"Jangan Harap Tinggalkan China Jika Suhu Tubuhmu 38 Derajat Celcius"

Bangun Santoso

Kamis, 06 Februari 2020 | 13:53 WIB
"Jangan Harap Tinggalkan China Jika Suhu Tubuhmu 38 Derajat Celcius"
Lalu lintas di Jalan lingkar 2 Beijing seksi Dongzhimen, sepi, pada 2 Februari 2020. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

Namun suasana mencekam sempat terlihat saat semua pintu kompleks apartemen di kawasan Dongzhimennei Bei Xiao Jie ditutup untuk umum mulai 2 Februari 2020.

Hanya tersisa satu pintu, itu pun dijaga dua petugas keamanan berseragam hitam-hitam.

Dari lantai tiga apartemen yang saya tempati terdengar nyaring suara petugas keamanan memarahi seorang kurir yang hendak memaksa masuk lewat pintu gerbang.

"Tidak boleh seorang pun yang bukan penghuni masuk sini. Perhatikan itu!" bentak petugas keamanan yang usianya kira-kira hampir 60 tahun.

Kalau begini, berarti taksi daring yang sudah saya pesan untuk mengantar ke Bandara pada sore hari jelas tidak bisa masuk kompleks apartemen.

"Waduh, kita mesti turun 'nanya' petugas itu," ajak Si Sulung yang bergegas mengambil yurongfu atau jaket tebal pelindung udara dingin untuk menemui petugas penjaga pintu gerbang.

"Tidak bisa. Kamu harus nunggu di depan sini," kata si petugas menjawab pertanyaan Si Sulung.

"Kalau begitu, bolehkah titip koper-koperku di sini," timpal Si Sulung yang langsung mendapat persetujuan dari kedua petugas.

Dua puluh menit menjelang pukul 4 sore, telepon seluler berdering, sopir taksi daring mengabarkan ketibaanya, namun dihadang petugas keamanan.

baca juga

Kami berempat turun dengan koper kabin masing-masing. Dua petugas keamanan berwajah bengis berubah ramah, malah membantu mengangkat koper ke dalam mobil jemputan.

"Yah, situasi seperti ini memang lebih baik kalian pulang. Zaijian (sampai jumpa)," ucapnya sambil melambaikan tangan melepas kepergian kami ke Bandara di bawah guyuran hujan salju.

Pemeriksaan Ketat

 Suasana Bandar Udara Internasional Daxing, Beijing, sepi, pada 2 Februari 2020. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)
Suasana Bandar Udara Internasional Daxing, Beijing, sepi, pada 2 Februari 2020. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

Bandar Udara Internasional Daxing yang berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Beijing sore itu sangatlah sepi.

Tidak ada lagi pesawat yang antre mendarat di bandar udara termegah dan terluas yang baru beroperasi pada 25 September 2019 itu.

Kesibukan di dalam terminal pun tidak tampak seperti hari-hari biasa. Bandara yang bentuk bangunan terminalnya mirip burung Phoenix dan pelayanannya berbasis teknologi kecerdasan artifisial (AI) itu bagaikan kota mati.

Jalan raya sepuluh lajur menuju bandara yang berada di perbatasan Beijing dengan Langfang, Provinsi Hebei, juga tampak lengang.

Memang tidak seperti Wuhan yang benar-benar lumpuh sejak diisolasi pada 23 Januari 2020.

Bandara dan stasiun kereta api di kota-kota lain di China masih beroperasi, meskipun suasananya tidak seramai biasanya.

Walau begitu, pintu masuk terminal keberangkatan Bandara Daxing telah bersiaga empat petugas gabungan dari kesehatan dan kepolisian.

Pemindai suhu tubuh yang terpasang di pintu masuk dianggapnya belum cukup karena mereka juga ingin memastikannya dengan alat kecil mirip pistol yang diarahkan ke kening setiap orang yang lalu-lalang di pintu kaca putar itu.

Di antara calon penumpang bahkan ada yang harus membuka masker, kalau-kalau ditemukan gejala flu yang mirip dengan infeksi virus corona.

Pengujian kesehatan belumlah selesai karena calon penumpang yang sudah mendapatkan pas keberangkatan (boarding pass) harus melalui pintu masuk karantina.

Sebelum melewati pintu itu setiap penumpang harus mengisi formulir warna putih yang di dalamnya terdapat pernyataan bahwa tidak pernah ke Wuhan dalam 14 hari terakhir.

Formulir diserahkan kepada petugas yang kemudian akan dicocokkan dengan paspor dan pas keberangkatan calon penumpang.

