Kapal Asal China Dicegat Masuk Pontianak karena Ilegal, 4 ABK Dikarantina

Agung Sandy Lesmana

Senin, 03 Februari 2020 | 15:39 WIB
Kapal Asal China Dicegat Masuk Pontianak karena Ilegal, 4 ABK Dikarantina
Kapal asing, Yang-Yang 1538, asal Guangzhou, China, berada dalam posisi lego jangkar di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (1/2/2020). Kapal dengan empat ABK dan alat-alat berat asal Guangzhou itu diamankan petugas gabungan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Pontianak dan polisi perairan menyusul adanya ancaman virus corona yang sedang mewabah di Asia. (Antara)

Suara.com - Empat anak buah kapal (ABK) kapal niaga asal China saat ini dikarantina di kapal mereka di tepi Sungai Kapuas Pontianak, Kalimantan Barat, guna mencegah dan mengantisipasi masuknya virus corona di provinsi itu.

"Hal itu kami lakukan guna mengantisipasi dan mencegah masuknya virus corona di Kalimantan Barat," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, Tatang Suhariyudin, di Pontianak, Senin (3/2/2020).

Ia menjelaskan, mereka sudah memeriksa kesehatan keempat ABK asal China itu, yang hasilnya semuanya negatif, tetapi guna pencegahan proses karantina tetap dilakukan. Selain masalah kesehatan, mereka juga terkena masalah hukum yaitu hadir di Indonesia secara ilegal.

"Keempat ABK kapal itu juga akan dilakukan deportasi ke negara asal, karena masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal," katanya

Bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan Pontianak, jajarannya sudah memeriksa kesehatan keempat ABK itu yang hasilnya negatif. "Tetapi tetap tidak diizinkan keluar kapal, karena masih dalam tahap karantina," ujarnya.

Karena, keempat ABK itu masuk secara ilegal, maka akan dikenakan denda dan juga dilakukan deportasi ke negara asal yaitu China.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Pontianak, Rahmat Subakti, mengimbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir terkait masalah virus corona, karena pihaknya sudah mengantisipasi hal itu.

"Kami juga sudah mengisolasi (tidak mengizinkan ABK-meninggalkan kapal) satu kapal lagi yang perjalanannya dari Hong Kong, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. (Antara),

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Pasien Virus Corona Meningkat, Kemenkes Duga Ini Penyebabnya

Jumlah Pasien Virus Corona Meningkat, Kemenkes Duga Ini Penyebabnya

Health | Senin, 03 Februari 2020 | 15:29 WIB

Sejak Ramai Virus Corona, Beberapa Toko Masker di Semarang Kehabisan Stok

Sejak Ramai Virus Corona, Beberapa Toko Masker di Semarang Kehabisan Stok

Jawa Tengah | Senin, 03 Februari 2020 | 15:28 WIB

Gegara Wabah Virus Corona, Dokter Gelar Resepsi Pernikahan Hanya 10 Menit

Gegara Wabah Virus Corona, Dokter Gelar Resepsi Pernikahan Hanya 10 Menit

Health | Senin, 03 Februari 2020 | 15:34 WIB

RS Margono Siapkan Tim Penyakit Infeksi Emerging untuk Tangani Virus Corona

RS Margono Siapkan Tim Penyakit Infeksi Emerging untuk Tangani Virus Corona

Jawa Tengah | Senin, 03 Februari 2020 | 15:14 WIB

Tangkal Hoaks Virus Corona, Kominfo Pertimbangkan Gunakan SMS

Tangkal Hoaks Virus Corona, Kominfo Pertimbangkan Gunakan SMS

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 14:45 WIB

Virus Corona Merebak, Pedagang Kelelawar di Semarang Sepi Pembeli

Virus Corona Merebak, Pedagang Kelelawar di Semarang Sepi Pembeli

Jawa Tengah | Senin, 03 Februari 2020 | 14:44 WIB

Kominfo Temukan 54 Hoaks Virus Corona di Indonesia

Kominfo Temukan 54 Hoaks Virus Corona di Indonesia

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 14:26 WIB

Makasih ke Masyarakat Natuna, Jokowi: 243 WNI dari Wuhan Dinyatakan Sehat

Makasih ke Masyarakat Natuna, Jokowi: 243 WNI dari Wuhan Dinyatakan Sehat

News | Senin, 03 Februari 2020 | 14:18 WIB

Harga Bawang Putih Impor Asal China Melambung Imbas Virus Corona

Harga Bawang Putih Impor Asal China Melambung Imbas Virus Corona

Bisnis | Senin, 03 Februari 2020 | 14:16 WIB

Terancam Virus Corona, Taipei Games Show 2020 Ditunda

Terancam Virus Corona, Taipei Games Show 2020 Ditunda

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 14:40 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×