Anies Baswedan Diminta Jangan Cari Panggung dari Isu Virus Corona

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 04 Maret 2020 | 10:45 WIB
Anies Baswedan Diminta Jangan Cari Panggung dari Isu Virus Corona
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai rapat terkait revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) di Kementerian Sekretariat Negara, Rabu (5/2/2020). (Suara.com/Arga).

Suara.com - Pengamat politik Denny Siregar meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tidak mencari panggung dari kasus virus corona (COVID-19). Ia kesal saat Anies mengumumkan DKI Jakarta waspada corona.

Denny mengatakan seharusnya Anies sebagai kepala daerah hanya perlu mengikuti instruksi dari Presiden.

Kritik ini disampaikannya dalam video yang diunggah ke kanal YouTube CokroTV Selasa (3/3/2020).

Awalnya, Denny menjelaskan bahwa virus corona sangat berdampak pada ekonomi Indonesia. Dimana pemasukan negara dari sektor pariwisata turun drastis akibat wabah virus yang telah menjangkit puluhan ribu orang di dunia.

"Dari sini kita lihat, bahwa isu virus corona itu berdampak nasional. Ekonomi bisa goyah. Dan ini yang harus dijaga pemerintah," ucap Denny.

Menurutnya, pengumuman bahwa ada warga positif terkena virus corona sudah tepat disampaikan oleh Presiden.

Denny berpendapat, isu itu tidak boleh menjadi liar sebab dampaknya bisa mengganggu perekonomian nasional.

"Makanya saya kesal sekali, ketika Anies Baswedan, Gubernur DKI tiba-tiba mengumumkan kalau di DKI sendiri waspada corona sampai mengeluarkan instruksi Gubernur segala," ucap Denny.

Ia khawatir jika pernyataan Anies dikutip media internasional. Akibatnya, masyarakat dunia dapat menganggap pernyataan kepala daerah ini sebagai pernyataan resmi negara.

baca juga

"Dampaknya bukan hanya di Jakarta, tetapi seluruh Indonesia. Anies seperti bermain dalam isu virus corona ini. Dia merasa dirinya seolah seorang Presiden yang punya hak mengumumkan situasi genting sebuah negara," kata Denny.

Denny Siregar minta Anies Baswean jangan cari panggung di isu virus corona (Screenshot YouTube CokroTV)
Denny Siregar minta Anies Baswean jangan cari panggung di isu virus corona (Screenshot YouTube CokroTV)

Pendukung Anies, menurut Denny, kemudian menilai sang gubernur lebih tanggap daripada Presiden. Ia lalu menyinggung cuitan yang dibuat oleh anggota DPD RI Fahira Idris.

"Apalagi ditambah twit dari Fahira Idris yang viral tentang jumlah mereka yang kena virus corona. Meski twit itu sudah dihapus, tetapu dampaknya sudah kemana-mana. Padahal itu hoax, yang seperti sengaja dilakukan untuk menambah kepanikan," ujar Denny.

Penulis buku 'Tuhan Dalam Secangkir Kopi' ini meminta Anies untuk tidak mempolitisasi isu virus corona.

Denny berkata, "Sudah cukup politisasi ayat dan mayat waktu Pilgub mengoyak kebhinnekaan kita. Jangan lagi ditambah isu virus hanya untuk mengangkat nama dan pengalihan isu dari banjir besar yang kemarin melanda Jakarta".

Ia meminta Anies sebagai kepala daerah untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam menangani virus corona.

"Jangan cari panggung dari masalah ini. Virus corona adalah masalah besar yang harus dihadapi bersama dengan Presiden sebagai panglimanya. Bukan urusan Kepala Daerah yang mengumumkannya," kata Denny.

Ia melanjutkan, "Kepala daerah cukup melaporkan dan membangun persiapan sesuai instruksi pusat. Bukan jalan sendiri-sendiri seolah menjadi pahlawan dari masalah ini".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Virus Corona, China Jemput 200 Warganya dari Iran

Darurat Virus Corona, China Jemput 200 Warganya dari Iran

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 10:33 WIB

Cuma Simpan 8 Box Masker Corona, Warga Semarang Ditangkap Polisi

Cuma Simpan 8 Box Masker Corona, Warga Semarang Ditangkap Polisi

Jawa Tengah | Rabu, 04 Maret 2020 | 10:26 WIB

Rumah Sakit Milik BUMN Diminta Siap Tampung Pasien Virus Corona

Rumah Sakit Milik BUMN Diminta Siap Tampung Pasien Virus Corona

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 10:25 WIB

Wali Kota Depok Bela Diri Dikecam Buka Identitas 2 Pasien Corona

Wali Kota Depok Bela Diri Dikecam Buka Identitas 2 Pasien Corona

Jabar | Rabu, 04 Maret 2020 | 10:20 WIB

Rupiah Mulai Merangkak Naik Usai Dihantam Virus Corona

Rupiah Mulai Merangkak Naik Usai Dihantam Virus Corona

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 10:13 WIB

Komunikasi Menkes Terawan Dikritik,  4 Pernyataan Soal Corona Jadi Sorotan

Komunikasi Menkes Terawan Dikritik, 4 Pernyataan Soal Corona Jadi Sorotan

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 10:18 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×