Petugas bagian karantina yang merupakan personel kepolisian itu sangat teliti karena paspor atau kartu identitas penduduk setempat akan dicocokkan dengan nomor-nomor transportasi umum, seperti pesawat, kereta api, dan bus yang sudah terlacak pernah dinaiki oleh pengidap 2019-nCoV.

Apalagi pemerintah China telah merilis sejumlah nomor penerbangan, nomor perjalanan kereta api, dan nomor pelat bus yang pernah ditumpangi penderita wabah tersebut berikut imbauan untuk segera melapor.

Bahkan nomor taksi yang pernah mengangkut penumpang dengan terpapar 2019-CoV pun sudah teridentifikasi.

Kalau petugas karantina di Bandara Daxing sudah memencet tombol dua pintu yang terbuka secara otomatis, maka calon penumpang sudah bisa berjalan menuju pintu (gate) keberangkatan pesawat.

Namun ini bukan tahap akhir dari rangkaian pemeriksaan kesehatan, karena masih ada petugas kedokteran berpakaian putih-putih menutup seluruh anggota tubuh, termasuk kacamata dan masker, yang setiap saat memeriksa calon penumpang sebelum menaiki pesawat.

Kalau saja ditemukan suhu badan 38 derajat, maka sudah pasti dilarang naik pesawat, ke mana pun tujuannya.

Lolos tahapan pemeriksaan di bandara di China juga bukan jaminan dapat dengan mudah kembali ke Tanah Air.

Bandara transit seperti Kuala Lumpur International Airport yang didarati MH-365 juga menerapkan hal yang sama.

Demikian pula saat tiba di Indonesia, semua penumpang dari China harus lolos tes pemindaian suhu tubuh yang dibuktikan dengan kartu kewaspadaan dari Kementerian Kesehatan RI.

Potongan kartu berwarna kuning yang berisikan keterangan tidak mengalami gejala-gejala seperti di atas diserahkan kepada petugas kesehatan Bandara Juanda Surabaya yang bersiaga di depan pos pemeriksan imigrasi.

"Terima kasih atas kerja samanya, semoga perjalanan Bapak lancar sampai di tujuan," ujar salah satu petugas kesehatan setelah menerima empat lembar Kartu Kewaspadaan Kesehatan Kemenkes RI yang disodorkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibanding 9 Wabah Mematikan Lain, Ini Kadar Bahaya Virus Corona

Dibanding 9 Wabah Mematikan Lain, Ini Kadar Bahaya Virus Corona

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 13:48 WIB

Cegah Virus Corona, Suhu Tubuh Warga Apartemen di Diperiksa

Cegah Virus Corona, Suhu Tubuh Warga Apartemen di Diperiksa

Foto | Kamis, 06 Februari 2020 | 13:48 WIB

Harga Bawang Putih Naik Signifikan, Ibu Rumah Tangga Kurangi Pembelian

Harga Bawang Putih Naik Signifikan, Ibu Rumah Tangga Kurangi Pembelian

Jabar | Kamis, 06 Februari 2020 | 13:42 WIB

Wabah Virus Corona, Bebas Visa Warga China ke Indonesia Dicabut!

Wabah Virus Corona, Bebas Visa Warga China ke Indonesia Dicabut!

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 13:28 WIB

JK Bandingkan dengan China, Indonesia Sulit 10 Hari Bangun RS Corona

JK Bandingkan dengan China, Indonesia Sulit 10 Hari Bangun RS Corona

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 13:16 WIB

Keren! Jackie Chan Hingga Donnie Yen Dukung Tenaga Medis Lawan Virus Corona

Keren! Jackie Chan Hingga Donnie Yen Dukung Tenaga Medis Lawan Virus Corona

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2020 | 11:40 WIB

Belajar dari Wabah Sebelumnya, WHO Keluarkan Pedoman Penamaan Virus Corona

Belajar dari Wabah Sebelumnya, WHO Keluarkan Pedoman Penamaan Virus Corona

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 11:57 WIB

Bill Gates Sumbangkan Rp 1,3 Triliun Untuk Perangi Virus Corona

Bill Gates Sumbangkan Rp 1,3 Triliun Untuk Perangi Virus Corona

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 12:36 WIB

Rekam Tumpukan Mayat Korban Virus Corona, Lelaki Ini Ditangkap Polisi

Rekam Tumpukan Mayat Korban Virus Corona, Lelaki Ini Ditangkap Polisi

Tekno | Kamis, 06 Februari 2020 | 11:11 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB