Viral Jenazah Dibawa Pulang Keluarga Pakai Motor, Ada Kisah di Baliknya

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 23 Februari 2020 | 17:15 WIB
Viral Jenazah Dibawa Pulang Keluarga Pakai Motor, Ada Kisah di Baliknya
Jenazah di Bulukumba, dibawa pulang naik motor. (Makassar Terkini)

Suara.com - Warga Bulukumba, Sulawesi Selatan digegerkan dengan kejadian jenazah dibawa pulang oleh pihak keluarganya dengan sepeda motor, seusai mendapat perawatan dari sebuah Puskesmas.

Peristiwa tersebut viral di media sosial, seusai dibagikan oleh akun Facebook Ari Purnama, Sabtu (22/2/2020) pagi.

Akun tersebut membagikan foto jenazah yang dibawa pulang ke rumah duka dengan motor matik berwarna merah, oleh pihak keluarga.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, lagi-lagi kejadian yang memilukan terjadi di Puskesmas Tanah Towa pasien meninggal dunia dan tidak ada mobil ambulance yang mengantar ke rumahnya lantaran Puskesmas tidak ada mobil jenazah. Terpaksa keluarga almarhum membawa jenazah mengunakan sepeda motor," tulisnya seperti dikutip dari Makassar Terkini -- jaringan Suara.com, Minggu (23/2).

Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut diambil dari Puskesmas Tanah Toa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Akun Ari Purnama pun dalam unggahannya, memention Pemerintah Kabupaten Bulukumba terkait peristiwa yang terjadi.

Kronologi kejadian

Tak lama setelah berita tersebut viral, Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba Wahyuni AS membeberkan kronologi kejadian yang sebenarnya.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Makassar Terkini, diperoleh informasi bahwa jenazah yang dibawa pulang dengan naik motor merupakan seorang perempuan berusia 24 tahun.

Perempuan tersebut sebelumnya dilarikan ke UGD Puskesmas Tanah Toa oleh pihak keluarga, dalam kondisi lemah pada 07.30 WITA . Tekanan darahnya juga sulit diukur.

"Pasien diberikan terapi, infus RL, oksigen dan injeksi steroid. Namun pasien kian melemah dan pupilnua sudah mulai midrasis," ucap Wahyuni.

Sebelum dilarikan ke Puskesmas, perempuan tersebut diketahui dirawat di klinik kawasan Kajang dengan kondisi HB menurun. Pihak keluarga kemudian membawanya pulang.

Namun karena kondisinya melemah setelah mendapat perawatan di Puskesmas, pasien kemudian dinyatakan meninggal pada pukul 08.00 WITA.

Setelah itu, perawat Puskesmas setempat mencoba memanggil mobil jenazah yang berada di Puskesmas Kassi untuk membawa pasien.

Namun ketika mobil jenazah berada di Dassa (tak jauh dari Puskesmas), keluarga jenazah rupanya sudah tak sabar menunggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Satpam Tendang Barang dan Usir Orang Tua, Aksinya Tuai Kecaman

Video Satpam Tendang Barang dan Usir Orang Tua, Aksinya Tuai Kecaman

News | Minggu, 23 Februari 2020 | 15:41 WIB

Ini Cerita Darwanto, Sosok Viral saat Selamatkan Siswa SMPN 1 Turi Hanyut

Ini Cerita Darwanto, Sosok Viral saat Selamatkan Siswa SMPN 1 Turi Hanyut

Jogja | Minggu, 23 Februari 2020 | 14:34 WIB

5 Terpopuler: Gaya Hot Jennifer Bachdim, Park Seo Joon Donasi untuk Daegu

5 Terpopuler: Gaya Hot Jennifer Bachdim, Park Seo Joon Donasi untuk Daegu

Lifestyle | Minggu, 23 Februari 2020 | 11:44 WIB

Bikin Gemas! Kucing Oren Ini Menggondol Jajanan dan Uangnya

Bikin Gemas! Kucing Oren Ini Menggondol Jajanan dan Uangnya

Tekno | Minggu, 23 Februari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB