DPR Minta Anies Jalin Komunikasi dengan Seniman TIM dan Tiru Jokowi

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 27 Februari 2020 | 15:11 WIB
DPR Minta Anies Jalin Komunikasi dengan Seniman TIM dan Tiru Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Anies berkunjung ke Kampung Samtama saat peringatan ari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk menjalin komunikasi dengan para seniman terkait revitalisasi Taman Ismail Marzuki. Sebab, revitalisasi TIM itu menuai penolakan dari seniman.

Hetifah mengatakan harus ada komunikasi yang tepat dengan melibatkan para seniman di TIM. Tujuannya ialah agar apa yang direncanakan soal revitalisasi dapat tersampaikan secara benar dan baik oleh para seniman sehingga prosesnya bisa berlanjut.

"Revitalisasi apapun bentuknya harus menjamin bahwa fungsi seni budaya itu akan dipertahankan dan produksi seni dan kebudayaan itu harus dikembangkan dan ini juga harus bersifat inklusif," kata Hetifah kepada Anies dalam rapat dengar pendapat di DPR, Kamis (27/2/2020).

"Kita bicara pastisipatory planning, partisipatory development, tidak cukup dengan sosialisasi saja pak, tapi memang betul- harus ada satu proses kesepahaman dan level of acceptance atau penerimaan y g tinggi sebelum pembangunan dieksekusi," Hetifah menambahkan.

Hetifah mengatakan Anies harus lebih berperan dalam proses komunikasi dengan para seniman di TIM. Ia mencontohkan pola komunikasi yang dilakukan Presiden Joko Widodo saat masih menjabat wali kota Solo.

"Oleh sebab itu, saya kira pak gubernur atau Mas Anies ini ya memang harus lebih aktif lah berkomunikasi seperti pengalaman Pak Jokowi. Waktu itu saya kebetulan 4 tahun di Solo mengamati, bagaimana proses pemindahan PKL itu. Jadi sampai misalnya berapa meter jalan yang dibangun di dalam pasar yang baru dibangun itu, supaya memudahkan PKL itu bisa menjalankan kegiatan ekonominya, itu juga harus dilakukan," ujar Hetifah.

"Seperti misalnya berapa jumlah kursi di gedung teater, ya itu sampai ke hal-hal yang spesifik memang harus ada proses yang panjang gitu, dan ada kesepakatan-kesepakatan. Walaupun itu tidak mudah, krn pasti orang punya ide banyak," sambung Hetifah.

Menanggapi usulan Komisi X, Anies mengaku siap menjalin komunikasi. Namun, ia ingin melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang tepat dan melibatkan institusi yang jelas.

"Terkait dengan komunikasi dengan semua pihak, Insyaallah kita akan intensifkan lagi dan menyangkut pelibatan channel-nya menggunakan institusi yang jelas. Sehingga kita tahu, kita tahu dengan siapa harus berinteraksi," ujar Anies.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank DKI Tak Patuhi Putusan MA, Ahli Waris The Tjin Kok Ngadu ke Anies

Bank DKI Tak Patuhi Putusan MA, Ahli Waris The Tjin Kok Ngadu ke Anies

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 15:00 WIB

Bela Anies Soal Banjir DKI, Sandiaga: Tugasnya Berat, Apalagi Kerja Sendiri

Bela Anies Soal Banjir DKI, Sandiaga: Tugasnya Berat, Apalagi Kerja Sendiri

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 14:20 WIB

Anies Nostalgia, Pimpinan Komisi X DPR Panggil dengan Sebutan Mas Menteri

Anies Nostalgia, Pimpinan Komisi X DPR Panggil dengan Sebutan Mas Menteri

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 13:46 WIB

Cerita Jokowi Ditawari Obat Penggemuk Badan, Sama Siapa?

Cerita Jokowi Ditawari Obat Penggemuk Badan, Sama Siapa?

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?

Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit

Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

×