PKS Bujuk Demokrat dan PAN Dukung Pembentukan Pansus Jiwasraya

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Rabu, 29 Januari 2020 | 15:44 WIB
PKS Bujuk Demokrat dan PAN Dukung Pembentukan Pansus Jiwasraya
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/1/2018). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR sedang getol merayu fraksi lain, seperti Demokrat dan PAN, untuk membentuk panitia khusus (Pansus) Jiwasraya. Langkah tersebut dilakukan agar pengusutan kerugian asuransi BUMN yang mencapai Rp 13 triliun bisa diungkap.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini. Sebagaimana diketahui, hingga kini PKS tetap bersikeras menginginkan pansus agar kasus tersebut bisa diungkap secara lebih mendalam dan transparan.

"Beberapa fraksi sudah kita ajak bicara di antaranya Fraksi Demokrat, Fraksi PAN dan kita akan lanjutnya ke fraksi lainnya tapi namanya kesibukan-kesibukan itu belum bisa ketemu. Tetapi yang baru bisa ketemu itu adalah Fraksi Demokrat," kata Jazuli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Rabu (29/1/2020).

Menurut Jazuli, antara PKS dan Demokrat memikiki pandangan yang sama soal pembentukan Pansus Jiwasraya. Ia berharap agar nantinya ada lebih banyak fraksi yang memilih pembentukan pansus di DPR.

"Kita sudah silaturahmi ke Demokrat dan kalau kita perhatikan statement Ketum Demokrat, mantan Presiden SBY itu dari statement-statement itu mendukung adanya pansus. Mudah-mudahan nanti ini bisa follow up secara teknis dua fraksi ini untuk harus ada lebih dari satu fraksi," ujarnya.

Sebelumnya, PKS tetap pada pilihan untuk membentuk pansus hak angket terkait kerugian PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Tercatat seluruh anggota Fraksi PKS, sebanyak 50 orang, sudah menandatangani kesepakatan tersebut.

Jazuki mengatakan, keinginan PKS membentuk pansus itu karena ingin mengungkap secara mendalam dan transparan terkait kerugian Jiwasraya. Ia menyatakan, tidak ada niatan untuk menjatuhkan pihak manapun seiring keinginan pembentukan pansus.

"Karena pansus yang mau kita bentuk ini adalah bukan untuk menjatuhkan pemerintahan bukan untuk mencari kambing hitam. Tetapi, kita ingin mengungkapkan ini persoalannya sesungguhnya seperti itu, agar perusahaan-perusahaan sejenis yang menghimpun dana rakyat tidak mengalami hal yang sama," kata Jazuli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mundur, Erick Thohir Janji Pembayaran Polis Nasabah Jiwasraya Akhir Maret

Mundur, Erick Thohir Janji Pembayaran Polis Nasabah Jiwasraya Akhir Maret

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2020 | 15:38 WIB

PKS Tegaskan Pansus Jiwasraya Bukan Untuk Jatuhkan Pemerintah

PKS Tegaskan Pansus Jiwasraya Bukan Untuk Jatuhkan Pemerintah

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 15:05 WIB

SBY: Ada yang Mau Jatuhkan Erick Thohir dan Jokowi lewat Kasus Jiwasraya

SBY: Ada yang Mau Jatuhkan Erick Thohir dan Jokowi lewat Kasus Jiwasraya

News | Senin, 27 Januari 2020 | 19:53 WIB

Kejagung Sita 1.400 Sertifikat Tanah Milik 5 Tersangka Kasus Jiwasraya

Kejagung Sita 1.400 Sertifikat Tanah Milik 5 Tersangka Kasus Jiwasraya

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 18:33 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×