Awal Maret, Pimpinan MPR, DPR dan DPD RI Kunjungi Pengungsi Nduga

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari
Awal Maret, Pimpinan MPR, DPR dan DPD RI Kunjungi Pengungsi Nduga
Pengungsi Nduga yang sudah 9 bulan terlunta-lunta di daerah pegunungan dan hutan, tanpa bantuan pemerintah. [dokumentasi]

Dalam kunjungan kerja tersebut, mereka pun akan menyempatkan diri untuk meninjau kondisi pengungsi Nduga.

Suara.com - Pimpinan MPR RI, DPR RI dan DPR RI akan melangsungkan kunjungan kerja ke Papua pada 2 hingga 5 Maret 2020. Dalam kunjungan kerja tersebut, mereka pun akan menyempatkan diri untuk meninjau kondisi pengungsi Nduga.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengatakan hal tersebut setelah mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Wakil Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) Teddy Lhaksmana, Bupati Jayawijaya John Richard Banua dan anggota DPD RI Yorris Raweyai.

"Rencana tanggal 2 sampai tanggal 5 Maret. Jadi ingin melihat langsung perkembangan pengungsi Nduga," kata Bamsoet di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senin (24/2/2020).

Berdasarkan laporan dari Mahfud, kondisi di Papua saat ini relatif aman untuk dikunjungi. Meski demikian, Bamsoet menuturkan kalau Mahfud menyebut masih ada beberapa kegiatan penegakkan hukum di area pegunungan.

"Ya itu tadi, relatif aman. Bahwa, dilakukan penegakkan hukum oleh kepolisian dibantu dengan TNI," pungkasnya.

Sebelumnya Bamsoet juga menuturkan dalam rapat tersebut pihaknya sempat menanyakan terkait penyelesaian permasalahan yang ada di Papua kepada Mahfud.

"Masalah ini kan jadi sudah sejak 50 tahun lalu, sejak Papua berintegrasi dengan Indonesia, nah ini, hari ini mulai periode kepemimpinan presiden ada terus masalah yang timbul di Papua. Kami ingin ada jalan keluar secara permanen untuk papua yang berkeadilan," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS