NN Dipakai Sebelum Digerebek, Komnas Perempuan: Kenapa Jebakan Ini Dipakai?

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
NN Dipakai Sebelum Digerebek, Komnas Perempuan: Kenapa Jebakan Ini Dipakai?
Andre Rosiade, politikus Gerindra, saat ikut aparat polisi menggerbeek PSK di Padang, Sumatera Barat, 26 januari 2020. [Twitter/Andre Rosiade]

Dia juga heran mengapa Andre menggunakan jebakan tersebut untuk mengkriminalisasi NN.

Suara.com - Aksi penggerebekan yang dilakukan anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade beberapa waktu lalu di Kota Padang, Sumatera Barat dinilai sebagai bentuk kriminalisasi terhadap wanita berinisial NN (22).

Parahnya, NN mengaku sempat disetubuhi oleh lelaki yang menjadi pengguna jasa prostitusi daring tersebut.

Komisioner Komnas Perempuan Veryanto Sitohang mengecam tindakan tersebut. Dia juga heran mengapa Andre menggunakan jebakan tersebut untuk mengkriminalisasi NN.

Komnas Perempuan merespons soal skandal penggerebekan PSK NN yang dilakukan Andre Rosiade. (Suara.com/Arga).
Komnas Perempuan merespons soal skandal penggerebekan PSK NN yang dilakukan Andre Rosiade. (Suara.com/Arga).

"Itu lebih miris. Bahwa kemudian dia gerebek dan digunakan jasanya sebagai prostitusi, itu merupakan contoh buruk kenapa sebenarnya perempuan seperti NN lebih dibutuhkan oleh penggunanya. Saya tidak tahu dalam hal ini mengapa jebakan dipakai," kata Very di Kantor Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

Untuk itu, Very meminta pada aparat kepolisian untuk untuk tidak lagi melakukan penggerebekan dalam upaya memberangus praktik prostitusi.

Dia menilai, penggerebekan terhadap NN tidak sesuai dengan martabat kemanusiaan.

"Saya pikir jelas, tadi kami menyampaikan bahwa Komnas Perempuan menyerukan kepada kepolisian untuk tidak melakukan penggrebekan terhadap kasus NN atau hal serupa dengan NN di tempat lain. Karena, hal seperti ini tidak sesuai dengan martabat kemanusiaan," sambungnya.

Untuk diketahui, kasus penggerebekan PSK heboh usai pengakuan NN, wanita yang digerebek oleh Andre mengaku telah 'dipakai' sebelum digerebek.

Andre Rosiade membantah ikut terlibat dan merencanakan penggerebekan terhadap NN.

Andre, berdasarkan keterangan Polda Sumbar, menyuruh orang, mulai dari memesan NN melalui aplikasi MiChat, hingga memesan kamar di hotel.

Namun, Andre kepada Suara.com, Selasa (4/2/2020), menegaskan bukan dirinya yang memesan NN. Dari struk reservasi hotel yang tersebar di media sosial, tercatat nama Andre Rosiade sebagai pemesan kamar hotel lokasi penggerebekan.

Skandal ini semakin memanas setelah Andre mendapatkan kecaman dari banyak pihak, salah satunya Komnas Perempuan. Pria yang 'memakai' NN yang hingga kini belum diketahui identitasnya juga berpotensi menjadi tersangka.

Kekinian, NN sudah ditangguhkan penahanannya oleh pihak kepolisian. Ibu satu bayi tersebut dibebaskan setelah Polda Sumatera Barat mendapat jaminan keluarga dan pendamping hukumnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS