Dubes Indonesia Beberkan Cara Pemerintah Korea Selatan Tangani Corona

Dany Garjito, Fita Nofiana

Sabtu, 29 Februari 2020 | 18:29 WIB
Dubes Indonesia Beberkan Cara Pemerintah Korea Selatan Tangani Corona
Corona Covid di Korea Selatan. (Shutterstock)

Suara.com - Umar Hadi Dubes Indonesia untuk Korea membeberkan cara Pemerintah Korea menangani virus corona yang mewabah di negara tersebut.

"Tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah relatif cukup tinggi karena memang tepat langkah-langkahnya" kata dia.

Menurut Hadi, setiap harinya Korea selalu memberikan antisipasi pada masyarakat bahwa penularan virus corona akan semakin tinggi. Selain itu, Korea juga memberikan faslitas tes gratis.

"Semua tes gratis, untuk warga negara asing juga gratis kalau positif dirawat perawatannya gratis" kata Hadi melalui sambungan telefon di talkshow TVOne

Dilansir dari metro.co.uk, Pemerintah Korea Selatan bahkan memberikan fasilitas drive thru untuk tes mengecek virus corona.

Menurut Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit Korea, di daerah Goyang fasilitas ini sementara dilakukan di tempat-tempat parkir. Dalam hal ini pengemudi tidak perlu keluar dari mobilnya, sementara staf medis hanya memeriksa napas pasien dengan mencodongkan tubuhnya dari dalam mobil.

Terbosan tersebut dianggap cukup membantu karena masyarakat hanya perlu lengkap dengan masker ke lokasi dengan menggunakan mobil. Kemudian tes akan dilakukan dengan rontgen dada dan mengukur suhu tubuh.

Cepat Tanggap

Para pakar kesehatan global memuji kecepatan Korea Selatan dalam mengantisipasi virus corona cukup mengesankan. Bahkan disebut telah melampaui Amerika Serikat.

baca juga

Korea Selatan telah menguji total 66.652 orang untuk virus coronavirus COVID-19 pada 4 p.m. waktu setempat Kamis (27/2/2020), sedangkan Jepang hanya mengetes sekitar sekitar 1.890 tes dan AS hanya 445.

Perbedaan besar dibandingkan dengan negara lain mencerminkan seberapa cepat Korea Selatan mampu mendeteksi kasus corona.

Lebih dari 10.000 orang setiap hari sedang diuji karena pemerintah  khawatir bahwa virus dapat menyebar di luar wilayah Daegu.

Sejauh ini Korea melakukan tes di 79 pusat kesehatan yang ditunjuk, baik  rumah sakit swasta maupun laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh negeri.

Mengetahu fakta tentang bagaimana Korea Selatan menyikapi virus corona, Ahli Utama Kepresidenan Daby Anrul Ichdan menyatakan pihak Indonesia masih merencanakan berbagai langkah.

"Kita fokus terhadap pusat informasi, evakuasi, dan kemudian kita juga merencanakan langkah-langkah seperti itu mobile aplikasi dan sebagainya," kata dia dalam talksow.

Hingga Sabtu (29/2/2020) virus corona yang terdeksi di Korea Selatan mencapai 3100 kasus. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Gagal ke Las Vegas, Istana Tak Minta Duit Tiket Garuda Dikembalikan

Jokowi Gagal ke Las Vegas, Istana Tak Minta Duit Tiket Garuda Dikembalikan

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 15:22 WIB

Ahli Kesehatan Ini Curiga Sudah Ada Virus Corona di Indonesia

Ahli Kesehatan Ini Curiga Sudah Ada Virus Corona di Indonesia

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 15:13 WIB

Malaysia Umumkan Pasien Baru Corona, Salah Satunya Habis dari Indonesia

Malaysia Umumkan Pasien Baru Corona, Salah Satunya Habis dari Indonesia

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 15:23 WIB

Kemenag Depok Janjikan Jamaah Umrah Tetap Bisa Berangkat

Kemenag Depok Janjikan Jamaah Umrah Tetap Bisa Berangkat

Jabar | Sabtu, 29 Februari 2020 | 14:54 WIB

Terkini

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

×