Soal Upaya Pemerintah Hadapi Wabah, Begini Tanggapan Satgas Corona PB IDI

Dany Garjito, Rifan Aditya

Rabu, 04 Maret 2020 | 12:34 WIB
Soal Upaya Pemerintah Hadapi Wabah, Begini Tanggapan Satgas Corona PB IDI
Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Erlina Burhan di ILC tvOne, Selasa (3/3/2020). (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club).

Suara.com - Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Erlina Burhan merasa pemerintah sudah cukup berusaha dalam menghadapi virus corona baru (COVID-19).

Namun, ia juga meminta agar pemerintah melakukan deteksi dini lebih luas dan ketat.

Erlina menyampaikan hal tersebut saat hadir dalam acara Indonesia Lawyers Club bertajuk "Ketika Corona Sudah Sampai di Indonesia" yang tayang pada Selasa (3/3/2020) malam.

Awalnya, pembawa acara Karni Ilyas bertanya kepada dr. Erlina terkait upaya pemerintah menghadapi virus corona.

"Apakah yang dilakukan oleh pemerintah sekarang menurut ibu sudah tepat atau kurang, ada yang perlu ditambah atau bagaimana?" tanya Karni.

Perwakilan PB IDI ini menjawab, "Saya kira pemerintah sudah cukup berusaha. Tapi tentu saja, karena ini dinamis, selalu berubah-ubah, harus ada perubahan".

Ia melanjutkan, "Kita mengatakan sekarang Indonesia sudah ada kasus, oleh sebab itu mestinya juga ada kontak di tempat lain harus dicari dan deteksi dini harus dilakukan. Harus sedikit ketat lah di bandara".

Erlina menyarankan agar pemerintah melebarkan kriteria orang yang diperiksa untuk mendeteksi virus corona lebih awal.

"Kriteria untuk yang diperiksa ini jangan terlalu sempit. Kita perluas agar orang lebih yang bisa dideteksi secara dini," ucapnya.

baca juga

"Kalau dideteksi secara dini gejalanya pun biasanya ringan. Kalau ringan kesembuhannya, InsyaAllah sangat baik," kata Erlina menambahkan.

Erlina menjelaskan, data di dunia menunjukkan 80 persen orang yang terjangkir virus corona memiliki gejala klinis ringan. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa penderitanya bisa sembuh.

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak perlu terlalu khawatir terhadap wabah virus corona.

"Banyak orang yang cemas, tidak bisa tidur. Kalau tidur kurang. Kalau tidak cukup tidur itu akan mempengaruhi juga sistem imun di tubuh. Artinya, mempengaruhi stamina. Tadi dikatakan stamina yang baik, imunitas yang cukup akan bisa melawan kuman dan virus," ujarnya.

"Jadi setelah ini kita semua harus pergi tidur, jangan begadang. Setelah acara," ucap Erlina disambut tawa Karni Ilyas.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beginilah Cara Virus Corona Menyerang Tubuh Manusia

Beginilah Cara Virus Corona Menyerang Tubuh Manusia

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:20 WIB

Kabar Ada Pasien Terinfeksi Virus Corona di RSUD Bandung, Hoaks

Kabar Ada Pasien Terinfeksi Virus Corona di RSUD Bandung, Hoaks

Jabar | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:16 WIB

Curhatan WNI Corona, RSPI: Pasien Tak Diberitahu Sebelum Presiden Umumkan

Curhatan WNI Corona, RSPI: Pasien Tak Diberitahu Sebelum Presiden Umumkan

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:15 WIB

Siaga Virus Corona, Cianjur Evaluasi Kunjungan Turis Timur Tengah

Siaga Virus Corona, Cianjur Evaluasi Kunjungan Turis Timur Tengah

Jabar | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:07 WIB

Jangan Takut Corona, Erick Thohir Pastikan Stok Beras Aman

Jangan Takut Corona, Erick Thohir Pastikan Stok Beras Aman

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:05 WIB

Baca Lengkap Panduan Cuci Tangan yang Benar, Efektif Bunuh Virus Corona!

Baca Lengkap Panduan Cuci Tangan yang Benar, Efektif Bunuh Virus Corona!

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×