Israel Berhasil Hidupkan 7 Pohon Kurma dari Biji Zaman Nabi Isa

Reza Gunadha

Sabtu, 08 Februari 2020 | 18:02 WIB
Israel Berhasil Hidupkan 7 Pohon Kurma dari Biji Zaman Nabi Isa
Pohon kurma.

Suara.com - Ilmuwan di Israel berhasil menumbuhkan tujuh pohon kurma yang berasal dari bibit biji berusia 2.000 tahun. Mereka menemukan benih itu kawasan Yudea, dekat Yerusalem.

Hasil analisis menunjukkan biji-biji kurma ini berasal dari zaman Yesus Kristus atau oleh orang Arab disebut Nabi Isa.

Biji ini merupakan bagian dari ratusan biji yang ditemukan di gua-gua dan istana kuno yang dibangun oleh Raja Herod Agung pada abad pertama masehi.

Proses ini merupakan penumbuhan tumbuhan yang dihasilkan oleh bibit tertua yang pernah berhasil dilakukan oleh manusia.

Sebelumnya, satu pohon kurma juga berhasi ditumbuhkan oleh tim ilmuwan yang sama.

Direndam dalam air

Dr Salah Sallon dari Louis L Borick Natural Medicine Research Center di Yerusalem mengatakan biji kurma kuno ini dipersiapkan dengan merendamnya di dalam air.

Kemudian hormon ditambahkan untuk memudahkan tumbuhnya kecambah dan akar pada biji itu, sebelum ditanam di tanah dan ditempatkan di satu karantina.

Tim ilmuwan ini menggunakan sistem penginderaan radio karbon untuk mengungkapkan usia tujuh biji kurma yang mereka tanam, dan menyimpulkan usia mereka sekitar 2.000 tahun.

baca juga

Analisis genetik memperlihatkan beberapa dari biji ini dihasilkan dari pohon kurma perempuan yang dibuahi oleh kurma jantan yang berasal dari berbagai daerah berbeda.

Situs arkeologi Masada, salah satu tempat ditemukannya biji kurma kuno yang kemudian ditumbuhkan para ilmuwan menjadi pohon.

Temuan ini mengindikasikan bahwa penduduk Yudea yang hidup pada masa itu menumbuhkan tanaman mereka dengan menggunakan teknik penyilangan tanaman yang cukup canggih.

Manis dan segar

Beberapa catatan sejarah mengenai kurma yang tumbuh di kawasan ini digambarkan sebagai besar, manis dan memiliki kemampuan penyembuhan atau pengobatan.

Catatan penulis Romawi Plinius Secundus menyebutkan bahwa kurma di kawasan ini punya "Karakter istimewa dengan jus yang manis dan rasa seperti madu".

Berbeda dengan kurma dari Mesir, kurma kawasan ini bisa disimpan dalam waktu lama, sehingga bisa diekspor ke seluruh kawasan kekuasaan kekaisaran Romawi.

Sallon dan timnya melaporkan dalam jurnal ScienceAdvances bahwa mereka menanam 32 biji kurma yang diambil dari beragam situs arkeologis yang ada di Gurun Yudea.

Termasuk biji yang berasal dari Masada dan gua di Qumran yang dikenal sebagai tempat ditemukannya Gulungan Laut Mati, yang juga digunakan oleh pengungsi di masa kuno.

"Saya menghabiskan waktu berjam-jam di departemen arkeologi memilih biji-biji yang terbaik," kata Sallon seperti dikutip koran Inggris, The Guardian.

"Banyak dari biji-biji ini berlubang dan dimakan oleh serangga, atau hancur berantakan. Namun beberapa masih sangat bagus dan saya pilih yang terbaik untuk ditumbuhkan," ungkap Sallon seperti diberitakan BBC Indonesia.

Sallon dan rekan-rekannya menyatakan bahwa biji dari kawasan Yudea kuno ini lebih besar daripada kurma modern, yang menandakan bahwa buahnya juga lebih besar.

Kini mereka berharap bisa menumbuhkan buah kurna dengan melakukan penyerbukan kurma betina dengan kurma jantan.

Pohok kurma Yudea mulai mati saat terjadi perang di wilayah itu dengan Romawi pada abad perdama dan kedua masehi.

Menurut Sallon, cuaca Gurun Yudea yang panas mungkin mendukung awetnya biji kurma itu dalam rentang waktu ribuan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suriah Nyaris Tembak Jatuh Pesawat Penuh Penumpang, Buntut Serangan Israel

Suriah Nyaris Tembak Jatuh Pesawat Penuh Penumpang, Buntut Serangan Israel

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 20:14 WIB

Digoda Profit Menggiurkan dalam Perangkap Investasi Bodong

Digoda Profit Menggiurkan dalam Perangkap Investasi Bodong

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 19:16 WIB

Arab Tegaskan Larang Warga Israel Kunjungi Negaranya

Arab Tegaskan Larang Warga Israel Kunjungi Negaranya

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 14:43 WIB

Warga Israel Kini Bisa ke Arab Saudi, Termasuk Umrah dan Naik Haji

Warga Israel Kini Bisa ke Arab Saudi, Termasuk Umrah dan Naik Haji

News | Senin, 27 Januari 2020 | 16:05 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron Usir Polisi Israel saat Masuk Gereja

Presiden Prancis Emmanuel Macron Usir Polisi Israel saat Masuk Gereja

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 13:53 WIB

Di Sidang DK PBB, Indonesia Kecam Israel Sebagai Penghambat Perdamaian

Di Sidang DK PBB, Indonesia Kecam Israel Sebagai Penghambat Perdamaian

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 10:44 WIB

Terkini

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×