Tak Risau Isu Corona dari Kelelawar, Orang Manado Biasa Santap Paniki

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 07 Februari 2020 | 20:51 WIB
Tak Risau Isu Corona dari Kelelawar, Orang Manado Biasa Santap Paniki
Pedagang daging kelelawar di Panggang, Gunungkidul, Kamis (6/2/2020). [Julianto / Kontributor]

Suara.com - Kelelawar menjadi salah satu hewan yang diduga sebagai biang penyebaran virus corona dari Kota Wuhan, Hubei, China sejak satu bulan belakangan. Namun, di Indonesia dugaan itu belum terbukti.

Suara.com mendatangi salah satu rumah makan khas Manado, Warong Nyong di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang sudah berdiri sejak 1998.

Di sini daging mahluk nocturnal itu menjadi menu favorit sejumlah orang Manado yang tinggal di Jakarta.

Dalam bahasa Manado, mereka menyebut masakan ini, Paniki.

Paniki, menu masakan daging kelelawar yang menjadi makanan khas warga Manado. (suara.com/stephanus aranditio)
Paniki, menu masakan daging kelelawar yang menjadi makanan khas warga Manado. (suara.com/stephanus aranditio)

Pemilik Warong Nyong, Paulus megaku tidak khawatir dengan isu virus Corona menyebar lewat kelelawar. Sebab Paulus meyakini jika Paniki masakannya sudah bersih dan dimasak dengan benar.

Pertama, ia membeli daging kelelawar dari Sukabumi dalam bentuk sudah dibakar untuk membersihkan bulunya, kemudian dicuci bersih, dipotong menjadi beberapa bagian, direbus dengan api sedang, kemudian dimasukkan ke dalam lemari es untuk disimpan.

"Paniki ini punya spesifik, dia diantar ke sini, kemudian saya potong, direbus dulu, api yang panasnya diukur, baru dicuci bersih, masukin freezer, nanti kalau mau dimasak baru kita ambil lagi dari freezer, masuk situ belum dibumbuin," kata Paulus kepada Suara.com di lokasi.

Jika ingin dimasak, ia langsung menyiapkan beberapa bumbu rempah, salah satu bumbu wajib yang harus ada di dalam Paniki adalah santan.

"Seluruh bumbu ada di situ, mulai dari daun jeruk, daun bawang, daung kunyit, kemangi, semua masuk di situ, dan kalau makanan paniki itu biasanya saya pakai santan, dan itu juga masaknnya agak ribet dari makanan lain," ucapnya.

Santan ini diyakini sebagai penawar kuman yang ada di dalam kelelawar sebagian bagian akhir dari proses masak yang menurutnya bisa memakan waktu 2-3 jam.

"Mungkin kalau kita lihat lagi ke belakang kalau orang keracunan dikasih santan bisa cepat pulih, karena dia mengandung minyak," ungkap Paulus.

Dia menggambarkan, rasa Paniki mirip seperti daging ayam rica, namun sedikit lebih alot.

"Dagingnya mirip ayam, cuma ayam kan sayapnya tidak berbentuk seperti kain, ini bentuknya seperti kain," katanya.

Selain Paniki, Warong Nyong juga menjual masakan hati kelelawar, bagian tubuh ini dianggap orang Manado sebagai obat untuk penyakit asma yang bisa dikonsumsi anak dan orang dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wuling Ikut Produksi Masker untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Wuling Ikut Produksi Masker untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Otomotif | Jum'at, 07 Februari 2020 | 20:04 WIB

Gara-gara Virus Corona, Perusahaan Perakit iPhone Kini Produksi Masker

Gara-gara Virus Corona, Perusahaan Perakit iPhone Kini Produksi Masker

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2020 | 19:05 WIB

KSP Klaim Hingga Kini Indonesia Masih Aman dari Virus Corona

KSP Klaim Hingga Kini Indonesia Masih Aman dari Virus Corona

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 19:05 WIB

238 WNI yang Dikarantina di Natuna Dapat Jatah Makan Rp 300 Ribu per Hari

238 WNI yang Dikarantina di Natuna Dapat Jatah Makan Rp 300 Ribu per Hari

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 18:48 WIB

Kondisi WNI yang Terinfeksi Virus Corona di Singapura Semakin Baik

Kondisi WNI yang Terinfeksi Virus Corona di Singapura Semakin Baik

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 19:10 WIB

Beredar Video Situasi Kabin Pesawat saat Jemput Warga di Wuhan China

Beredar Video Situasi Kabin Pesawat saat Jemput Warga di Wuhan China

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 18:29 WIB

CEK FAKTA: Benarkah WHO Serukan Dunia Isolasi Cina karena Virus Corona?

CEK FAKTA: Benarkah WHO Serukan Dunia Isolasi Cina karena Virus Corona?

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 17:28 WIB

Update Virus Corona di Indonesia: 49 Negatif, 1 Masih Dalam Observasi

Update Virus Corona di Indonesia: 49 Negatif, 1 Masih Dalam Observasi

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 16:28 WIB

Jangan Panik, Ibu Lakukan Ini untuk Lindungi Anak dari Virus Corona

Jangan Panik, Ibu Lakukan Ini untuk Lindungi Anak dari Virus Corona

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB