Satgas Corona PB IDI: Saya Ingin Meng-Corona-kan Tuberkulosis

Dany Garjito, Rifan Aditya

Rabu, 04 Maret 2020 | 12:49 WIB
Satgas Corona PB IDI: Saya Ingin Meng-Corona-kan Tuberkulosis
Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Erlina Burhan di ILC tvOne, Selasa (3/3/2020). (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club).

Suara.com - Pembahasan seputar virus corona baru (COVID-19) semakin riuh pasca Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua WNI positif terjangkit.

Indonesia Lawyers Club (ILC) juga mengambil isu ini dalam diskusi bertajuk "Ketika Corona Sudah Sampai di Indonesia" yang tayang di tv One pada Selasa (3/3/2020) malam.

Hadir dalam acara tersebut, Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Erlina Burhan.

Namun selain membahas seputar corona, Erlina juga mengungkapkan keinginannya untuk meramaikan pembahasan tuberkulosis (TB) seperti hebohnya virus corona.

Erlina mengatakan, "Karena saya dokter paru-paru, tuberkulosis, Pak Karni! 98 ribu orang per tahun meninggal. Masyarakat masih biasa saja".

Ia lantas menyinggung ILC yang tidak membahas kasus TB.

"Di sini masih senyum-senyum. Pak Karni diem aja. Enggak bikin ILC untuk tuberkulosis," kata dr. Erlina.

Karni Ilyas hanya tertawa mendengar perkataan dr. Erlina. Penonton lalu bertepuk tangan.

"Kematiannya, saya sudah sampaikan, 11 orang per jam," imbuhnya.

baca juga

Sebagaimana diketahui, TBC disebabkan salah satunya oleh rokok. Meskipun demikian, perwakilan dari IDI ini tidak mau membahasnya lebih lanjut karena sudah pernah disampaikan.

"Saya ingin meng-corona-kan tuberkulosis juga supaya masyarakat aware. Bang Karni, ini 24 Maret Hari TB sedunia, mari kita bikin ILC untuk tuberkulosis," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, dr. Erlina juga menjelaskan berbagai hal terkait virus corona. Mulai dari penyebarannya melalui kontak dropplet atau percikan bersin dan dahak hingga meminta masyarakat untuk tidak khawatir.

Erlina mengatakan, data di dunia menunjukkan 80 persen orang yang terjangkir virus corona memiliki gejala klinis ringan. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa penderitanya bisa sembuh.

"Banyak orang yang cemas, tidak bisa tidur. Kalau tidur kurang. Kalau tidak cukup tidur itu akan mempengaruhi juga sistem imun di tubuh. Artinya, mempengaruhi stamina. Tadi dikatakan stamina yang baik, imunitas yang cukup akan bisa melawan kuman dan virus," ujarnya.

"Jadi setelah ini kita semua harus pergi tidur, jangan begadang. Setelah acara," ucap Erlina disambut tawa Karni Ilyas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Upaya Pemerintah Hadapi Wabah, Begini Tanggapan Satgas Corona PB IDI

Soal Upaya Pemerintah Hadapi Wabah, Begini Tanggapan Satgas Corona PB IDI

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:34 WIB

Perumahannya Disebut Sepi Imbas Corona, Anis Hidayah Protes Keras

Perumahannya Disebut Sepi Imbas Corona, Anis Hidayah Protes Keras

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 08:18 WIB

Virus Corona Mulai Mewabah di Dalam Negeri, UGM Bentuk Satgas Kewaspadaan

Virus Corona Mulai Mewabah di Dalam Negeri, UGM Bentuk Satgas Kewaspadaan

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×