Pemotor Masuk Jalur Busway Dominasi Pelanggaran Tilang Elektronik di DKI

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 04 Februari 2020 | 11:32 WIB
Pemotor Masuk Jalur Busway Dominasi Pelanggaran Tilang Elektronik di DKI
Kendaraan melintasi CCTV yang digunakan untuk mengawasi arus lalu lintas di Protokol Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (30/1).

Suara.com - Sebanyak 161 pengendara sepeda motor tercatat melanggar aturan lalu lintas di hari pertama penindakan sistem tilang Electronic Traffic Law Enforcement atau e-TLE pada Senin (3/2/2020). Sebagian besar jenis pelanggaran yang terjadi yakni pelangggaran pengendara sepeda motor melintasi jalur bus way.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, pelangggaran pengendara sepeda motor melintasi jalur bus way paling banyak terekam kamera terjadi di Halte Duren Tiga Transjakarta, Mampang, Jakarta Selatan.

"Paling banyak terjadi di jalur busway di Halte Duren Tiga koridor 6 Trans Jakarta, dengan jumlah pelanggaran sejumlah 54 pelanggaran terdiri dari 53 pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway dan satu pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm," kata Fahri kepada wartawan, Selasa (4/2/2020).

Fahri mengungkapkan jumlah pelangggaran di hari pertama penindakan sistem tilang e-TLE pada pengendara motor mengalami penurunan jika dibandingkan pada percobaan di hari Minggu (2/2/2020). Meski penurunan angka pelangggaran tersebut tak signifikan.

"Jumlah pelanggaran yang tercapture pada tgl 3 Februari 2020 dibandingkan dengan tgl 2 Februari 2020 mengalami penurunan sejumlah 13 pelanggaran," katanya.

Diketahui, sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) terus dikembangkan. Pengendara sepeda motor yang bermain telepon seluler saat berkendara kekinian pun bakal ditilang polisi.

Selain itu, kamera ETLE mampu merekam pelanggaran lainnya, yakni penggunaan helm, menerobos traffic light, serta melanggar marka jalan.

Bagi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm bisa dikenakan denda maksimal Rp 250 ribu. Sementara, bagi mereka yang melanggar marka jalan nantinya akan didenda Rp. 500 ribu.

Adapun, kekinian kamera e-TLE khusus untuk pengendara motor telah terpasang di dua titik. Kamera tersebut terpasang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin dan jalur Transjakarta koridor 6, Ragunan-Monas tepatnya depan Kantor Imigrasi, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Hari Pemberlakukan Tilang Elektronik, 341 Pemotor Terekam Melanggar

2 Hari Pemberlakukan Tilang Elektronik, 341 Pemotor Terekam Melanggar

News | Senin, 03 Februari 2020 | 09:05 WIB

E-TLE Sepeda Motor Diberlakukan, Tilang Mulai Diberikan Tanggal Ini

E-TLE Sepeda Motor Diberlakukan, Tilang Mulai Diberikan Tanggal Ini

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2020 | 09:00 WIB

Mulai 1 Februari 2020 E-Tilang Berlaku Bagi Sepeda Motor

Mulai 1 Februari 2020 E-Tilang Berlaku Bagi Sepeda Motor

Foto | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:24 WIB

Mulai 1 Februari, Polisi Terapkan Tilang Elektronik Sepeda Motor

Mulai 1 Februari, Polisi Terapkan Tilang Elektronik Sepeda Motor

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 12:44 WIB

Surabaya Uji Coba Tilang Elektronik, Apa Bedanya dengan di Jakarta?

Surabaya Uji Coba Tilang Elektronik, Apa Bedanya dengan di Jakarta?

Jatim | Rabu, 08 Januari 2020 | 14:05 WIB

ETLE Jalur Busway, Jitu Buat Sterilkan Para Penyerobot Jalur

ETLE Jalur Busway, Jitu Buat Sterilkan Para Penyerobot Jalur

Otomotif | Senin, 09 Desember 2019 | 10:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×