Gasak Uang Majikan Rp 4,25 M, Pegawai Beli iPhone XI hingga Kandang Ayam

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2020 | 21:12 WIB
Gasak Uang Majikan Rp 4,25 M, Pegawai Beli iPhone XI hingga Kandang Ayam
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Polisi telah mengungkap kasus pencurian uang sebesar Rp 4,25 miliar milik pengusaha berinisial LN yang melibatkan tiga pegawai di rumahnya.

Terbongkarnya kasus ini, uang miliaran rupiah hasil curian ini yang digasak kelima pelaku sudah dipakai untuk membeli rumah, mobil, iPhone XI hingga kandang ayam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan, salah satu pelaku berinisial TOM (36) menerima pembagian uang hasil curian sebesar Rp 480 juta. Dari uang tersebut TOM baru mempergunakan Rp 46 juta untuk membeli beberapa handphone dan mempergunakan uang untuk keperluan sehari-hari.

Kemudian, PAR pelaku lainnya yang menerima pembagian uang hasil curian sebesar Rp 580 juta telah menghabiskan uang curiannya sebesar Rp 220 juta.

Uang tersebut dipergunakan PAR untuk membeli satu unit mobil Toyota Avanza, beberapa handphone, dan pakaian untuk keperluannya sehari-hari selama bersembunyi dari kejaran polisi. 

"Ketiga SUA. SUA ini (mendapat pembagian hasil uang pencurian) RP 900 juta, tapi yang berhasil diamankan dari pelaku sekitar Rp 133 juta. Uang sisanya dia membeli mencicil rumah. Kemudian juga membeli satu unit mobil Xenia dan juga beberapa peralatan rumah tangga," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020).

Selanjutnya, YUL yang merupakan otak dibalik aksi pencurian menerima pembagian hasil uang curian sebesar Rp 2,41 miliar. Dari tangan YUL polisi berhasil mengamankan sisa uang senilai Rp 1,16 miliar dan sekitar Rp 500 juta yang disimpan di beberapa rekening miliknya.

"Dia juga sudah membeli dua unit mobil dan beberapa handphone bahkan handphone iPhone yang terbaru ( iPhone XI) sudah dia beli dan sisanya dipakai untuk foya-foya selama pelarian," ungkapnya.

Pelaku terakhir yakni, WIS menerima uang pembagian hasil curian sebesar Rp 100 juta. Dari tangan WIS polisi berhasil mengamankan sisa uang sebesar Rp 60 juta.

"Dia sudah membeli kandang ayam seharga Rp 20 juta dan cinicn dan handphone," tandasnya.

Untuk diketahui, lima pelaku pencurian tersebut ditangkap polisi usai pihaknya menerima laporan dari korban berinisial LN pada 16 Januari 2020. LN mengaku menjadi korban pencurian uang senilai Rp 4,25 miliar saat dirinya sedang tak berada di rumah pada malam tahun baru 2019.

Selang 2x24 jam setelah menerima laporan tersebut, polisi pun berhasil membekuk lima pelaku pencurian. Tiga dari lima pelaku yakni YUL (66), TOM (36) dan WIS (27) merupakan sopir, sekuriti dan perawat anjing peliharaan miliki LN di rumahnya. Sedangkan dua pelaku lainnya yakni PAR (45) dan SUA (27) merupakan rekan YUL yang turut membantu aksi mereka saat mencuri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maling Duit Majikan Rp 4,25 M, Perawat Anjing hingga Sekuriti Berkomplot

Maling Duit Majikan Rp 4,25 M, Perawat Anjing hingga Sekuriti Berkomplot

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 20:05 WIB

Selain Diburu Kejaksaan, Eks Dirut TJ Donny Jadi Target Polisi

Selain Diburu Kejaksaan, Eks Dirut TJ Donny Jadi Target Polisi

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 18:26 WIB

Surat Panggilan Pertama Tak Sampai, Polisi Cari Alamat Eks Dirut TJ Donny

Surat Panggilan Pertama Tak Sampai, Polisi Cari Alamat Eks Dirut TJ Donny

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 18:24 WIB

Narkoba dalam Bola Mainan Anak, Diselundupkan dari Malaysia

Narkoba dalam Bola Mainan Anak, Diselundupkan dari Malaysia

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 10:55 WIB

Aksi Terekam CCTV, Maling Kotak Amal Masjid di Mampang Bawa Gerinda

Aksi Terekam CCTV, Maling Kotak Amal Masjid di Mampang Bawa Gerinda

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 03:35 WIB

Waspada Modus Baru, Ada Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak

Waspada Modus Baru, Ada Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak

News | Senin, 03 Februari 2020 | 13:46 WIB

Maling Motor Pemancing di Belakang Kantor Dinsos Kepri, Pemuda Ini Dibekuk

Maling Motor Pemancing di Belakang Kantor Dinsos Kepri, Pemuda Ini Dibekuk

News | Senin, 03 Februari 2020 | 13:42 WIB

Polisi Duga Sabu Seberat 228 Kilogram di Tangerang Berasal dari Iran

Polisi Duga Sabu Seberat 228 Kilogram di Tangerang Berasal dari Iran

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 19:59 WIB

Siap-siap Pengendara Motor, Tilang ETLE Diberlakukan Senin Depan

Siap-siap Pengendara Motor, Tilang ETLE Diberlakukan Senin Depan

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 18:38 WIB

Curi Tas Anggota Marinir di KRL, Dua Pelaku Ditangkap saat Mau Ambil Motor

Curi Tas Anggota Marinir di KRL, Dua Pelaku Ditangkap saat Mau Ambil Motor

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 16:45 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB