Jadi Lokasi Karantina WNI Wuhan, Ribuan Warga Ramai-ramai Tinggalkan Natuna

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2020 | 12:45 WIB
Jadi Lokasi Karantina WNI Wuhan, Ribuan Warga Ramai-ramai Tinggalkan Natuna
Penumpang Kapal KM Bukit Raya di Pelabuhan Selat Lampa, Minggu (2/2/2020) malam. Banyak warga yang pergi dari Ranai menyusul surat edaran 15 hari libur sekolah (Foto: ist/via Batamnews)

Suara.com - Ribuan warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), diperkirakan eksodus meninggalkan Kota Ranai, Natuna. Mereka pergi dengan menggunakan KM Bukit Raya di Pelabuhan Selat Lampa.

Rata-rata ingin meninggalkan Natuna, setelah daerah itu ditetapkan sebagai lokasi observasi ratusan WNI dari Wuhan, China, demikian dilansir dari laman Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), Selasa (4/2/2020).

Warga Natuna ketakutan penyakit tersebut menyebar di kampung mereka. Bahkan saking paniknya, pemerintah daerah setempat mendadak meliburkan seluruh sekolah di Natuna.

Belakangan dianulir setelah ditegur Menteri Dalam Negeri. Namun sayang, para warga dan anak sekolah sudah keburu meninggalkan Natuna.

Gelombang massa pun menggelar demonstrasi penolakan WNI dari Wuhan di Bandara Raden Sadjad Natuna.

Hanggar Lanud TNI AU itu didemo berhari-hari. Hingga kemarin gelombang massa masih terus berdatangan.

Bupati Natuna Hamid Rizal berikut Wakil Bupati Ngesti mengaku tak mengetahui mengenai kebijakan pemerintah pusat menjadi Natuna sebagai tempat observasi tersebut. Mereka pun buang badan.

WNI dari Wuhan itu akan diobservasi selama empat belas hari. Sejumlah pertanyaan dari warga Natuna pun bermunculan.

"Dalam logika warga awam, jika dinyatakan sehat, kenapa harus diobservasi. Itu hal yang menjadi polemik hingga saat ini," tukas Ardi, salah satu warga di Ranai.

Pemerinta pusat mengaku memberikan jaminan kepada masyarakat Natuna. Sekolah pun batal diliburkan.

Namun sayang, surat edaran libur 15 hari sekolah itu ternyata membuat warga di Ranai Kabupaten Natuna, memutuskan mengungsi ke pulau-pulau tempat saudara mereka.

Kebanyakan mereka masih paranoid dengan isu corona yang bisa ditularkan oleh para WNI evakuasi dari Wuhan.

“Kami kan orangtua waswas. Kalau pun tidak diliburkan kami yang larang anak kami sekolah," kata Hendrik, warga Ranai.

Warga ternyata juga sudah kadung siap-siap pergi dari Ranai untuk sementara waktu. "Ada-ada saja pemerintah, udah buat libur, terus dicabut lagi. Mereka udah banyak naik kapal ke pulau lain, eh udah disuruh balik lagi," sebut Udin warga lainnya.

Tokoh pemuda Kabupaten Natuna di Ranai, Riky Rinovski membenarkan adanya pergerakan massa yang cukup besar meninggalkan Natuna.

"Mereka naik kapal Bukit Raya dari Tanjungpinang menuju ke Kalimantan yang singgah di Natuna. Dengan adanya wacana Natuna jadi tempat observasi dan ditambah dengan hari libur yang dikeluarkan pemerintah daerah, memantapkan mereka untuk meninggalkan Natuna untuk sementara waktu," ujar Riky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Global Dihantam Virus Corona, Perbankan Siap-siap Kena Imbasnya

Ekonomi Global Dihantam Virus Corona, Perbankan Siap-siap Kena Imbasnya

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:32 WIB

Menderita karena Virus Corona, Viral Video Pasangan Lansia Terbaring Lemah

Menderita karena Virus Corona, Viral Video Pasangan Lansia Terbaring Lemah

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:40 WIB

Australia Karantina Ratusan Warganya dari Wuhan ke Pulau Christmas

Australia Karantina Ratusan Warganya dari Wuhan ke Pulau Christmas

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:24 WIB

Warga Natuna Tolak WNI dari Wuhan, Bupati: Biasa, Orang Kampung Was-was

Warga Natuna Tolak WNI dari Wuhan, Bupati: Biasa, Orang Kampung Was-was

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:22 WIB

Ada WNI dari Wuhan, Mahfud MD Minta Sekolah di Natuna Tidak Diliburkan

Ada WNI dari Wuhan, Mahfud MD Minta Sekolah di Natuna Tidak Diliburkan

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:55 WIB

Warga Natuna Terancam Virus Corona? Menkes: Saya Jaminkan Badan Saya

Warga Natuna Terancam Virus Corona? Menkes: Saya Jaminkan Badan Saya

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:44 WIB

WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna: Barak Rasa Hotel

WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna: Barak Rasa Hotel

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:57 WIB

Temuan Baru, Ilmuwan China Sebut Virus Corona Bisa Menular Melalui Tinja!

Temuan Baru, Ilmuwan China Sebut Virus Corona Bisa Menular Melalui Tinja!

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:35 WIB

Terkini

Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF

Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:34 WIB

Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan

Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying

Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:24 WIB

Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!

Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules

Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:13 WIB

'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3

'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:05 WIB

TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?

TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:50 WIB

Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:30 WIB

Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati

Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:21 WIB

Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?

Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB