Suara.com - Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat kembali banjir. Banjir terjadi akibat hujan deras yang melanda kawasa Jakarta Pusat.
Kali ini, tinggi genangan air sekitar 4 meter. Pantauan Suara.com di lokasi, air nyaris menutupi seluruh bagian underpass. Hal itu tampak dari pilar-pilar penopang unsderpass yang tergenang hingga bagian atas. Tinggi permukana air dengan tinggi underpass bahkan juga hanya menyisakan sedikit celah.
Bukan cuna air, banyak sampah-sampah yang ikut tergenang di underpass Kemayoran. Petugas pun juga sudah disiagakan guna menyaring dan mengangkut sampah.
Selain itu, sejumlah pompa air milik Dinas-Dinas terkait juga difungsikan guna mengurasi genangan yang berada di underpass.
"Underpass Kemayoran terjadi genangan dan berusaha untuk mengurangi genangan itu. Dari Damkar sendiri kita sudah mengerahkan lima unit mobil. Ditambah dari Dinas Sumber Daya Air, dan PUPR. Dari sisi Utara dan Selatan kita sudah usaha surutkan," ujar Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi di lokasi, Minggu (2/2/2020).
Satriadi mengatakan petugas berusaha menyurutkan genangan dengan memonpa air dari underpass menuju ke sejumlah titik saluran atau gorong-gorong air lainnya yang berada di sekitar. Ia memperkirakan genangan underpass Kemayoran baru bisa surut pada dua atau tiga hari.
Itu pun, lanjut dia jika tidak terkendala cuaca hujan yang justru dapat menambah tinggi genangan.
"Anggota dari kami sekitar 25 orang, stand by terus sampai bisa mengurangi genangan air. Kita masih prediksikan dua sampai tiga hari lah. Mudah-mudah tidak hujan lagi. Tapi alat kita stand by terus," tandasnya.