Pusing Urus Dampak Virus Corona, Jokowi: Menteri Jangan Terjebak Rutinitas

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2020 | 15:19 WIB
Pusing Urus Dampak Virus Corona, Jokowi: Menteri Jangan Terjebak Rutinitas
Presiden Jokowi saat berpidato dalam pembukaan rapat kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Suara.com - Presiden Jokowi mengakui kepusingan mengatasi persoalan perekonomian karena pengaruh perang dagang China versus Amerika Serikat, dan wabah virus corona Covid-19.

"Dulu, mengurusi perang dagang saja sudah pusing. Perang dagang belum terselesaikan, muncul virus corona Covid-19, yang menambah kesulitan ekonomidunia,” kata Jokowi saat berpidato dalam acara Pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2020, Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Karena itu, Jokowi mengakui tidak mudah menghadapi tantangan ekonomi dunia kontempore. "Tantangan yang kita hadapi saat ini betul-betul sangat tidak mudah.”

Jokowi menuturkan, wabah virus corona Covid-19 turut memberikan dampak pada penurunan aktivitas ekonomi.

Selain itu, kata dia, wabah virus corona juga memperlambat kinerja di sejumlah sektor perekonomian, seperti pariwisata, perdagangan, serta investasi.

Jokowi berharap, menteri-menterinya bisa menyelesaikan persoalan-persoalan dalam bidang perekonomian.

Ia juga meminta seluruh pihak untuk fokus bekerja, dan mencari jalan keluar guna menyelesaikan persoalan berat yang dihadapi Indonesia.

"Pertama jangan bekerja rutinitas, ini keadaannya tidak normal. Kadin pasti mengerti. Jangan bekerja normal dan rutinitas.  Carikan terobosan yang sederhana, simpel, tapi bisa menjadikan kelancaran aktivitas baik ekonomi secara makro, ekspor maupun impor,” tegas Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Corona, 700 Botol Hand Sanitizer Disediakan di Stasiun dan Kereta

Waspada Corona, 700 Botol Hand Sanitizer Disediakan di Stasiun dan Kereta

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 14:58 WIB

PB IDI ke Tenaga Ahli KSP: Antisipasi Corona Hanya Ekonomi dan Pariwisata?

PB IDI ke Tenaga Ahli KSP: Antisipasi Corona Hanya Ekonomi dan Pariwisata?

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:26 WIB

Minta Masyarakat Waspada Corona, JK: Jika Ada Satu Kena, Kita Semua Kena

Minta Masyarakat Waspada Corona, JK: Jika Ada Satu Kena, Kita Semua Kena

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:21 WIB

Jokowi: Investasi Mau Masuk, Ada Corona Jadi Ngerem Semua

Jokowi: Investasi Mau Masuk, Ada Corona Jadi Ngerem Semua

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:09 WIB

Ada 9 Pasien Diisolasi RSPI, Begini Detik-detik Mereka Dirawat

Ada 9 Pasien Diisolasi RSPI, Begini Detik-detik Mereka Dirawat

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:45 WIB

Kritik Soal Corona Dikabulkan, Gus Nadir Berterima Kasih ke Jokowi

Kritik Soal Corona Dikabulkan, Gus Nadir Berterima Kasih ke Jokowi

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:38 WIB

Terkini

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:06 WIB

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:04 WIB

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:53 WIB

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:46 WIB

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:45 WIB

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:27 WIB

Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:16 WIB

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:34 WIB

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:26 WIB