Orasi FPI ke Jokowi: China Corona Bersikap, Muslim Dibantai Cicing Wae!

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:10 WIB
Orasi FPI ke Jokowi: China Corona Bersikap, Muslim Dibantai Cicing Wae!
Massa FPI dan konco-konconya berencana menggelar demonstrasi di depan Kedutaan Besar India, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (6/3/2020).

Suara.com - Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah ormas lainnya berdemo di depan kantor Kedutaan Besar India, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (6/3/2020) siang.

Mereka menyindir sikap pemerintah Indonesia yang dinilai tidak membela umat muslim tertindas di dunia.

Salah satu orator berteriak, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sangat bersikap cepat tanggap ketika virus corona COVID-19 mewabah China, sementara ketika muslim di India ditindas, Jokowi terkesan lamban bersikap.

"Saudara sekalian, coba bayangkan ketika China diobrak-abrik oleh Corona, dia telepon presiden, kami akan membantu, tapi ketika Muslim Uighur dibantai mingkem, cicing wae, ngedokem, ketika Muslim India dibantai diam, ketika Muslim Rohingya dibantai diam, giliran China diserang corona kami siap membantu, itulah presidennya bapak-bapak sekalian," kata salah satu orator di atas mobil komando.

Orasi itu langsung memancing amarah dari ratusan peserta aksi, orator itu langsung menenangkan massa agar tetap menghormati presiden hasil Pemilu 2019.

"Jangan gitu dong, eh dia terpilih loh jangan salah, terpilih, demokrasi lho," ucapnya.

Dalam aksi kali ini, mereka mendesak pemerintah India untuk menghentikan genosida dan penganiayaan muslim, menghormati hukum internasional dan menerima resolusi PBB yang mengatur Kashmir membantah dan meninjau hukum diskriminatif, Citizenship Amendment (CCA) dan Nation Registration Act (NRA).

"Kami meminta semua pihak di Indonesia dan PBB untuk mengambil tindakan necessary untuk menghentikan India dari terorisme yang disponsori negara againts komunitas muslim mereka sendiri di dunia untuk berhenti lebih jauh pertumpahan darah dan perlakuan tidak manusiawi terhadap kaum muslim," lanjutnya.

Untuk diketahui, setidaknya 42 orang tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Delhi, India. Kerusuhan terjadi ketika sekelompok ultranasionalis Hindu menyerang peserta aksi damai yang menuntut amandemen undang-undang kewarganegaraan .

baca juga

Menyadur dari Aljazeera.com, 200 orang terluka selama kericuhan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Para perusuh mengamuk, membunuh, dan merusak properti. Pertokoan dijarah dan sebuah masjid di dekat ibu kota India habis dibakar.

Kelompok muslim India menyebut UU amandemen kewarganegaraan (CAA) yang disahkan Desember lalu, mendiskriminasi mereka dan bertentangan dengan etos sekuler negara tersebut.

Perdana Menteri India Narendra Modi menuai kritikan dari publik karena tidak bertindak tepat waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPI Orasi: India Teroris Against Muslim, Indonesia Ambil Tindakan Neccesary

FPI Orasi: India Teroris Against Muslim, Indonesia Ambil Tindakan Neccesary

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:50 WIB

FPI Cs Kepung Kantor Kedubes India, Hindari Jalan Rasuna Said

FPI Cs Kepung Kantor Kedubes India, Hindari Jalan Rasuna Said

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:42 WIB

Menpan RB Tjahjo: Ketua KPK Firli Punya Strategi yang Sama dengan Jokowi

Menpan RB Tjahjo: Ketua KPK Firli Punya Strategi yang Sama dengan Jokowi

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:38 WIB

FPI Cs Mau Demo, Kedubes Belanda, India dan Singapura Dikawat Berduri

FPI Cs Mau Demo, Kedubes Belanda, India dan Singapura Dikawat Berduri

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:31 WIB

Habis Mengadap Jokowi Ngobrol 4 Mata, Zulhas Tutup Mulut ke Wartawan

Habis Mengadap Jokowi Ngobrol 4 Mata, Zulhas Tutup Mulut ke Wartawan

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 11:54 WIB

Jokowi Rilis Video Cuci Tangan Cegah Corona, Roy Suryo: Lumayanlah

Jokowi Rilis Video Cuci Tangan Cegah Corona, Roy Suryo: Lumayanlah

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 11:55 WIB

Ikut Turun Kawal Demo FPI Cs di Kedubes India, Dishub Kerahkan 280 Petugas

Ikut Turun Kawal Demo FPI Cs di Kedubes India, Dishub Kerahkan 280 Petugas

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 10:47 WIB

FPI Cs Mau Protes ke Kedubes India, Begini Rekayasa Lalin di Sekitar Demo

FPI Cs Mau Protes ke Kedubes India, Begini Rekayasa Lalin di Sekitar Demo

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 10:37 WIB

Cegah Corona Covid-19, Jokowi Contohkan Cuci Tangan yang Benar, Ikuti Yuk!

Cegah Corona Covid-19, Jokowi Contohkan Cuci Tangan yang Benar, Ikuti Yuk!

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 19:50 WIB

Pakar Sebut Penimbun Masker Tak Bisa Dipidana, Jokowi Harus Revisi PP

Pakar Sebut Penimbun Masker Tak Bisa Dipidana, Jokowi Harus Revisi PP

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 10:37 WIB

Terkini

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:20 WIB

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 17:12 WIB

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:07 WIB

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

×