Istana Wapres Bantah Kepuasan Publik ke Maruf Amin Jeblok: Tidak Penting

Pebriansyah Ariefana

Senin, 17 Februari 2020 | 14:51 WIB
Istana Wapres Bantah Kepuasan Publik ke Maruf Amin Jeblok: Tidak Penting
Wapres Maruf Amin. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Istana Wakil Presiden bantah survei Indo Barometer yang menyebutkan kepuasan publik ke Maruf Amin jemblok. Juru Bicara Wakil Presiden Maruf Amin, Masduki Baidlowi menjelaskan selama 6 bulan terakhir ini, Maruf Amin sudah melakukan hal baik.

Masduki menambahkan kinerja Maruf Amin sebagai Wapres memang belum terpublikasi secara masif selama tiga bulan terakhir. Namun, Wapres terus melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) terkait. Maruf Amin pun tidak mempertimbangkan kuantitas pemberitaan tentang dirinya sebagai tolok ukur kinerjanya di Kabinet.

"Dan Wapres tidak memperhatikan itu sebagai sesuatu yang penting, apakah itu diberitakan atau tidak diberitakan. Tetapi sebenarnya dalam tiga bulan ini, Wapres sudah melakukan langkah-langkah yang sangat penting," kata Masduki usai mengikuti breakfast meeting bersama Wapres Maruf Amin di kediaman wapres Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menanggapi hasil survei kepuasan publik oleh Indo Barometer, Masduki menilai wajar hasil penelitian menunjukkan masih ada masyarakat yang kurang puas terhadap kinerja Maruf Amin.

"Kalau Indo Barometer melakukan survei itu, ya itu adalah wajar saja, tidak apa-apa. Buat Wapres, yang terpenting sekarang itu roadmap tersusun dan semuanya akan dilakukan, termasuk seperti ini (breakfast meeting) ini," katanya.

Menurut rilis survei Indo Barometer, tingkat kepuasan publik terhadap Wapres Ma'ruf Amin mencapai 49,6 persen dan publik yang tidak puas sebesar 37,5 persen. Indo Barometer membandingkan dengan hasil survei terhadap Jusuf Kalla, ketika menjabat sebagai wapres, pada Maret 2015. Hasilnya, publik yang puas dengan kinerja JK sebagai wapres mencapai 53,3 persen, sementara 38,8 persen lainnya tidak puas.

Sebelumnya, menanggapi kinerja 100 hari pertama pemerintahan Jokowi - Maruf Amin, Maruf Amin mengatakan dirinya telah menjalankan tugas wapres sesuai porsinya sebagai pendamping presiden. Maruf Amin mengatakan dirinya tidak perlu bekerja lebih menonjol dibanding Presiden Joko Widodo karena dapat menimbulkan tumpang tindih kepemimpinan dalam suatu pemerintahan. Beberapa tugas Wapres yang diemban Ma'ruf Amin antara lain terkait penanggulangan pascabencana, penyelenggaraan jaminan produk halal, pengembangan lima destinasi wisata super prioritas, serta percepatan reformasi birokrasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepuasan Publik ke Maruf Amin Jeblok! Istana Wapres: Baru Rumuskan Langkah

Kepuasan Publik ke Maruf Amin Jeblok! Istana Wapres: Baru Rumuskan Langkah

News | Senin, 17 Februari 2020 | 14:33 WIB

PAN Setuju Kepuasan Publik ke Maruf Amin Jeblok: Wajar Saja

PAN Setuju Kepuasan Publik ke Maruf Amin Jeblok: Wajar Saja

News | Senin, 17 Februari 2020 | 11:24 WIB

Survei Indo Barometer: Tingkat Kepuasan Publik ke Ma'ruf Amin Jeblok

Survei Indo Barometer: Tingkat Kepuasan Publik ke Ma'ruf Amin Jeblok

News | Minggu, 16 Februari 2020 | 15:17 WIB

Wapres Buka Festival Jelajah Nusantara: Pamerkan Artefak Rasulullah

Wapres Buka Festival Jelajah Nusantara: Pamerkan Artefak Rasulullah

Banten | Minggu, 16 Februari 2020 | 12:19 WIB

Picu Radikalisme, Wapres Maruf: Khatib Masjid Jangan Bangun Narasi Konflik

Picu Radikalisme, Wapres Maruf: Khatib Masjid Jangan Bangun Narasi Konflik

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 19:45 WIB

Terkini

Sekolah Sepi Murid Makin Marak, Pemerintah Didesak Petakan Ulang Kebutuhan Sekolah

Sekolah Sepi Murid Makin Marak, Pemerintah Didesak Petakan Ulang Kebutuhan Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:34 WIB

Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan

Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:27 WIB

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

×