Indonesia Tak Bisa Deteksi Virus Corona? Ini Penjelasan Menko PMK

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 10 Februari 2020 | 15:32 WIB
Indonesia Tak Bisa Deteksi Virus Corona? Ini Penjelasan Menko PMK
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy membantah Indonesia tak bisa mendeteksi virus Corona (NCoV). Menurutnya Indonesia sudah bisa mendeteksi jika ada virus yang masuk.

Sebelumnya, Dua surat kabar Australia, Sydney Morning Herald (SMH) dan The Age, pada Jumat (31/1/2020), mengungkapkan bahwa laboratorium-laboratorium medis di Indonesia belum memiliki alat atau testing kit untuk mendeteksi infeksi virus Corona atau 2019-nCov dalam hitungan jam.

Saat ini untuk mendeteksi adanya infeksi virus Corona, laboratorium-laboratorium di Indonesia harus memeriksa langsung orang yang diduga terinfeksi dan kemudian melakukan proses pengurutan gen. Langkah-langkah ini bisa memakan waktu hingga 6 hari.

Muhadjir Effend menjelaskan virus ini sendiri menular antara manusia ke manusia lain dengan cepat. Jika ada orang terjangkit, ia menyebut pihaknya sudah memiliki alat untuk mendeteksinya.

Di setiap tempat kedatangan warga dari China, jika ada yang terjangkit, dengan alat pemindai yang dimiliki maka akan ketahuan. Dengan demikian, tindakan cepat disebutnya bisa langsung diambil.

"Kita memperketat pintu-pintu masuk dengan alat pemindai, tidak benar jika kita tidak mempunyai alat itu, kita sudah cukup punya teknologi mendeteksi jenis virus baru dengan corona itu," ujar Muhadjir di kantor Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2020).

Menurutnya alat itu sudah digunakan olah Badan Penelitian Kesehatan untuk melakukan pengecekan. Seperti beberapa orang yang dicurigai mengidap corona, Badan Kesehatan sudah melakukan sejumlah pemeriksaan.

"Badan penelitian kesehatan kita sudah punya teknologi itu," jelasnya.

Meski demikian, ia meminta agar masyarakat waspada dan segera melapor jika ditemukan indikasi corona. Ia juga mengimbau segala pengumuman dari Pemerintah turut menjadi perhatian.

baca juga

"Untuk antisipasi kita sudah cukup, kemudian yang penting harus lebih memperbanyak telinga, memperbanyak mata," pungkasnya.

Sebelumnya, para pakar kesehatan mengatakan Indonesia tak punya kemampuan untuk mendeteksi virus Corona dengan cepat dan Australia secara khusus risau ketidakmampuan Indonesia akan membuat warganya rentan terinfeksi virus mematikan tersebut. Amin Soebandrio, kepala Lembaga Eijkman di Bandung, Jawa Barat, mengatakan bahwa reagen yang diperlukan untuk mendeteksi virus Corona memang belum tersedia di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China dan Hong Kong Absen di BATC 2020, Indonesia Langsung ke Fase Gugur

China dan Hong Kong Absen di BATC 2020, Indonesia Langsung ke Fase Gugur

Sport | Senin, 10 Februari 2020 | 15:17 WIB

Tak Terdeteksi dari Malaysia, Wanita di Karimun Diisolasi karena Demam

Tak Terdeteksi dari Malaysia, Wanita di Karimun Diisolasi karena Demam

News | Senin, 10 Februari 2020 | 15:04 WIB

Bahaya Virus Corona, Dokter Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Singapura

Bahaya Virus Corona, Dokter Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Singapura

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 14:38 WIB

Wabah Virus Corona, Indonesia Kembali Evakuasi WNI di China

Wabah Virus Corona, Indonesia Kembali Evakuasi WNI di China

News | Senin, 10 Februari 2020 | 13:31 WIB

Diduga Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Ludahi Gagang Pintu Apartemennya

Diduga Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Ludahi Gagang Pintu Apartemennya

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 13:46 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×