka Puasa Masjid Al-Muqtashidin FBE UII Yogyakarta 25 Februari - 10 Maret 2026

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:50 WIB

Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim

Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:11 WIB

Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?

Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?

Otomotif | Rabu, 25 Februari 2026 | 09:15 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB