Uji Coba Selesai, Jakpro Klaim Bisa Kelupas Aspal Trek Formula E di Monas

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih
Uji Coba Selesai, Jakpro Klaim Bisa Kelupas Aspal Trek Formula E di Monas
Pengendara motor listrik melintas di samping aspal uji coba lintasan Formula E di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (22/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Wisnu mengatakan, dalam membongkar aspal, pihaknya menggunakan cold milling machine

Suara.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) telah selesai melakukan uji coba pengaspalan lintasan Formula E pada kawasan Monumen Nasional (Monas). Aspal yang telah terpasang juga diklaim bisa dikelupas dengan baik.

Deputi Bidang Teknis OC Formula E Jakarta, Wisnu mengatakan, dalam membongkar aspal, pihaknya menggunakan cold milling machine. Dengan alat ini, akan terlihat seberapa mudah mengelupas aspal dan bagaimana efeknya pada cobblestone yang notabene merupakan alas 'lantai' asli kawasan Monas.

Setelah mengelupas, petugas di lapangan membersihkan sisa aspal di lokasi. Ia mengklaim cobblestone tidak rusak meski sudah diaspal untuk balapan.

"Hasilnya, cobblestone bisa kembali seperti sedia kala," ujar Wisnu dalam keterangan tertulis yang dikutip suara.com, Rabu (26/2/2020).

Wisnu menjelaskan, proses pengelupasan lapisan aspal dilaksanakan beberapa tahap didampingi ahli dari LAPI ITB (Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia - Institut Teknologi Bandung). Pada fase persiapan pengelupasan, terlebih dahulu diadakan uji geser.

Pengujian ini dengan menggunakan dump truck di atas aspal diuji coba berjalan dengan kuantitas terukur lalu dilakukan pengereman. Tujuannya adalah melihat seberapa kuat aspal yang sudah melekat di cobblestone itu terhadap gesekan.

Selain itu, aspal yang sudah terpasang ini sudah melewati berbagai macam suhu. Mulai dari panas hingga guyuran hujan yang disebutnya cukup.

"Masa pelapisan sudah cukup waktu untuk mengevaluasi hasil,” katanya.

Uji cobanya sendiri menggunakan aapal jenis geotextile dan sandhseet. Setelah uji coba selesai, ia masih mempertimbangkan akan menggunakan aspal jenis yang mana.

"Keputusan akhir apakah
geotextile atau sandsheet yang dipilih untuk pengaspalan laga Formula E, belum dapat
dipastikan. Kami perlu waktu untuk rapat berikutnya," ucap Wisnu.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan sejumlah persiapan untuk menggelar ajang balap mobil Formula E. Pengaspalan untuk membuat lintasan mulai dilakukan.

Pengaspalan dilakukan di dekat pintu timur Monumen Nasional (Monas). Sekitar 150 meter dari pintu masuk. Bagian yang diaspal juga hanya sedikit. Panjangnya 15 meter dengan lebar 4 meter.

Pengaspalan dilakukan tepat di atas batuan cobblestone yang menjadi alas untuk berjalan di Monas selama ini.

Dalam mengaspal cobblestone, terlihat kain furin putih digunakan sebagai dasarnya. Setelah itu diatasnya baru diaspal.

Setengah bagiannya juga diaspal dua kali. Terlihat ada bagian yang lebih tinggi dari bagian lainnya yang juga diaspal.

Deputy Director Communications Formula E PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Hilbram Dunar mengatakan, pengaspalan yang dilakukan pada Jumat (21/2/2020) malam ini hanya sementara. Pihaknya tengah melakukan uji coba untuk persiapan membuat lintasan.

Ada dua jenis aspal yang diuji coba, yakni geotextilt dan sandsheet. Pihaknya ingin mengetahui mana jenis yang cocok untuk balapan 6 Juni nanti.

"Semalam adalah uji coba pengaspalan dengan dua metode, satu sandsheet, dua geotextile," ujar Hilbram saat dihubungi, Sabtu (22/2/2020).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS