Skema Penyaluran Diubah, Kepsek Harus Berkompeten Kelola Dana BOS

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Sabtu, 15 Februari 2020 | 20:52 WIB
Skema Penyaluran Diubah, Kepsek Harus Berkompeten Kelola Dana BOS
Ilustrasi--Dana bantuan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja. (ANTARA/Ardika/am).

Suara.com - Pemerhati Pendidikan Asep Sapa'at menyebut penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi momentum untuk melihat kapasitas Kepala Sekolah dalam memikirkan alokasi anggaran dana tersebut.

Kebijakan penyaluran dana BOS kini telah diubah, yang sebelumnya melalui Pemerintah Daerah terlebih dahulu, kini langsung diterima oleh setiap sekolah.

"Kebijakan ini menajadi momen yang sangat penting untuk menguji kapasitas kepala sekolah. karena saya pikir anggaran masuk ke kepala sekolah pertanyaanya seberapa kita punya profil kepala sekolah yang memang kompeten," kata Asep dalam diskusi bertajuk "Skema Dana BOS, Kenapa Diubah?" di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2/2020).

Menurut Asep ada dua aspek yang harus dimiliki oleh Kepala Sekolah ketika dana BOS sudah disalurkan. Mereka harus memiliki visi misi dan startegi khusus dalam pengelolaan anggaran BOS. Sebab, dikhawatirkaan ketika Dana BOS sudah diterima, Kepala Sekolah tidak memiliki kapasitas yang baik dalam pengeloaan anggaran tersebut.

"Ada dua aspek. Pertama bicara soal visi bicara soal prioritas kebijakan anggaran. Kemudian bicara soal strategi. Jadi sebenarnya kalau kepala sekolah tidak punya visi, artinya berbahaya. Artinya berapapun dana yang dikucurkan dia nggak paham sebenarnya mau digunakan untuk apa. Padahal kalau soal visi harusnya dia tahu apa yang dilakukan," ucapnya.

Asep menyebut harus disadari uang itu salah satu sumber daya banyak aspek lainnya. Apalagi terkait tentang pendidikan untuk anak-anak bangsa di Indonesia. Artinya, momentum ini penting mengecek kapasitas profil kepala sekolah yang ada di Indonesia.

"Kepala sekolah yang betul-betul serius membangun sistem tata kelola satu paket bagaimana mengelola guru, murid, pembelajaran, dan anggaran ini akan kelihatan," kata dia.

Untuk diketahui, penyaluran dana BOS pada 2020 akan dilakukan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) langsung ke Rekening Sekolah dengan tujuan untuk memangkas birokrasi, sehingga sekolah dapat lebih cepat menerima dan menggunakan Dana BOS tersebut untuk operasional di sekolah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota Komisi X Miliki 3 Catatan Penting Soal Perubahan Alur Dana BOS

Anggota Komisi X Miliki 3 Catatan Penting Soal Perubahan Alur Dana BOS

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 16:54 WIB

Tak Lagi Lewat Pemda, Dana BOS Dikirim Langsung ke Sekolah

Tak Lagi Lewat Pemda, Dana BOS Dikirim Langsung ke Sekolah

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:37 WIB

Diundang Gubernur Jateng, Begini Pesan Pelaku Bom Bali I pada Generasi Muda

Diundang Gubernur Jateng, Begini Pesan Pelaku Bom Bali I pada Generasi Muda

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 13:14 WIB

Penyaluran Dana BOS Diubah, Mendikbud: Lebih Fleksibel untuk Sekolah

Penyaluran Dana BOS Diubah, Mendikbud: Lebih Fleksibel untuk Sekolah

News | Senin, 10 Februari 2020 | 21:24 WIB

Mendagri Tito Sebut Dana Desa dan BOS Langsung Dikirim ke Kades dan Kepsek

Mendagri Tito Sebut Dana Desa dan BOS Langsung Dikirim ke Kades dan Kepsek

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 00:17 WIB

Setelah UN Diganti, Ini Masalah yang Harus Dihadapi Setiap Kepala Sekolah

Setelah UN Diganti, Ini Masalah yang Harus Dihadapi Setiap Kepala Sekolah

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2019 | 14:38 WIB

Bus Rombongan Guru TK Terjung ke Jurang, Berikut Nama-nama Korban

Bus Rombongan Guru TK Terjung ke Jurang, Berikut Nama-nama Korban

Jatim | Sabtu, 07 Desember 2019 | 16:54 WIB

Bus Rombongan Guru TK Terperosok ke Jurang

Bus Rombongan Guru TK Terperosok ke Jurang

Foto | Sabtu, 07 Desember 2019 | 16:16 WIB

Sri Mulyani Mengeluh Soal Korupsi Dana BOS ke Menteri Nadiem Makarim

Sri Mulyani Mengeluh Soal Korupsi Dana BOS ke Menteri Nadiem Makarim

News | Sabtu, 30 November 2019 | 22:24 WIB

Kepemimpinan 2.0 ala Nadiem Makarim

Kepemimpinan 2.0 ala Nadiem Makarim

Your Say | Sabtu, 30 November 2019 | 13:19 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×