Ini Penampakan Ruang Isolasi Ratusan WNI dari Wuhan

Bangun Santoso

Minggu, 02 Februari 2020 | 06:42 WIB
Ini Penampakan Ruang Isolasi Ratusan WNI dari Wuhan
Kondisi ruang isolasi WNI dari Wuhan di Natuna. (Foto: Istimewa/via Batamnews)

Suara.com - Pesawat yang akan mengangkut ratusan WNI dari Wuhan, Provinsi Hubei, China tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada Sabtu (1/2/2020) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Dilansir dari Batamnews (jaringan Suara.com), ada tiga jenis pesawat yang akan mengangkut total 250 WNI plus lima orang pendamping dari Wuhan itu. Ketiga pesawat itu terdiri dari dua jenis Boeing 737-400 dan satu pesawat Hercules C130.

Rencananya, setibanya dari Wuhan ratusan WNI itu akan terlebih dahulu diisolasi untuk memastikan mereka benar-benar bebas dari virus corona yang tengah melanda. Lokasi isolasi itu oleh pemerintah ditetapkan di hanggar Bandara Raden Sadjad, Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Di tempat itu, ratusan WNI dari Wuhan akan diisolasi dan diobservasi oleh tim medis serta psikolog.

Diketahui, kondisi terkini di Wuhan memang sudah mengkhawatirkan. Total ada 249 kematin di Provinsi Hubei akibat wabah virus corona. Tak hanya Indonesia, sejumlah negara yang warganya berada di Hubei beramai-ramai mengevakuasi warganya untuk membawa pulang keluar dari daerah itu.

Muncul Penolakan Warga

Di lokasi hanggar Bandara Raded Sadjad, sudah didirikan tenda-tenda dengan medical kit dan peralatan medis. Pemerintah melalui Kemenkes juga menurunkan tim medis selama perawatan.

Dalam keterangan persnya di Ranai, Kabupaten Natuna, Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo, menyebutkan jika penempatan sementara bagi WNI dari Wuhan di Natuna tersebut bukanlah tanpa alasan.

"Karena mereka nanti akan ditempatkan sementara di hanggar milik Lanud RSA, dan di sana tempatnya luas, mereka bisa olahraga, bisa lari-lari, yang jelas cukup jauh dari terminal bandara sipil," kata Doni di Natuna, Sabtu (1/2/2020).

baca juga

WNI Wuhan nantinya akan dirawat oleh sejumlah tim khusus medis dari berbagai instansi.

Mereka akan ditempatkan sementara kurang lebih selama 15 hari, sebelum dipulangkan daerahnya masing-masing.

"Ada tim medis gabungan yang diberangkatkan ke Natuna," ujarnya.

Ia menegaskan para WNI hanya ditempatkan sementara, dan kondisi mereka dipastikan sehat. Karena hingga saat ini, WHO telah menetapkan sejumlah aturan, bahwa bagi yang positif mengidap virus corona, dilarang keluar dari Wuhan.

"Mereka di Wuhan juga diperiksa kesehatannya dari sejumlah tim medis gabungan dari seluruh dunia, mereka yang akan dievakuasi itu sudah dipastikan sehat semua, hanya saja mereka butuh penempatan sementara 2 minggu," pungkasnya.

Meski sudah ada jaminan bahwa ratusan WNI dari Wuhan itu bebas dari virus corona. Nyatanya banyak warga di Natuna yang menolak keputusan daerahnya menjadi lokasi isolasi.

Warga yang menolak itu mengaku syok dengan informasi tiba-tiba dari pemerintah pusat dan khawatir dengan ganasnya virus corona.

"Siapa yang menjamin para WNI itu sehat semuanya? kita kan nggak tahu, apalagi informasinya ditutup-tutupi. Bukannya kita nggak manusiawi dengan saudara-saudara WNI. Cuma ini kan penyakit ganas. Kan masih ada jalan lain lokasinya untuk karantina. Kita juga takut jika virus corona sampai ke Natuna," keluh Dewi, seorang warga yang ikut aksi penolakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deteksi Virus Corona, IDI Dorong Pemerintah Optimalkan Puskesmas

Deteksi Virus Corona, IDI Dorong Pemerintah Optimalkan Puskesmas

Health | Minggu, 02 Februari 2020 | 05:05 WIB

Pasien di Batam yang Sempat Diisolasi Dinyatakan Negatif Virus Corona

Pasien di Batam yang Sempat Diisolasi Dinyatakan Negatif Virus Corona

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 23:14 WIB

Kisah Bayi 9 Bulan Terinfeksi Corona, Dokter Reisa Bongkar Mitos Virus

Kisah Bayi 9 Bulan Terinfeksi Corona, Dokter Reisa Bongkar Mitos Virus

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 22:25 WIB

Satu Orang Mahasiswa Inggris Positif Terinfeksi Virus Corona

Satu Orang Mahasiswa Inggris Positif Terinfeksi Virus Corona

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 20:58 WIB

Sempat Terisolir di China, Bobot Nurul Malah Naik Sepulang ke Indonesia

Sempat Terisolir di China, Bobot Nurul Malah Naik Sepulang ke Indonesia

Jatim | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:33 WIB

Catat! 9 Pedoman WHO untuk Melindungi Diri dari Ancaman Virus Corona

Catat! 9 Pedoman WHO untuk Melindungi Diri dari Ancaman Virus Corona

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 18:57 WIB

Ditolak Warga, Panglima Beberkan Alasan Karantina WNI dari China di Natuna

Ditolak Warga, Panglima Beberkan Alasan Karantina WNI dari China di Natuna

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 18:53 WIB

Jangan Asal Pakai, Masker Bedah Hanya Bisa Dipakai Selama 8 Jam

Jangan Asal Pakai, Masker Bedah Hanya Bisa Dipakai Selama 8 Jam

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:35 WIB

Terkini

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB